Bulutangkismania's Weblog

September 14, 2008

Results Semifinal Taipei Open GP Gold ’08 : Tugas Berat DevTa & JoRa di Laga Pamungkas

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 6:35 am

Indonesia berhasil meloloskan 4 wakilnya di 4 nomor berbeda babak final turnamen Taipei Open GP Gold yang akan berlangsung minggu besok (14/9). Duet Devin/Lita yang diunggulkan di tempat ke-7 membuka peluang gelar pertama bagi Indonesia setelah menang atas wakil Denmark. Di pertandingan malam harinya, ganda senior Candra/Tony (2) dan Simon Santoso (1) berhasil membuktikan kualitasnya sebagai unggulan sedangkan Jo/Rani membuat kejutan kedua dengan melibas unggulan asal Sigapura.

Pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Shinjuang Stadium siang tadi dibuka oleh perseteruan antara wakil merah putih, Devin/Lita (7) dan pasangan Denmark, Joachim Fischer/Christina Pedersen. Di awal set pertama, DevTa yang langsung cepat beradaptasi dengan lapangan mampu mengatur penuh permainan lawannya dan selalu berhasil memimpin sebelum akhirnya menutup set ini 21-17.

Kekompakan duo Indonesia juga kembali teruji di set kedua. Sempat memimpin hingga jeda interval 11-9, keadaan berbalik untuk keunggulan Joachim/Christina, 13-12 setelah serangan pasangan Denmark berhasil mematahkan perlawanan DevTa di sisi bagian belakang lapangan. Set kedua yang lebih didominasi oleh pukulan-pukulan pendek di depan net, seringkali mengandalkan keberuntungan untuk memperoleh poin dari kedua pasangan. Tertinggal 16-18 dan 17-20, DevTa sempat menembah dua poin dan nyaris menyamakan kedudukan. Namun sergapan Joachim di depan net akhirnya menutup set ini lebih dulu, 21-19.

DevTa kembali unggul dalam perolehan poin di set ketiga, 8-6 dan 11-8. Pukulan backhand dari Joachim yang cukup kuat dan menyulitkan sayangnya tidak mampu diimbangi oleh permainan Christina di depan net. Beberapa kesempatan untuk memperoleh poin, gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Christina sehingga Joachim sempat melempar raketnya ke atas sebagai pernyataan kecewa atas performa tandem mainnya. Memimpin dengan 15-11, DevTa akhirnya menutup set ini 21-16 sekaligus memastikan langkah mereka ke partai puncak.

Di laga pamungkas, DevTa harus tampil lebih baik untuk bias mengimbangi unggulan ke-4, Fang Chieh Min/Cheng Wen Hsing. Fang/Cheng yang merupakan ganda terbaik tuan rumah sukses menghantikan laju junior mereka, Wang Chia Min/Wang Pei Rong dalam laga dua set langsung, 21-12, 21-16.

Unggulan teratas ganda putri, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin masih menang kualitas atas lawan-lawannya dan melaju mulus ke babak final. Menghadapi anak asuhan Park Joo Bong, Yasuyo Imabeppu/Shizuka Matsuo, peringkat 5 dunia tersebut dipaksa bermain 3 set, 21-14, 20-22, 21-14. Meski mendominasi jalannya pertandingan, di set kedua ganda Taiwan cukup banyak melakukan kesalahan sendiri yang memudahkan perolehan poin demi poin bagi pasangan Jepang. Sebaliknya, perpaduan kualitas khas pemain Jepang dan pertahanan yang memukau seperti senior mereka, Satoko/Miyuki, membuat tandem negeri sakura ini akhirnya mampu mencuri set kedua.

Di set penentuan, stamina yang menurun membuat perlawanan Yasuyo/Shizuka dengan mudah dipatahkan oleh duet Taiwan. Sempat memberikan perlawanan dan terus menekan lewat smash-smash keras mereka, pertanahan yang lebih rapi dari pasangan Taiwan akhirnya membuat mereka unggul dan memastikan tiket ke partai puncak.

Duet Jo/Rani yang menjadi kandidat Indonesia satu-satunya di sektor ganda putri, untuk kedua kalinya berhasil membuat sejarah dengan menghempas pasangan unggulan. Setelah di babak sebelumnya mereka menghentikan laju unggulan ke-2, kali ini JoRa tampil konsisten saat ditantang oleh unggulan asal Singapura, Yao Lei/Shinta Mulia Sari. Sempat kalah di set pertama, JoRa akhirnya mampu mendominasi dua set terakhir, 21-14, 21-12.

Sebelumnya di nomor tunggal putra, unggulan teratas Simon Santoso melenggang ke babak final dengan mengalahkan jagoan Belanda, Eric Pang 21-16, 21-15. Lawan Simon di partai puncak adalah veteran Malaysia, Roslin Hashim (7). Setelah berpeluh menghadapi Nguyen Tien Minh (Vietman) dalam laga rubber set, Roslin akhirnya mengantongi tiket final dengan kemenangan 21-17, 17-21, 21-18.

Ganda senior, Candra/Tony (2) akhirnya selangkah menuju gelar perdana mereka di tahun ini setelah menang atas ganda Malaysia, Hoon Thien How/Ong Soon Hock. Kalah 14-21 di set pertama, Hoon/Ong sempat memberikan perlawanan atas CaTon hingga skor kritis 20-20. Namun pengalaman akhirnya memberikan kemenangan set kedua untuk pasangan gado-gado Indonesia/Amerika ini 22-20 dan memastikan langkah mereka ke babak final.

Duo Denmark yang cukup enerjik dan agresif, Mathias Boe/Carsten Mogensen (1) harus mampu dipatahkan oleh pengalaman dan kualitas keduanya sebagai tandem senior. Kesolidan Mathias/Carsten yang di laga sebelumnya menghentikan duet Bona/Ashan, pada duel sempat besar tadi sore menghempas harapan pasangan muda Malaysia, Mohd Razif/Tan Wee Kiong, 21-19, 21-14.

Kesuksesan 4 wakil Indonesia tersebut sayangnya gagal diikuti oleh srikandi tunggal Indonesia, Pia Zebadiah. Adik kandung dari Markis Kido ini tak mampu menyajikan permainan maksimal saat ditantang oleh sang ratu bombay, Saina Nehwal (2). Pia yang mampu tampil memukau di laga jumat lalu dengan mengalahkan Maria Kristin (3), kali ini harus mengalami kekalahan mudah dua set langsung 9-21, 11-21. Menurut sang pelatih, Marleve Mainaky, Pia kali ini hanya mengeluarkan 40% dari performa terbaiknya. “Prestasi Pia sebenarnya bagus. Dia sempat mengalahkan beberapa pemain unggulan seperti Wong Julia dan Maria Kristin, namun entah kenapa hari ini mainnya jelek sekali,” kata Marleve.

Hasil ini semakin mendekatkan Saina pada gelar perdananya di tahun ini. Absennya unggulan teratas, Xu Huaiwen (1) membuat laga final akan lebih mudah. Tunggal nerei jiran, Lydia Cheah akan menjadi penantang Saina selanjutnya setelah pemain muda Malaysia tersebut menekuk harapan tuan rumah yang sempat membuat kejutan dengan melibas para unggulan di babak sebelumnya, Chiu Yi Ju, 21-14, 14-21, 21-12.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: