Bulutangkismania's Weblog

Agustus 2, 2008

Taufik Sempat Kecewa

Filed under: Serba Serbi — bulutangkismania @ 8:13 am

Selasa (22/7) Taufik Hidayat, mengalami demam dan terpaksa
menjalani rawat inap di RS Pondok Indah, Jakarta. Setelah
menjalani perawatan dan diobservasi, Taufik dinyatakan
positif terkena demam berdarah.

Taufik, yang rencananya bakal turun di nomor tunggal putra
Olimpiade Beijing 2008 bersama Sony Dwi Kuncoro, akhirnya
keluar RS pada Minggu (27/7). Keesokan harinya, Taufik
langsung kembali berlatih di pelatnas Cipayung.

“Sejak keluar dari rumah sakit, Taufik memang langsung
berlatih. Namun, saat ini Taufik dalam masa pemulihan.
Jadi latihannya juga disesuaikan. Keadaan jadi sulit
karena waktu juga makin mepet,” jelas Mulyo Handoyo,
pelatih Taufik.

Menurut Mulyo, saat terserang demam berdarah, trombosit
Taufik tak mengalami penurunan secara drastis. Hanya,
kondisinya tetap belum pulih.

“Masih terasa lemas. Tak mungkin saya bilang sudah pulih
seperti sebelum sakit. Saya juga belum bisa memaksakan
diri menjalani latihan berat,” kata Taufik.

Saat terbaring di RS pekan lalu, Taufik sempat merasa
kecewa karena beredar kabar yang menyebut tempatnya di
Olimpiade bakal diganti.

“Hari Sabtu, saat masih dirawat di RS, saya ditanya
pengurus, apa siap main di Olimpiade. Pertanyaan yang
sulit dijawab. Sembuh saja belum sudah ditanya seperti
itu,” ucap peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini.

Menurut Taufik, kalaupun dirinya tak bisa tampil di
Beijing karena sakit, tiket Olimpiade yang sudah diperoleh
mustahil diberikan pada orang lain. “Itu kan hak saya.
Lagipula, pendaftaran sudah telanjur ditutup pada 20 Juli.
Mana bisa digantikan orang lain?” lanjut Taufik.

Setelah pulih, Taufik berusaha melupakan masalah ini.

“Percuma juga saya kecewa. Tak akan mengubah keadaan. Yang
penting sekarang saya kembali latihan supaya bisa
memperbaiki diri hingga siap pada waktunya,” ujarnya.

(Sumber : BOLA)

1 Komentar »

  1. “Itu kan hak saya.
    Lagipula, pendaftaran sudah telanjur ditutup pada 20 Juli.
    Mana bisa digantikan orang lain?”

    Taufik… taufik…
    Kekanak-kanakannya ga ilang2 juga. Ga perlu lah kalimat pertama diucapkan. Tenang saja ga usah jadi beban, saya sbg masyarakat ga membebani kamu meraih emas kok. Target main tanpa emosi aja deh…

    Komentar oleh delenger — Agustus 8, 2008 @ 12:16 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: