Bulutangkismania's Weblog

September 13, 2008

Results Quarterfinal Taipei Open GP Gold ’08 : Pia Langkahi Maria, HenJok Kalah Agresif

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 1:28 am

Di dampingi oleh Candra/Tony, kubu Indonesia akhirnya berhasil meloloskan 4 wakil lainnya ke babak semifinal turnamen Taipei Open GP Gold 2008. Pia Zebadiah mencatat gebrakan pertama setelah berhasil melakukan ‘revenge’ atas Maria Kristin. Namun sayangnya performa memukau Pia tidak dikuti oleh para wakil lapis dua Indonesia yang rontok total di laga perempatfinal.

Tunggal Putri, Pia Tantang Saina

Srikandi tunggal ke-3 Indonesia, Pia Zebadiah akhirnya sukses membuat kejutan dengan melangkah ke babak semifinal setelah di pertandingan tadi siang (12/9) berhasil membalas kekalahannya di babak pertama turnamen Indonesia SS atas peraih medali perunggu Olimpiade, Maria Kristin (3). Hanya dalam waktu relatif singkat, Pia akhirnya unggul 21-16, 21-19 atas tunggal terbaik merah putih tersebut. Di babak empat besar besok, Pia akan ditantang oleh dara usia 17 tahun asal India yang diunggulkan di tempat ke-2, Saina Nehwal.

Semifinalis turnamen Singapore SS 2008 tersebut melaju ke semifinal dengan merebut tiket dari wakil Thailand yang di babak sebelumnya melibas unggulan asal Korea, Hwang Hye Youn (5), Porntip Buranaprasertsuk. Melewati peratungan 3 set, pertarungan dua pemain muda yang cukup potensial ini akhirnya dimenangkan oleh Saina, 21-19, 18-21, 21-16.

Selain Pia yang mampu membuat kejutan terbesar di babak perempatfinal hari ini, kemajuan pesat juga diraih oleh wakil tuan rumah, Chiu Yi Ju. Setelah menghempas seniornya, Cheng Shao Chieh (6) di laga 16 besar kemarin, peraih gelar tuenamen Indonesia Challenge 2007 ini akhirnya kembali berhasil menjungkalkan pemain unggulan lainnya asal Belanda, Yao Jie (4), setelah bermain cukup alot 21-17, 14-21, 21-19.

Di babak empat besar, Chiu akan ditantang jagoan negeri jiran, Lydia Cheah yang juga harus bermain 3 set atas pebulutangkis muda Jepang sang penakluk Adrianti Firdasari (8), Mayu Sekiya. Kalah 17-21 di set kedua setelah menang 21-18 di set pertama, pemain no. 3 Malaysia ini akhirnya merebut set penentuan 21-13.

Tunggal Putra, Simon Belum Terbendung

Favorit juara asal Indonesia, Simon Santoso masih mampu melangkah mulus ke babak semifinal turnamen Taipei Open GP Gold 2008. Lolos dari ujian unggulan ke-5 asal Malaysia, Lee Tsuen Tseng, 21-17, 21-15, Simon akan dipertemukan dengan unggulan ke-8, Eric Pang. Pebulutangkis terbaik negeri kincir ini masih belum menemui banyak kesulitan ketiga menghadapi wakil Jepang, Koichi Saeki. Kurang dari 30 menit, Eric memastikan langkahnya ke-4 besar dengan catatan kemenangan 21-12, 21-13.

Veteran Malaysia yang diunggulkan di tempat ke-7, Roslin Hashim, ternyata masih cukup bertaji saat menghadapi sesama veteran asal Cina, Chen Hong. Meski harus berpeluh setelah bermain 3 set, Roslin memupuskan harapan mantan pemain pelatnas Cina tersebut, 21-19, 16-21, 21-12. Mengikuti jejak Roslin ke semifinal adalah unggulan ke-6 asal Vietnam, Nguyen Tien Minh. Peraih gelar turnamen Vietnam International Challenge 2008 ini tanpa kesulitan berarti menghentikan laju pemain Indonesia, Tommy Sugiarto, 21-12, 21-7.

Ganda Putra, Menyisakan CaTon

Unggulan ke-2, Candra/Tony meruapakan satu-satunya ganda Indonesia yang tersisa di nomor ini. Melewati hadangan wakil tuan rumah Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu (7), kematangan kualitas dan pengalaman CaTon membuat mereka unggul 21-11, 23-21. Langkah CaTon sayangnya tidak diikuti oleh dua wakil merah putih lainnya. Hendra/Joko (4) yang diharapkan mampu tampil maksimal setelah lama absen di berbagai turnamen ternyata harus menyerah dari duo asuhan Rexy, Hoon Thien How/Ong Soon Hock.

Sempat menang 21-16 di set pertama, HenJok gagal mempertahankan dominasinya dan kalah agresif di set kedua sehingga harus menyerah 18-21. Sempat memimpin di akhir set ketiga, sindrom poin kritis akhirnya membuat keduanya harus terjegal 24-26 dan memupuskan harapan mereka untuk bertemu seniornya, Candra/Tony. Hal yang sama juga sempat terjadi di babak perempatfinal Indonesia SS 2008 bulan Juni yang lalu. Ganda ke-3 Denmark, Mathias/Carsten harus berjuang ketat di dua set terakhir sebelum berhasil menaklukkan Hoon/Ong yang bermain cukup solid ini.

Di partai semifinal lainnya, unggulan teratas asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. masih belum terbendung untuk melangkah ke babak selanjutnya dan akan menantang wakil Malaysia, Mohd Razif/Tan Wee Kiong. Duet Bona/Ahsan yang sempat memberi harapan saat tampil perkasa menghadapi unggulan ke-8 di babak sebelumnya ternyata tak mampu berbuat banyak untuk mempertahankan konsistensi permainan mereka sehingga menyerah di tangan Mathias/Carsten, 15-21, 12-21.

Senasib dengan BoAh, mantan pemain Indonesia yang berbendera Singapura, Hendra Wijaya/Yoga Ukikasah juga sempat membuat kejutan saat tampil mengesankan membekap unggulan ke-7, Hu Chung Shien/Tsai Chia Hsin. Namun saat dihadapkan dengan pemain berperingkat dibawahnya, Hendra/Yoga justru tergelincir dan menyerah atas Mohd Razif/Tan Wee Kiong, 18-21, 16-21.

Ganda Putri, JoRa Hadapi Ujian Sebenarnya

Duet 5 wakil Indonesia di sektor ini masih belum mampu berbicara banyak untuk membuat kejutan besar di laga perdana mereka. Pengalaman yang lebih dari seorang Jo Novita akhirnya membawa Jo dan Rani ke babak semfinal dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bertahan di sektor ini. Setelah menggulingkan unggulan ke-2, Tsai Pei Ling/Yang Chia Chen di laga sebelumnya, JoRa kembali membuktikan kekompokan mereka dengan menghentikan perlawanan duta merah putih lainnya, Nathalia/Nadya, 17-21, 21-10, 21-14.

Ujian yang sebenarnya baru akan dihadapi oleh duo hasil kolaborasi pemain ganda kedua dan ketiga Indonesia tersebut ketika ditantang oleh Yao Lei/Shinta Mulia Sari (3) di partai empat besar. Runner up turnamen Indonesia Challenge 2008 ini kembali menunjukkan dominasinya atas para srikandi pelatnas dengan melumpuhkan Lita/Endang, 21-16, 18-21, 21-17.

Favorit juara tuan rumah yang juga menepati unggulan teratas turnamen ini, Chien Yu Chin/Cheng Wen Hsing masih belum menemui kesulitan untuk menghentikan lawan-lawannya. Setelah menang atas ganda Singapura hasil rombakan Eng Hian, Yu Yan Vanessa/Fan Frances Liu, 21-12, 21-8, Chien/Cheng akan ditantang oleh wakil negeri sakura, Yasuyo Imabeppu/Shizuka Matsuo (5). Yasuyo/Shizuka yang merontokkan perlawanan Grace.Nitya di babak sebelumnya akhirnya melaju ke semifinal setelah mengalahkan kompatriotnya, Fujii Mizuki/Reika Kakiiwa, 21-16, 17-21, 21-10.

Ganda Campuran, DevTa Masih Berpeluang

Unggulan ke-7, Devin/Lita masih berpeluang untuk melaju ke partai final setelah berhasil menumbangkan unggulan ke-2, Robert Blair/Imogen Bankier, mealui perseteruan super a lot, 13-21, 22-20, 23-21. Beruntung keduanya mampu mengatasi rasa grogi di poin-poin kritis dan tetap bermain focus. Namun untuk bisa menembus partai puncak, DevTa harus melewati hadangan pasangan Eropa lainnya, Joachim Fischer/Christina Pedersen. Meski tidak diunggulkan, ganda kedua Denmark ini terbentuk dari dua pemain yang mempunyai kualitas yang sudah tidak diragukan.

Joachim Fischer sebelumnya berpasangan dengan Britta Andersen dan sempat membuat prestasi spektakuler dengan melibas ganda peringkat atas dunia seperti Flandy/Vita (Malaysia SS 2008) dan He Hanbin/Yu Yang (Korea SS 2008). Namun sayangnya Britta sempat mengalami cedera awal tahun lalu sehingga posisinya digantikan oleh Christina Pedersen yang merupakan mantan pasangan Rasmus Bonde. Bersama Rasmus, Christina sempat menjuarai turnamen Ducth Open GP 2007. Kolaborasi dari keduanya ternyata cukup ampuh menghentikan laju unggulan asal Inggris, David Lindley/Suzanne Rayappan (5), 14-21, 21-18, 21-13.

Tuan rumah yang turun dengan kekuatan penuh berhasil memastikan satu tempat di semifinal setelah kedua wakilnya sama-sama meloloskan diri ke empat besar. Unggulan ke-4 yang juga merupakan penakluk ganda peringkat 1 Cina, Zheng/Gao, Fang Chieh Min/Cheng Wen Hsing (4) akhirnya mematahkan perlawanan rekan senegara mereka, Hsieh Yu Shin/Chien Yu Chin (6), 21-7, 21-16. Lawan keduanya di semifinal adalah junior mereka, Wang Chia Min/Wang Pei Rong. Duo Wang yang menjungkalkan Anggun/Endang di laga sebelumnya mendapatkan tiket semifinal dari pasangan Singapura, Chayut Triyachart/Yao Lei, 21-18, 15-21, 21-12.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: