Bulutangkismania's Weblog

Agustus 28, 2008

Indonesia Challenge ’08 : Kompilasi Artikel

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:36 am

[ Rabu, 27 Agustus 2008 ]
Mulai Makan Korban
SURABAYA – Unggulan kelompok taruna (di bawah 19 tahun)
pria Sirnas GGJP mulai berguguran pada babak III. R.
Rhedoansyah yang menempati unggulan 9/16 asal Tangkas
Alfamart Jakarta dan Setyadi yang juga unggulan 9/16 asal
Mutiara Bandung secara mengejutkan takluk di tangan
lawan-lawannya.

Pebulu tangkis nonunggulan asal PMS Solo Cahyo mengalahkan
Redhoansyah dalam pertarungan rubber game 21-19, 26-24,
22-20. Sedangkan Setyadi harus mengakui ketangguhan Rizky
Hidayat (Hi-Qua Wima Surabaya) juga dalam pertarungan
rubber game 10-21, 21-14, 16-21.

Namun, unggulan pertama pada kelompok taruna pria Kemas
Adi Haryanto belum menemui lawan tangguh. Pada babak
ketiga, pebulu tangkis asal Djarum itu dengan mudah
mengakhiri perlawanan M. Zulvikar asal Dasa Digdaya
Surabaya, 21-10, 21-13.

Pada partai lain, di kelas tunggal pemula pria, unggulan
pertama Fikri Ikhsani Hamdhani (Tangkas Alfamart) lolos
pada ke babak keempat setelah mengalahkan Rizky Alhamd
(Galaxy Ramajaya) dalam dua set langsung, 21-7, 21-9.

Sementara itu, pada kelas tunggal pemula wanita, Berliyan
Sudrajad (Pusdiklat Semen Gresik) dengan mudah mengalahkan
Rosi Oktaviani (SNGG) 21-12, 21-6.

Koordinator pelatih Semen Gresik Koko Pambudi menyatakan
senang dengan hasil yang diraih anak asuhnya. “Sebetulnya
lawan bermain bagus, tapi Berliyan bermain taktis tadi,”
ujar Koko.

Dia bersyukur karena anak asuhnya baru satu bulan
bergabung dengan pusdiklat yang digemblengnya. “Ini
turnamen pertamannya, tapi dia memiliki potensi untuk
dapat berprestasi, “ucap Koko. (man/diq)

Jatim Kehilangan Andalan
Unggulan I Tunggal Wanita Kalah WO

SURABAYA – Pemain tuan rumah menjadi bintang di hari
pertama turnamen Gudang Garam Jawa Pos Indonesia Challenge
(GGJPIC) 2008 kemarin (26/8). Unggulan kedua tunggal
wanita Maria Elfira Christina dan unggulan pertama tunggal
pria Andre Kurniawan Tedjono melaju mulus ke babak
selanjutnya. Sukses mereka diikuti pemain nonunggulan Siti
Anida Lestari.

Elfira yang pernah menghuni Pelatnas Cipayung tanpa
kesulitan mengalahkan pebulu tangkis Jepang Umezu Chie.
Pada pertandingan yang berakhir 21-12, 21-10 itu, terlihat
perbedaan kelas yang cukup mencolok antara keduanya.

Gadis yang bercokol di peringkat ke-39 BWF (Federasi Bulu
Tangkis Dunia, Red) tersebut begitu mudah mendikte
jalannya pertandingan. Tanpa perlu mengeluarkan banyak
tenaga, dia mampu mengakhiri pertandingan hanya dalam
waktu 25 menit.

Kendati menang mudah, Elfira mengakui bahwa pertandingan
tersebut cukup berat. Chie, jelas dia, memiliki penguasaan
teknik yang sangat baik.

“Buktinya, dia bisa merepotkan pertahanan saya tadi. Itu
membuat saya melakukan beberapa kesalahan,” jelas pemain
kelahiran Purwodadi, Jawa Tengah, tersebut.

Pada putaran ketiga hari ini (27/8), dia ditantang pemain
nonunggulan Indaweni Fanetri. “Babak ketiga saya harus
lebih konsentrasi, ” tambahnya.

Sementara itu, Siti Anida diuntungkan dengan mundurnya
unggulan pertama Yu Hirayama. Pemain asal Jepang itu tidak
muncul di lapangan setelah announcer memanggil namanya
tiga kali. Dia pun dinyatakan kalah WO.

Menurut Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri GGJPIC Irwan
Setiadi, Yu tidak datang ke Indonesia karena sakit. Namun,
tidak ada surat keterangan medis yang menyertai
pemberitahuan tersebut.

Dia hanya mengirim surat elektronik melalui federasi bulu
tangkis negaranya. “Meskipun suratnya dari federasi, tetap
saja alasan itu tidak bisa kami terima. Tanpa surat
dokter, hal tersebut tidak sah,” jelas pria yang juga
ketua bidang litbang Pengprov PBSI Jatim itu. Karena itu,
Irwan tetap akan bertindak tegas, yakni mengenakan sanksi
USD 250 (sekitar Rp 2,25 juta).

Dalam pertandingan lain, pebulu tangkis masa depan Jatim
Tike Arieda Ningrum harus bertekuk lutut di tangan pebulu
tangkis nonunggulan asal Thailand Tirapongpatana Leena
melalui rubber game 18-21, 21-8, 23-25.

Kekalahan ujung tombak skuad PON Jatim itu sangat tragis
karena dia sempat mencapai match point tiga kali. “Sayang
sekali. Dia sudah berjuang sangat keras,” ujar Sri
Wiyanti, pelatih Tike.

Dari segi teknik, mereka seimbang. Tapi, Tike kurang bisa
mengatur stamina. Akibatnya, set terakhir, dia sudah
kelelahan. “Itulah kenapa saya sering memaksimalkan
latihan fisik kepada para pemain,” beber koordinator
pelatih di GOR Sudirman itu.

Di sektor pria, unggulan pertama Andre melaju mulus
setelah mengalahkan Gonanza Robin (Singapura) dengan
straight game 21-6, 21-16. Kampiun tunggal pria tahun
lalu, Hong Jee Hun, juga meraih tiket ke babak selanjutnya
setelah mengandaskan pebulu tangkis tuan rumah Ryo He
dengan skor telak 21-8, 21-9. (na/diq)

[ Selasa, 26 Agustus 2008 ]
Langsung Disuguhi Partai Berbobot
Tiongkok Kena Sanksi

SURABAYA – Gudang Garam Jawa Pos Indonesia Challenge
(GGJPIC) 2008 resmi dibuka tadi malam di DBL Arena
Surabaya. Kemarin (25/8) di GOR Suryanaga dipertandingkan
kelompok pemula pria dan wanita.

Tapi, yang paling ditunggu-tunggu publik bulu tangkis Kota
Pahlawan tentu pertarungan pada kelompok challenge alias
dewasa yang diikuti para pemain dari 13 negara, termasuk
Indonesia. Para penggemar bulu tangkis bisa mulai
menyaksikan laga-laga seru pada kategori tersebut mulai
hari ini (26/8) di GOR Sudirman.

”Berdasar drawing yang kami lakukan dengan menggunakan
tournament software, hari pertama sudah menyajikan
pertandingan- pertandingan berbobot,” terang Deputi
Referee GGJPIC 2008 Eddyanto Sabarudin kemarin.

”Beberapa unggulan akan bertanding besok (hari ini,
Red),” tambahnya.

Pada tunggal wanita, unggulan pertama, Yu Hirayama
(peringkat ke-17 BWF, Federasi Bulu Tangkis Dunia) asal
Jepang akan bertanding melawan pebulu tangkis nonunggulan
asal tuan rumah, Siti Anida Lestari Qoryatin. Pertandingan
tersebut dijadwalkan berlangsung di lapangan tiga mulai
pukul 09.00. Unggulan kedua, Maria Elfira Christina asal
PB Djarum Kudus, ditantang Chie Umeze dari Jepang.

Pebulu tangkis unggulan keempat asal Korsel, Kim Moon Hi,
dipastikan melangkah ke babak kedua. Sebab, calon
lawannya, Guo Xin asal Tiongkok, mengundurkan diri tanpa
alasan jelas. Karena itu, panitia memberikan sanksi USD
250 (Rp 2,3 juta) per pemain, seperti yang sudah
digariskan BWF.

”Tiongkok akan mendapatkan sanksi karena mengundurkan
diri tanpa alasan,” kata Mimi Irawan, Kabid Turnamen dan
Pertandingan PB PBSI, saat jumpa pers GGJPIC 2008.

Pada tunggal pria, juara tahun lalu, Hong Ji Hoon asal
Korsel, yang tahun ini menempati unggulan ketiga, akan
ditantang Ryo He, pebulu tangkis Indonesia yang tak
memiliki peringkat BWF. Ganda wanita hanya akan
mempertandingkan satu laga. Kesya Nurvita Hanadia/Richi
Puspita Dili akan ditantang Mok Jing Qiong/Bo Li asal
Singapura.

Lalu, pada ganda campuran, hanya ada dua pertandingan.
Yakni, antara Budi Santoso/Emma Ermawati (Indonesia)
melawan pemenang antara Widi/Melati (Indonesia) kontra
pasangan Thailand Saengsila Nitipong/Amitrai Savitree.
Melihat ketimpangan kekuatan tersebut, diramalkan para
pebulu tangkis unggulan melenggang dengan mudah pada hari
pertama tersebut. (nar/diq)

[ Selasa, 26 Agustus 2008 ]
Bang Yos Puji GGJPIC
SURABAYA – Konsistensi pelaksanaan Gudang Garam Jawa Pos
Indonesia Challenge (GGJPIC) mendapatkan apresiasi khusus
dari Ketua Umum PB PBSI Sutiyoso. Pria yang akrab
dipanggil Bang Yos itu puas dengan pelaksanaan even
tahunan yang dipentaskan di Surabaya tersebut.

”Gudang Garam Jawa Pos Indonesia Challenge selalu diikuti
banyak peserta dan tidak pernah ada protes. Ini even
internasional dengan jumlah peserta paling banyak di
Indonesia. Salut buat penyelenggara, ” puji Bang Yos saat
membuka GGJPIC 2008 yang dibalut prosesi welcome dinner di
Atrium DBL Arena Surabaya tadi malam.

GGJPIC 2008 diikuti total 1.840 orang atlet dari 13
negara, termasuk Indonesia. Dua negara sebelumnya
menyatakan mundur, yaitu Tiongkok dan Malaysia. Jumlah
peserta tersebut selalu naik signifikan setiap tahun.

Dalam welcome dinner yang dihadiri 800 atlet dan undangan
itu, Bang Yos memukul gong sebagai tanda dimulainya even
bulu tangkis internasional di Surabaya tersebut. Setelah
itu, sejumlah undangan, antara lain, Ketua Pengprov PBSI
Jatim Jacob Rusdianto, Direktur Jawa Pos Nany Wijaya, Rini
Sutiyoso, perwakilan Gudang Garam Agus Gunawan, dan Ketua
Komisi Juri Phillipe Lee dari Singapura, mendapatkan
kehormatan meletupkan konfeti yang semakin memeriahkan
acara welcome dinner.

Kendati dilaksanakan di dalam ruangan, rangkaian acara
berlangsung gayeng. Acara dibuka dengan penampilan Four
Plus Band yang menyajikan tiga lagu. Lantas, Charisma
Dancer turut mengentak suasana dengan tari reog
modifikasi.

Tari tersebut memadukan unsur reog tradisional yang
tecermin dari kostum dan koreografi dasar. Namun,
aransemen musik sudah mengalami modernisasi. ”Wah, baru
kali ini ada reog yang musiknya nge-pop begini,” ujar
salah seorang tamu dari pelatnas.

Sementara itu, pada konferensi pers di Hotel Hyatt,
sebelum digelar pembukaan GGJPIC 2008 di DBL Arena, Bang
Yos sedikit berbicara mengenai masa depannya di PB PBSI.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu kepada wartawan menegaskan
bahwa dirinya tidak ingin dipilih kembali sebagai ketua
umum.

”Saya mundur karena ingin lebih berkonsentrasi memimpin
BAC (Konfederasi Badminton Asia) dan maju pada pilpres
tahun depan,” jelasnya.

Mengenai sosok penggantinya, dia tak menampik berita yang
menyatakan bahwa Panglima TNI Djoko Susilo masuk bursa
sebagai calon suksesornya di kursi ketua umum PB PBSI.
”Memang benar, sebagian masyarakat bulu tangkis Indonesia
sedang mendekati panglima TNI,” ungkapnya. (na/nar/aww)

[ Selasa, 26 Agustus 2008 ]
Ambisi sang Juara Reality Show
SURABAYA – Ada asa baru di pundak pebulu tangkis PB Djarum
Cisita Joity Jansen. Setelah menjadi runner-up kelas
taruna (di bawah usia 19 tahun) di Sirnas GGJPIC tahun
lalu, dia berharap bisa menjadi juara tahun ini. Cisita
mengenal salah satu olahraga populer di Indonesia itu saat
sering diajak orang tuanya bermain bulu tangkis. Karena
ketagihan bermain bulu tangkis, gadis keturunan Manado itu
bergabung di PB Kelapa Gading, Jakarta, pada 2001.

Pada 2002, dara ayu yang bercita-cita menjadi pemain bulu
tangkis dunia itu hijrah ke PB Astec. Di klub bulu tangkis
yang diasuh oleh Susi Susanti dan Alan Budikusuma
tersebut, bakat Cisita makin terasah.

Bakatnya tercium PB Djarum. Pada 2006, dia diminta
bergabung dengan klub yang bermarkas di Kudus tersebut.
“Saya menolak bergabung saat itu,” kata gadis yang gemar
menyantap makanan Manado tersebut.

Dia bersedia bergabung setelah menyelesaikan sekolahnya
pada jenjang SMP. Setelah itu, kebetulan salah satu
stasiun televisi swasta mengadakan reality show bulu
tangkis Smash. Berbekal teknik bulu tangkis yang bagus dan
wajah cantik, Cisita mengikuti acara tersebut. “Saya
akhirnya keluar menjadi juara reality show itu,” katanya.

Pada pertengahan 2007, Cisita berlabuh ke PB Djarum.
Tempaan klub yang menghasilkan banyak pebulu tangkis andal
itu membuat dia berhasil meraih berbagai prestasi. Salah
satu prestasinya adalah runner-up GGJPIC 2007.

Saat itu, dia harus mengakui keunggulan Maziyah Nadir
(Elektrik Bandung) yang keluar sebagai juara. Nah, di
GGJPIC tahun ini, Cisita berharap bisa menjadi juara.
“Saya optimistis bisa mencapai babak semifinal,” tutur
gadis yang hobi nonton film itu. Peluangnya menjadi juara
semakin besar. Sebab, selain turun di sektor tunggal,
Cisita turun di nomor ganda, berpasangan dengan Herzafina
Dharma Putri.

SUMBER : Jawapos.co.id

1 Komentar »

  1. reality show nya tpi waktu itu sayang Vani(bandung) cedera, klo gak cedera pasti dia yang juara, trus si inul.. waduh salah(wkwkw gw lupa namanya .. yg dari surabaya itu)grogi gara gara suporter dari surabaya gak ada.
    trus yg dari bali …si cw tukang senyum itu …. ada kans juga
    nah peserta dari jakarta yang paling beruntung .. selain wajah nya cantik dan juga banyak suporter nya dari kawasan cibubur dan depok, padahal main nya biasa aja.

    Komentar oleh daglog — Agustus 8, 2009 @ 5:04 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: