Bulutangkismania's Weblog

Januari 21, 2011

Results Quarterfinal Round Malaysia Open SS 2011 : Publik Malaysia untuk Denmark

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 11:37 pm

Pasangan beda generasi asal Denmark, Mads Conrad/Jonas Rasmussen mendapat dukungan penuh dari penonton Stadium Putra Bukit Jalil saat bertanding menghadapi jagoan Indonesia, Alvent/Hendra (3). Sedangkan pasangan Denmark lainnya, Joachim/Christinna semakin menambah panjang daftar kekalahan tandem negeri tirai bambu atas para pemain benua Eropa.

 

Suasana gemuruh penonton yang terus membahana saat pertandingan VenDra menghadapi pasangan Denmark, cukup mengganggu konsentrasi permainan Mads Conrad Petersen yang untuk pertama kalinya bertandang ke Malaysia. “Suara gemuruh penonton sebenarnya cukup menggangu namun di satu sisi juga memberikan semangat pada kami untuk memengkan pertandingan. Ini pengalaman yang pertama kali untuk saya”, ungkap pemain berusia 23 tahun yang baru dipasangkan dengan Jonas Rasmussen sejak Agustus tahun lalu ini.

 

Mads-Conrad Petersen/Jonas Rasmussen (badmintondenmark.com)

VenDra yang ditantang oleh kolaborasi beda generasi ini sempat tampil menekan di awal set pertama. Namun setelah tertinggal 6-9, konsentrasi keduanya seperti terganggu dan balik tertekan oleh komposisi bola-bola sulit pasangan Denmark. Sampai di titik kritis 10-19, duet Indonesia baru berhasil menahan permainan taktis Mads/Jonas dan mencoba menysusul 15-19. Namun sayangnya duo Denmark berhasil menutup set ini lebih dulu 21-16.

 

Di set kedua, performa pasangan Indonesia sempat membaik kembali setelah tertinggal 7-11, 9-14 dan 12-17. VenDra mampu membuktikan kematangan permainan mereka dan berbalik unggul 19-18. Namun meskipun sudah berada di atas angin dan mampu tampil lebih menekan, beberapa kesalahan sendiri di poin-poin kritis akhirnya harus memupuskan niat keduanya untuk melaju ke semifinal dengan kekalahan 19-21.

 

“Sebagai underdog, kami tidak menyangka bisa memengkan pertandingan ini dengan dua set langsung. Namun sekarang saya yakin bisa memenangkan pertandingan ini”, ungkap Mads dengan nada optimis seraya merasa beruntung karena memiliki partner seorang Jonas yang jauh lebih berpengalaman. “Motivasi kami mulai tumbuh saat kami berhasil menjadi juara Copenhagen Masters pada bulan Desember yang lalu”, tambah Jonas yang berusia 10 tahun lebih tua dari Mads. Sebagai rasa terimakasihnya terhadap publik Malaysia, pasangan Denmark tersebut ‘melempar’ tiga buah raketnya ke arah penonton.

 

Di babak semifinal, Mads/Jonas akan menantang jagoan Jepang, Naoki/Shoji yang sukses menundukkan wakil terakhir tuan rumah di sektor ini, Mohd Zakry/Hoon Thien How, 21-15, 21-19 sedangkan semifinal lainnya akan mempertemukan Bona/Ahsan (6) dan pasangan China, Chai Biao/Guo Zhendong (5). BoNan sukses melibas harapan Korea, Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo 21-17, 21-15 sedangkan Chai/Guo menjungkalkan duet Korea lainnya, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong (2), 23-21, 21-18.

 

Keberhasilan tim Denmark sebenarnya tidak hanya tercermin di satu sektor. Pasangan lainnya, Joachim/Christinna sudah lebih dulu membuka peluang untuk Denmark. Ditantang oleh unggulan ke-3, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Joachim/Christinna harus memeras keringat selama hampir 70 menit sebelum akhirnya memetik kemenangan 20-22, 21-12, 21-19. “Hari ini Joachim bermain sangat baik dan kecepatannya sulit untuk ditandingi pemain China. Kita hanya sedang tidak beruntung saat kalah di set pertama”, papar Christinna usai pertandingan.

 

Joachim Fischer/Christinna Pedersen (Routers)

“Penonton stadium ini benar-benar luar biasa memberikan support terhadap kita terutama pada pertandingan hari ini dan oleh karena itu stadium ini merupakan salah satu tempat pertandingan favorit saya” tambahnya kemudian seraya mengharap kembali dukungan publik Malaysia pada pertandingan esok harinya. Joachim ikut mengamini penyataan Christinna dan sangat menikmati dukungan penuh dari para penonton. “Saya sangat menikmati bermain di tempat ini karena seluruh penonton sepertinya selalu mendukung kami, itulah alas an kenapa saya melemparkan baju saya untuk mereka usai pertandingan” cerita Joachim dengan penuh suka cita.

 

Kemenangan pasangan Denmark ini kian menambah daftar panjang kekalahan pasangan China atas duet para pemain Eropa. Namun China masih memiliki dua harapan lainnya untuk meraih gelar di sektor ini setelah He Hanbin/Ma Jin (7) menekuk unggulan ke-2, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, 16-21, 21-11, 21-19 dan Tao Jiaming/Tian Qing yang menyingkirkan Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing (4) 21-23, 21-12, 21-13. He/Ma akan menantang Joachim/Chris sedangkan Tao/Tiang akan menjejali ketangguhan penakluk China lainnya, Robert Blair/Gabrielle White. Gado-gado Skotlandia-Inggris ini menghentikan langkah wakil terakhir utusan Thailand di turnamen ini, Songphon/Kunchala, 21-15, 18-21, 21-17.

 

Di sektor ganda putri dominasi para pebulutangkisnya masih sulit dipatahkan. Empat wakil negeri panda tersebut di turnamen ini melenggang mulus hingga semifinal sekaligus memastikan gelar kedua untuk China. Du Jing/Pan Pan (5) yang menjungkalkan unggulan teratas, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin, 21-19, 21-16 akan menghadapi Tian Qing/Zhao Yunlei (8) yang menang mudah atas tandem Singapura, Yao Lei/Shinta Mulia Sari, 21-7, 21-11. Sedangkan Wang Xiaoli/Yu Yang (6) yang melumat unggulan kedua, Petya/Anastasia 21-15, 21-10, dijadwalkan akan bertemu Cheng Shu/Ma Jin (7) yang mendepak tandem terbaik Korea saat ini, Ha Jung Eun/Kim Min Jung, 21-18, 21-15 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: