Bulutangkismania's Weblog

April 28, 2011

Results 1st Round India Open SS 2011 : Saina Gagal Ciptakan Sejarah

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:44 am

Impian besar Saina untuk menciptakan sejarah mengoleksi gelar pertama turnamen India Open SS di luar dugaan harus kandas di laga perdananya. Para srikandi negeri sakura terbukti ampuh menjadi jegalan terberat Saina di tahun ini. Sementara itu tim merah putih juga kembali harus menelan ‘pil pahit’ di sektor tunggal setelah hanya mampu meloloskan tiga wakilnya ke babak 16 besar.

Saina Nehwal

Tahun ini India berhasil menggantikan Swiss untuk menjadi ‘host’ turnamen Super Series sekaligus meningkatkan pamor turnamen yang sebelumnya hanya bertitel Grand Prix Gold. Sang bintang tuan rumah, Saina Nehwal yang bercita-cita besar untuk meraih gelar  perdana di turnamen ini kembali harus terjungkal langkahnya oleh para pebulutangkis negeri Jepang. Setelah pada turnamen Korea Open SS yang lalu Saina takluk dari Sayaka Sato, putrid Jepang lainnya, Eriko Hirose kembali menjadi batu sandungan bagi peraih mahkota dua edisi Indonesia Open berturut-turut ini.

Berlokasi di tempat yang sama, bulan Oktober tahun lalu Saina berhasil menaklukkan Wong Mew Choo untuk meraih emas Commonwealth Games dan gelar tunggal putri India Open GP Gold 4 bulan sebelumnya. Namun hasil berbeda harus diukir oleh dara kelahiran 17 Maret 1990 tersebut ketika menantang tunggal Jepang, Ai Goto di babak pertama. Hanya dalam waktu 35 menit, Saina yang bertanding sebagai penutup laga babak pertama harus menyerah 17-21, 19-21. Bermain di kandang sendiri yang didukung penuh oleh supporter tuan rumah ternyata justru menjadi bumerang baginya yang tidak mampu keluar dari tekanan permainan Goto.

“Ini kali pertama saya mengalahkan dia (Saina, red) dan ini tentu saja salah satu catatan terbaik di sepanjang karir badminton saya”, ungkap Goto usai pertandingan. “Sebenarnya saya cukup optimis untuk menang dan sudah memprediksi bahwa Saina akan bermain di bawah tekanan di depan para pendukungnya” ungkap peringkat 24 dunia ini.

Sementara itu Saina sendiri mengaku sangat kecewa dengan penampilannya hari ini. “Saya sempat bingung, pukulan apa yang harus saya lakukan untuk meredam perlawanannya. Pergerakannya cepat, bola-bola drop shot dan smash-nya membuat saya cukup tertekan, perkembangan permainannya cukup pesat sejak kali terakhir kita bertemu” aku Saina dengan nada kecewa. “Saya tidak tahu harus berkata apalagi, semua terjadi begitu cepat” paparnya kemudian.

R M V Gurusai Dutt

Sementara itu di sektor tunggal putra, pebulutangkis Thailand, Boonsak Ponsana (4) juga harus tersingkir lebih awal setelah berjibaku lebih dari satu jam menghadapi wakil tuan rumah, R. M. V. Gurusai Datt. Melalui pertarungan panjang rubber set, Boonsak akhirnya menyerah 20-22, 21-18, 19-21. Unggulan lainnya, Peter Gade (3) juga nyaris menyusul Boonsak saat mengahadapi tunggal Jepang yang sedang bersinar, Kazushi Yamada. Kalah 13-21 di set pertama, nasib Gade sebenarnya sudah berada di ujung tanduk ketika kembali tertinggal 17-20 di set kedua. Beruntung pengalamannya untuk bermain lebih tenang mampu membalikkan keadaan menjadi 22-20 dan akhirnya menang telak 21-8 di set berikutnya.

Nasib kurang beruntung sepertinya masih enggan beranjak dari kubu merah putih setelah sempat mengalami kegagalan beruntun pada tur Eropa sesi pertama beberapa waktu yang lalu. Sony Dwi Kuncoro yang sempat dihantui cedera punggung dan lutut sejak beberapa bulan yang lalu tak mampu berbuat banyak saat meladeni Sourabh Verma asal India dan menyerah dua set langsung 18-21, 19-21. Menyusul beberapa jam kemudian pebulutangkis tulang punggung Indonesia, Simon Santoso (5) juga takluk straight set atas tunggal Jepang, Takuma Ueda, 13-21, 20-22.

Wakil Indonesia lainnya, Hayom Rumbaka dan sang juara tahun lalu, Alamsyah Yunus juga terhenti di laga perdana mereka setelah masing-masing kalah dari Lee Hyun Il, 16-21, 19-21 dan Hu Yun (8), 21-13, 17-21, 19-21. Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor tunggal putra adalah pebulutangkis independen, Taufik Hidayat (2) yang menang mudah atas wakil India, Anup Sridhar, 21-13, 21-5.

Maria Febe

Sedangkan di sektor tunggal putri, srikandi senior, Adrianti Firdasari sempat memberikan perlawanan hebat atas tunggal nomor satu Jepang, Eriko Hirose (5) di set pertama. Permainan taktis Firda di set pertama mampu membuatnya unggul 21-18. Kelincahan Firda sayangnya tidak berlanjut di dua set berikutnya. Eriko yang sudah mampu menampilkan performa terbaiknya mampu meladeni permainan reli-reli Firda dan berbalik menang 21-8, 21-16. Di partai sebelumnya, Maria Febe harus mengakui ketangguhan pemain Singapura, Gu Juan, 11-21, 11-21.

Dengan demikian tunggal putri merah putih akan menggantungkan harapannya kepada dua pebulutangkis muda, Aprilia Yuswandari dan Lindaweni Fanetri. April yang bermain lebih agresif tanpa banyak kesulitan menghentikan laju harapan tuan rumah, Trupti Murgunde, 21-12, 21-5 sedangkan Lindaweni harus memerah keringat dalam laga 70 menit untuk merontokkan Ayane Kurihara, 24-22, 19-21, 21-18. Kematangan Linda yang saat ini dipercaya sebagai tunggal ke-3 Pelatnas ini makin terasah ketika Ayane yang sempat unggul 19-16 di set pertama mampu disamakan dan akhirnya berbalik menang.

Di sektor ganda, para pemain unggulan akan tampil langsung pada babak kedua setelah mendapat ‘bye’ di babak pertama. Publik tuan rumah kembali harus kehilangan wakil terbaiknya sekaligus juara bertahan sektor campuran, duet Diju Valiyaveetil/Jwala Gutta yang akhirnya mundur karena cedera punggung kambuhan yang dialami Diju membuatnya harus menjalani operasi kecil untuk memulihkan staminanya.

(www.bulutangkismania.wordpress.com)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: