Bulutangkismania's Weblog

Juni 16, 2008

Preview Djarum Indonesia Open Super Series ’08 : Duel Dini Antara Duta Merah Putih

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 2:10 pm

DJARUM INDONESIA OPEN SUPER SERIES

Istora Senayan – Jakarta, 17-22 Juni 2008

Pergelaran Olimpiade 2008 dan turnamen Singapore SS pekan lalu ternyata berimbas besar pada turnamen yang berhadiah total USD 250,000 ini. Setelah mundurnya beberapa unggulan untuk memantapkan diri mereka agar mencapai ‘peak performance’ di Olimpiade, para pemain yang sudah terdaftarpun ikut mengundurkan diri karena sudah merasa puas dengan raihan di turnamen Singapore SS. Indonesia yang turun dengan formasi terbaik juga akan dimeriahkan oleh para pemain junior, klub dan veteran.

Tidak hadirnya para pebulutangkis terbaik Korea, Malaysia, dan Denmark membuat konfrontasi besar-besaran akan terjadi antara kubu merah putih dan beberapa pebulutangkis terbaik negeri tirai bambu dan negeri sakura. Seperti pada perhelatan pekan lalu, kejuatan-kejutan besar juga dipastikan akan banyak terjadi. 55 wakil kubu Indonesia sebagian besar akan saling berjibaku di babak-babak awal dan kualifikasi. Kegagalan para pemain putra menembus babak final Piala Thomas bulan lalu juga diharapkan akan ‘terbayar’ di turnamen ini.

Tunggal Putra

Unggulan teratas sekaligus juara bertahan Indonesia SS tahun 2007, Lee Chong Wei akhirnya resmi membatalkan keikutsertaannya di turnamen ini setelah berhasil menjuarai turnamen Singapore SS pada pekan lalu. Dengan demikian, unggulan kedua sekaligus runner up turnamen ini tahun lalu, Bao Chunlai akan menempati unggulan teratas sekaligus favorit juara di turnamen ini. Pada tahun 2007, Taufik Hidayat mencapai prestasi tertinggi untuk kubu Indonesia dengan melaju ke babak semifinal.

Sony Dwi Kuncoro (unggulan ke-4) : Tahun lalu, tunggal pertama Indonesia ini hanya mampu melaju hingga babak perempatfinal sebelum akhirnya ditundukkan oleh pebulutangkis Indonesia lainnya, Taufik Hidayat, 17-21, 17-21. Tahun ini, baku hantam antara Sony dan Taufik diprediksi akan terjadi kembali pada babak perempatfinal untuk memperebutkan tiket semifinal. Di laga perdananya, Sony akan berhadapan dengan salah satu pemain kualifikasi, Tommy Sugiarto atau Poompat Sapkulchananart (Thailand), yang mampu lolos ke babak utama. Sebelum menantang Taufik, Sony harus mampu menundukkan tunggal ke-3 Denmark, Joachim Persson. Jika mampu membalas kekalahannya atas Taufik setahun yang lalu, Sony akan bertemu dengan runner up turnamen ini tahun lalu, Bao Chunlai (unggulan ke-2).

Taufik Hidayat (unggulan ke-5) : Tahun lalu, Taufik gagal melangkah ke babak final setelah ditundukkan tunggal Cina, Bao Chunlai di 4 besar. Kali ini, Taufik dan Bao akan kembali berseteru jika keduanya mampu melaju hingga babak semifinal. Di babak pertama, Taufik akan ditantang salah satu pemain kualifikasi asal Indonesia, Alamsyah Yunus. Lolos ke 16 besar, mantan pemain Indonesia yang membela Singapura, Ronald Susilo akan menjadi lawan Taufik berikutnya sebelum menghadapi Sony di perempatfinal. Jika berhasil melakukan ‘revenge’ atas Bao di semifinal, Taufik akan berhadapan dengan tunggal Cina lainnya, Chen Jin atau pemain Denmark, Peter Gade di babak final.

Simon Santoso (unggulan ke-8) : Pebulutangkis asal Tegal ini kandas di babak 16 besar turnamaen Indonesia SS 2007 setelah di singkirkan oleh Lee Choong Wei, 17-21, 21-14, 15-21 yang akhirnya menjuarai turnamen ini. Tahun ini, Simon mempunyai peluang besar untuk bisa melangkah hingga babak perempatfinal dan berjibaku dengan unggulan ke-3, Chen Jin.Namun di dua babak sebelumnya, Simon harus mampu mengatasi tunggal Ceko, Petr Koukal dan pemain Malaysia, Yeoh Kay Bin. Di babak semifinal, Simon ataupun Chen Jin akan menjamu wakil Denmark, Peter Gade (unggulan ke-6) untuk memperebutkan tempat di babak final.

Andre Kurniawan Tedjono : Tahun lalu, tunggal terbaik PB Djarum ini membuat gebrakan perdananya di turnamen super series dengan menundukkan Kenneth Jonassen di babak perdelapan final, 23-25, 21-15, 21-15. Namun sayangnya Andre harus menyerah mudah 9-21, 15-21 kepada tunggal Cina, Chen Hong pada babak perempatfinal. Tahun ini, langkah Andre akan sedikit lebih berat karena sudah menemui beberapa unggulan di babak-babak awal. Jika sukses menggulung tunggal Hongkong, Ng Wei di laga perdananya, Andre akan ditantang tunggal Malaysia, Hafiz Hashim yang mendapatkan keuntungan dari mundurnya Lee Choong Wei. Di laga perempatfinal, tunggal Denmark Peter Gade, akan menjadi lawan Andre berikutnya.

Tommy Sugiarto : Sebelum berhadapan dengan Sony Dwi Kuncoco di babak utama, Tommy harus mampu lolos dari tantangan para pemain babak kualifikasi. Lawan Tommy di ronde pertama adalah pebulutangkis Malaysia, Allan Tai. Selanjutnya di ronde kedua, unggulan ke-4 babak kualifikasi, Jan O Jorgensen akan menjadi lawan pertama yang seimbang dan harus dikalahkannya. Menunggu pemenang dari partai ini adalah satu-satunya tunggal Thailand yang dikirim ke turnamen ini, Poompat Spakulchananart. Tahun lalu, Tommy mampu melaju ke babak utama setelah menaklukkan rekan-rekannya di babak kualifikasi.

Indra Bagus Ade Chandra : Untuk bisa melaju ke ronde kedua, Indra harus mampu mengandaskan tunggal Pelatnas, Alamsyah Yunus di ronde pertama.

Alamsyah Yunus : Prestasi Alam di turnamen ini tahun 2007 tidak begitu bagus. Tunggal Pelatnas ini langsung tumbang di laga perdananya saat bertemu Andreas Adityawarman di ronde pertama babak kualifikasi. Indra Bagus Ade Candra dan unggulan teratas asal Irlandia, Scott Evan akan menjadi penantangnya di dua ronde pertama. Sebelum menjajal kemampuan Taufik Hidayat di babak 32 besar, Alam diwajibkan untuk melumpuhkan pemenang antara tunggal PB Djarum, Wisnu Haryo Putro dan pemain Malaysia, Pei Wee Chung.

Wisnu Haryo Putro : Antara Alam dan Wisnu mempunyai kesematan yang sama besarnya untuk masuk ke babak utama. Mundurnya Lee Choong Wei akan menyebabkan unggulan pertama babak kualifikasi, Sott Evans langsung masuk ke babak utama. Mendapat bye di babak pertama, Wisnu akan ditantang pemenang duel antara Bandar Sigit Pamungkas dan Pei Wee Chung (Malaysia) di ronde kedua. Selanjutnya, tunggal PB Djarum ini akan berjibaku dengan Alamsyah Yunus di ronde ke-3.

Bandar Sigit Pamungkas : Berada satu pool babak kualifikasi dengan Wisnu Haryo Putro, Sigit mempunyai kesempatan emas untuk melakukan ‘reveng’ atas kekalahannya di Sirkuit Nasional SGS Elektrik bulan lalu atas pemain PB Djarum, Wisnu Haryo Putro. Namun sebelum bertemu Wisnu, Sigit harus mampu melibas tunggal Malaysia, Pei Wee Chung di laga perdananya.

Achmad Rivai : Pebulutangkis klub Ratih ini berhasil menjadi semifinalis Sirkuit Nasional SGS Elektrik di Bandung akhir Mei yang lalu setelah ditekuk pemain veteran, Budi Santoso. Di laga perdananya kali ini, Rivai akan di jegal Andreas Adityawarman sebelum masuk ke ronde kedua.

Budi Santoso : Menjadi dominator di dua sirkuit nasional, Jakarta Open dan SGS Elektrik, Budi akan bertemu tunggal ke-5 Korea, Lee Cheol Ho di laga perdananya sebelum ditantang tunggal pelatnas, Andreas Adityawarman.

Andreas Adityawarman : Di ronde pertama babak kualifikasi, Andreas akan berhadapan dengan pebulutangkis klub Ratih Banten, Achmad Rivai. Jika lolos ke ronde kedua, Andreas akan menjamu pemain veteran, Budi Santoso dan menantinya di ronde ke-3 adalah tunggal ke-3 Jepang, Kenichi Tago.

Fauzi Adnan : Tahun lalu Fauzi kalah dari pebulutangkis PB Djarum, Ari Yuli Wahyu di laga pedananya dan tahun ini Fauzi akan bertemu orang yang sama di babak yang sama.

Ari Yuli : Jika sukses melumpuhkan Fauzi di laga perdana, Ari harus berjibaku dengan tunggal Jepang yang diunggulkan di tempat ke-3, Kenichi Tago sebelum bertemu dengan lawan dari pool atas, Andreas atau Budi Santoso.

Andreas, Budi atau Ari Yuli akan mendapat lawan mudah di babak 32 besar. Mundurnya tunggal Inggris, Andrew Smith menyebabkan posisi tersebut akan diganti oleh salah satu pemain kualifiaksi yang mendapat promosi ke babak utama, Arvind Bhat atau Scott Evans.

Andi Hartono : Di ronde pertama babak kualifikasi, Andi sudah langsung berhadapan dengan lawan tangguh, Hong Ji Hoon dari Korea.

Hayom Rumbaka : Pebulutangkis Finlandia, Tuomas Palmqvist akan menjadi lawan Hayom di ronde pertama babak kualifikasi. Mendapat ‘bye’ di ronde kedua karena Arvind Bhat akan dipromosikan ke babak utama, Hayom akan bertemu tunggal ke-4 Korea, Hong Ji Hoon di ronde ketiga. Menunggu pemenang dari partai ini adalah tunggal Singapura, Ronald Susilo di babak utama.

Tunggal Putri

Tahun lalu, Wang Chen akhirnya menjuarai turnamen ini setelah di babak final menundukkan tunggal Cina, Zhu Lin, 21-14, 21-13. Sementara itu prestasi tertinggi yang diraih oleh srikandi Indonesia setahun yang lalu diukir oleh Maria Kristin yang mampu masuk delapan besar. Tahun ini sejumlah pemain asing yang sudah mendaftarkan diri dan masuk sebagai unggulan akhirnya membatalkan diri dari keikutsertaannya di turnamen ini paska bertanding di Singapore SS. Di antaranya adalah Tine Rasmussen, Zhou Mi, dan Wong Mew Choo.

Maria Kristin : Tahun lalu, Maria mampu membuat kejuatan dengan melaju ke babak perempatfinal dan menjegal jagoan Cina, Lu Lan di babak 16 besar. Kali ini Lu Lan mengabsenkan diri di turnamen Indonesia SS. Jika tidak terjadi perubahan draw karena banyaknya pemain dunia yang mengundurkan diri, Maria akan bertemu lawan dari babak kualifikasi pada babak pertama. Dan lawan tersebut adalah Pia Zebadiah jika Pia tidak mendapat promosi ke babak utama. Lawan Maria di babak kedua seharusnya adalah tunggal Denmark, Tine Rasmussen. Namun karena baru memenangkan turnamen Singapore SS pekan lalu, Tine akan membatalkan keikutsertaannya di ajang ini. Dengan demikina, Maria akan bertemu dengan tunggal Belanda, Yao Jie di laga keduanya.

Adrianti Firdasari : Tunggal ke-2 Indonesia ini diprediksi akan bertemu Maria jika sama-sama lolos ke babak delapan besar. Sebelumnya di babak pertama dan kedua, Firda akan bertemu dengan tunggal Korea, Hwang Hye Youn dan pemain Inggris, Elizabeth Cann. Siapapun yang lolos ke semifinal dari pool Maria dan Firda akan bertemu dengan unggulan ke-2 asal Cina, Zhang Ning.

Maria Elfira Christina : Berhasil menjuarai turnamen Spanihs Open International Challenge 2008, peringkat Fira melonjak cukup drastis dan akhirnya melampaui peringkat tunggal ke-3 Indonesia saat ini, Pia Zebadiah. Sehingga Fira langsung meloloskan namanya ke babak utama dan akan langsung menantang jagoan Thailand, Salakjit Ponsana.

Melicia Kurniawan : Mendapat bye di ronde pertama, Melicia akan menantang Maria Febe di ronde kedua.

Maria Febe : Mendapat bye di ronde pertama, tunggal PB Djarum yang sempat menjadi nominasi pemain Uber ini akan bertemu Melicia Kurniawan di ronde kedua. Namun untuk lolos ke babak utama, runner up turnamen SGS Elektrik ini harus menemui lawan berat, Fu Mingtian dari Singapura.

Yuli Marfuah : Satu-satunya pemain Indonesia yang tidak harus berseteru dengan sesama pemain Indonesia, Yuli yang mendapat bye di ronde pertama akan di tantang tunggal Hongkong Kim Moon Hi di ronde kedua. Lolos dari Kim, masih ada junior Singapura, Gu Juan yang harus dia taklukkan sebelum lolos ke babak utama.

Yuswandari Aprilia : Fransiska Ratnasari akan menjadi lawan perdananya untuk membuktikan ketangguhannya setelah lama absen di turnamen internasional. Lolos dari Nana, Lia akan langsung bertemu tunggal ke-3 Indonesia saat ini, Pia Zabadiah.

Fransiska Ratnasari : Tak bermain di Piala Uber yang lalu, catatan evalusasi performa Nana terakhir dipantau dari turnamen GP German Open bulan Maret lalu. Nana berhasil melaju ke babak utama namun takluk dari tunggal Cina, Wang Yihan 18-21, 21-23 di babak pertama. Jika sukses melibas juniornya, Aprilia di ronde kedua, Nana akan ditantang pemain Indonesia lainnya, Pia Zebadiah di ronde ke-3.

Pia Zebadiah : Masih dengan kondisi tidak maksimal karena cedera kaki yang dialaminya, Pia nyaris membuat kejuatan dengan menumbangkan Wang Chen di babak kedua turnamen Singapore SS. Kali ini kembali Pia harus berjibaku dari babak kualifikasi karena peringkatnya yang masih belum banyak berubah. Mendapat bye di ronde pertama, Pia akan ditantang pemenang antara Nana dan Lia di ronde kedua. Soratja Chansrisukot akan menjadi lawan pamungkas sebelum Pia bertemu dengan Maria Kristin di babak pertama.

Tieke Ariedaningrum : Tunggal Jerman, Nicole Grether yang absen di turnamen Singapore SS akan menjadi lawan perdana Tike di ronde pertama.

Sylvinna Kurniawan : Mendapat bye di ronde pertama, Sylvi akan ditantang Nicole Grether di ronde kedua babak kualifikasi. Siapapun yang lolos ke ronde ketiga akan dijamu oleh pemain PB Djarum, Rosaria Yusfin.

Rosaria Yusfin : Mendapat bye di ronde pertama, Ria akan kembali mendapat keuntungan dari dipromosikannya Nana Brosolat Jensen ke babak utama pada ronde ketiga. Sebelum bertemu pebulutangkis ‘rising star’ Saina Nehwal di babak utama, Ria harus mampu melibas pemenang partai antara Sylvinna dan Nicole Grether (Jerman).

Ganda Putra

Unggulan teratas, Fu Haifeng/Cai Yun berhasil naik podium teratas setahun yang lalu setelah mengalahkan ganda Malaysia Mohd Zakry/Mohd Fairuz, 21-17, 22-20 di babak final. Prestasi terbaik kubu Indonesia oleh duet Candra/Tony yang mampu bertahan hingga babak semifinal. Sedangkan Markis/Hendra tahun lalu hanya mampu bertengger di 8 besar.

Markis/Hendra (unggulan ke-1) : Meski tidak dalam kondisi terbaiknya paska gejala penyakit tifus yang dialami oleh tandem terbaik dunia ini, keduanya berpeluang besar untuk melaju ke babak final karena absennya para pemain terbaik Korea, Malaysia, dan Denmark. Di babak pertama, KiNdra akan bertemu dengan runner up turnamen Singapore SS pekan lalu, Gan Teik Chai/Lin Woon Fui. Di babak 16 besar, ganda ke-5 Malaysia yang menjungkalkan LuVent di turnamen Singapore SS, Chan Chong Min/Chew Choon Eng akan menjadi lawan mereka berikutnya. Sebelum menghadang duet Jepang, Shuichi/Shintaro di babak semifinal, KiNdra harus mampu menjinakkan sang senior, Candra/Tony di babak delapan besar.

Luluk/Alvent (unggulan ke-3) : Tahun lalu, perjalanan LuVent berakhir di babak kedua setelah takluk atas ganda Malaysia, Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, 17-21, 16-21. Tahun ini, Luvent berpeluang besar untuk melaju ke babak semifinal dan bertemu dengan unggulan ke-2, Fu Haifeng/Cai Yun. Namun di babak penyisihan, keduanya harus melumpuhkan ganda muda Denmark, Jacob/Mikkel dan tandem Thailand, Songphon/Tesana. Lolos ke perempatfinal, unggulan ke-6, Tadashi/Keita akan menjadi lawan LuVent berikutnya.

Candra/Tony (unggulan ke-5) : Tahun lalu, CaTon membuat prestasi terbaik dengan melaju hingga babak semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Zakry/Fairuz, 23-21, 15-21, 17-21. Tahun ini, keduanya diprediksi akan langsung bertemu dengan KiNdra di babak delapan besar. Di babak pertama, duo Indonesia yang saat ini membela Hongkong, Albertus/Yohan akan menjadi laga perdana mereka. Di babak 16 besar, CaTon akan menghadapi pemenang antara partai RiYo dan pasangan Polandia, Robert/Michal.

Hendra/Joko : Infeksi yang dialami oleh Joko pada turnamen Singapore SS pekan lalu memaksa keduanya untuk mengundurkan diri. Kali ini, lawan HenJok di babak pertama adalah duet Malaysia, Tan Bin Shen/Khoo Chung Chiat. Di babak 16 besar, mereka akan bertemu unggulan ke-7 asal Denmark, Mathias/Carsten. Untuk bertemu KiNdra di semifinal, HenJok harus mampu mengungguli duo Jepang, Shuichi/Shintaro di babak perempatfinal.

Rian/Yoke : Draw yang kurang menyenangkan langsung menempatkan RiYo dengan unggulan ke-5, Candra/Tony di babak 16 besar. Namun sebelumnya mereka harus mampu menekuk ganda Polandia yang juga cukup tangguh, Michal/Robert di babak pertama.

Fran/Rendra : Setelah berhasil menjuarai turnamen Spanish Open International Challenge bulan lalu, kali ini mereka akan langsung ditantang unggulan ke-6, Tadashi/Keita di babak pertama. Jika mampu membuat kejuatan, lawan yang lebih mudah akan mereka hadapi di babak 16 besar, pasangan Inggris, David Lindley/Chris Langridge. Menunggu di babak perempatfinal adalah unggulan ke-3, Luluk/Alvent.

Bona/Ahsan : Tahun lalu, BoAh langsung tumbang di laga perdana mereka oleh pasangan Thailand, Sudket/Songphon. Tahun ini mereka langsung beruntung masuk ke babak utama karena sepinya peminat turnamen ini. Di babak pertama, keduanya akan langsung dihadapkan dengan tandem Denmark, Simon/Anders sebelum bertemu Fu/Cai di babak 16 besar.

Albert/Rizky : Mendapat bye di ronde pertama babak kualifikasi, keduanya akan langsung menantang peraih mahkota dua turnamen International Series di Thailand dan Singapore, Edo/Lingga di ronde kedua.

Edo/Lingga : Menundukkan rekan sepelatnasnya yg lebih diunggulkan, Wifqi/Afiat di babak final Singapore International Series, Edo/Lingga berpeluang besar untuk masuk ke babak utama dan berhadapan dengan tandem Malaysia yang baru disandingkan, Ong Soon Hock/Hoon Thien How. Meskipun baru dipasangkan, masing-masing pemain sudah memiliki pengalaman dan jam tanding yang cukup banyak. Namun sebelumnya, untuk mendapatkan tiket ke 32 besar, Edo/Lingga harus merontokkan Albert/Rizky di ronde kedua babak kualifikasi. Menunggu mereka di babak 16 besar adalah unggulan ke-4 asal Jepang, Shuichi/Shintaro.

Chrisna/Syahmie : Meskipun ini merupakan turnamen internasional perdana mereka, namun keduanya termasuk pasangan junior Pelatnas yang cukup diperhitungkan. Syahmie yang bermain kidal diimbangi oleh Chrisna yang ‘full power’ di bagian belakang lapangan. Kedua pemain ini mengingatkan kita pada duet Cina, Fu Haifeng/Cai Yun. Untuk masuk ke babak utama, Chrisna/Syahmie harus melibas dua pasangan gado-gado Indonesia yang sampai saat ini sudah cukup lama berdomisili di luar negeri, Suprobo/Aji (Indonesia/Australia) dan Agung/Imam (Swiss/Indonesia). Jika Chrisna/Sayhmie lolos ke babak utama, suatu kebetulan mereka akan langsung bertemu sang ‘replika’, Fu Haifeng/Cai Yun (unggulan ke-2) di babak pertama.

Trikus/Bambang : Menjadi superior di dua turnamen nasiona, pemain veteran ini akan diuji oleh pasangan muda Taipei di ronde kedua, Lu Chi Yuan/Cheng Hung Ling setelah mendapat bye di ronde pertama. Di babak 32 besar, mereka akan bertemu ‘veteran’ lain dari Malaysia, Chan Chong Ming/Chew Choon Eng.

Davin/Rio : Mendapat bye di laga perdana, keduanya akan bertemu duet gado-gado Jerman/Austria, Dharma Gunawi/Peter Zauner di ronde kedua. Siapapun yang masuk ke babak utama akan langsung di jamu oleh unggulan ke-7 asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Ganda Putri

Tahun lalu, Du Jing/Yu Yang menjuarai turnamen ini setelah di babak final mengalahkan pasangan Cina lainnya, Yang Wei/Zhao Tingting, 21-8, 16-21, 22-20. Sedangkan Indonesia sendiri hanya mampu menempatkan 4 wakilnya ke babak 16 besar tanpa meloloskan satu pasanganpun ke babak 8 besar.

Vita/Lily (unggulan ke-3) : Tahun lalu, Vita yang masih disandingkan dengan Grace takluk di babak kedua oleh pasangan Cina, Yang Wei/Zhao Tingting, 10-21, 22-20, 9-21. Tanpa kehadiran pesaingnya, Chien Yu Chin/Cheng Wen Hsing, ViLy diprediksi akan mampu menembus babak semifinal dan bertemu unggulan teratas, Zhang Yawen/Wei Yili. Mendapat bye di babak pertama, ViLy akan langsung bertemu JoGre di laga perdananya. Sebelum menantang Zhang/Wei di semifinal, ViLy akan di hadang oleh semifinalis Singapore SS, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.

Jo/Grace : Saat ditanya tentang draw yang mempertemukan mereka dengan ViLy, Jo sempat mengungkapkan bahwa draw tersebut akan direvisi. Namun sampai hari senin (16/6), belum ada klarifikasi resmi tentang perubahan draw tersebut oleh Federasi Badminton Dunia. Penantang JoGre di babak pertama adalah duo Hongkong, Chau Hoi Wah/Wai Chee Louisa sebelum berhadapan dengan ViLy di 16 besar.

Endang/Rani : Tahun lalu, EnRa dikalahkan Wong/Chin di babak 16 besar, 16-21, 12-21. Kali ini EnRa kembali akan bertemu Wong/Chin di babak kedua jika lolos dari hadangan duo Jerman-Kanada, Nicole Grether/Charmaine Reid.

Lita/Nitya : Di babak pertama, LiYa akan langsung menemui pasangan tangguh asal Korea penakluk JoGre di turnamen Singapore SS, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.

Meiliana/Shendy : Ketangguhan peraih gelar turnamen Polish International Championships 2008 dan Spanish Open International Challenge 2008 ini akan langsung bertemu ganda Pelatnas, Yulianti/Nathalia di laga perdananya. Jika lolos ke babak kedua, duet terbaik Denmark, Kamilla/Lena Frier akan menjadi lawan mereka selanjutnya.

Yulianti/Nathialia : Jika sukses mengubur impian ganda terbaik PB Djarum, Meli/Shendy, YulNa akan dihadapkan pada pasangan Kamilla/Lena. Pemenang dari partai ini akan menemui unggulan ke-4 asal Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna.

Lelyana/Yunita : Sebelum bertemu unggulan Jepang, Satoko/Miyuki, duet veteran ini harus berjuang menumbangkan ganda Thailand, Duanganong/Kunchala di laga perdana.

Ganda Campuran

Tahun lalu, NoLyn mencatat prestasi tertinggi untuk kubu Indonesia dengan meraih gelar runner up ganda campuran. Di babak final, NoLyn gagal meraih gelar juara setelah dikandaskan duet Cina, Zheng Bo/Gao Ling, 16-21, 11-21. Tahun ini, keduanya juga diprediksi akan bertemu di babak final sebagai dua unggulan teratas untuk memperebutkan gelar juara.

Nova/Lily (unggulan ke-1) : Di babak pertama, NoLyn akan ditantang ganda terbaik Malaysia, Tan Wee Kiong/Woon Khe Wei. Ganda Inggris yang pernah menundukkan mereka di babak 16 besar Korea SS 2007, David Lindley/Suzanne Rayappan akan menjadi lawan NoLyn selanjutnya. Sebelum bertemu Songphon/Kunchala atau unggulan ke-4, Thomas/Kamilla di semifinal, NoLyn akan dihadang oleh ganda Korea, Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung. Selanjutnya di final NoLyn akan berjibaku dengan lawan selevelnya, Zheng Bo/Gao Ling.

Flandy/Vita (unggulan ke-3) : Sebelum bertemu Zheng/Gao di semifinal, FlaVi akan di tantang ganda Denmark, Joachim/Christina di babak pertama. Rijal/Grace dan unggulan ke-6 asal Taipei, Chen Hung Ling/Chou Chia Chi akan menjadi lawan mereka di babak seperdelapan final dan 8 besar.

Devin/Lita : Di babak pertama, keduanya akan langsung bertemu semifinalis Singapore SS, Rasmus Bonde/Helle Nielsen. Jika mampu membuat kejutan, keduanya akan langsung bertemu unggulan ke-2 asal Cina, Zheng Bo/Gao Ling.

Rijal/Grace : Ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Ooi Yu Hang akan menantang mereka sebelum bertemu Flandy/Vita di babak 16 besar.

Fran/Shendy : Peraih gelar Toulouse Open International Challenge 2008 ini akan dihadapkan dengan ganda Malysia, Lim Khim Wah/Wong Pei Tty. Jika lolos ke babak kedua, keduanya akan menantang unggulan ke-5 asal Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk.

Bambang/Lelyana : Berada satu pool bersama Fran/Shendy, mereka akan saling baku hantam jika mampu melaju ke babak 16 besar. Namun tugas pasangan veteran ini akan lebih berat karena mereka harus bertemu Robert/Nadiezda di babak pertama. Menunggu siapapun yang lolos ke babak perempatfinal adalah unggulan ke-2, Zheng Bo/Gao Ling.

Trikus/Yunita Tetty : Sebelum bertemu unggulan ke-6 asal Taipei, Cheng Hung Lin/Chou Chia Chi di babak kedua, ganda veteran ini akan ditantang pasangan Korea, Kwon Yi Goo/Ha Jung Eun di laga perdana. Jika lolos ke babak perempatfinal, mereka akan berhadapan dengan unggulan ke-3, Flandy/Vita.

Ferry Irawan, Jurnalis Bulutangkis.com

9 Komentar »

  1. goooo indonesia….jadilah juara di negeri sendiri jangan jadi penghibur n pecundang sejati…buktikan bahwa indonesia leluhur bulutangkis n buktikan jg bahwa indonesia bukan negri teroris….

    Komentar oleh gooobst35s — Juni 16, 2008 @ 3:11 pm | Balas

  2. adakah yang bisa membantu saya ngasi tau alamat email sony?hehehe…saya ngefans banget..

    Komentar oleh ant — Juni 16, 2008 @ 4:58 pm | Balas

  3. ayo berjuang. ayoooooo inndooooneeessiiiiaaaaaaaaa

    Komentar oleh yadhi — Juni 17, 2008 @ 7:43 am | Balas

  4. Need ferfect travel seek thailand now.

    Komentar oleh thailand Hotels — Juni 17, 2008 @ 1:47 pm | Balas

  5. terus berjuang untukmu para pejuang bulutangkis!!!
    pokoknya TIDAK ADA KATA “MENYERAH”!!!!
    karna ak yakin kalias pasti bisa,,,!!!!
    INDONESIA ….
    INDONESIA ….
    INDONESIA ….
    ayo SEMANGAT!!!
    buat ka BUTET berjuang y,,,
    harumkan nama bangsa indonesia!!!

    Komentar oleh pingkan — Juni 17, 2008 @ 6:11 pm | Balas

  6. semoga indonesia bisa meraih banyak gelar. ayo dukung indonesia.

    Komentar oleh ndelon — Juni 18, 2008 @ 10:31 am | Balas

  7. H4DjpS Thanks for good post

    Komentar oleh johnny — Desember 30, 2008 @ 10:55 pm | Balas

  8. Great information on your blog!

    Komentar oleh sakeman1983 — Januari 4, 2009 @ 7:29 pm | Balas

  9. Hello webmaster
    I would like to share with you a link to your site
    write me here preonrelt@mail.ru

    Komentar oleh Alexwebmaster — Maret 3, 2009 @ 4:35 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: