Bulutangkismania's Weblog

Mei 25, 2011

Road to Quarterfinal Sudirman Cup 2011 : Bungkam Thailand, Taiwan dan India ke Delapan Besar

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 2:24 pm
Tags: , ,

SUDIRMAN CUP 2011

Delapan negara akhirnya memastikan diri kebabak perempatfinal Sudirman Cup 2011 setelah berhasil menduduki posisi 1 dan 2 di grup masing-masing. Partarungan ‘hidup-mati’ terjadi di grup 1C antara Thailand dan Taiwan sedangkan China dan Jepang akhirnya menjadi dua yang terbaik di grup 1A. Indonesia dan Malaysia di grup 1B serta Denmark dan Korea Selatan di grup 1D yang sudah memastikan diri ke delapan besar masih akan berjibaku malam ini (25/5) ini menentukan siapa yang lebih layak sebagai juara grup.

Grup 1A : Schenk Tersukses, China dan Jepang ke 8 besar

Di grup 1A, pemain Jerman Juliane Schenk mencatat langkah besar dalam perjalanan karirnya setelah pada laga perdana menghadapi tuan rumah China, berhasil menumbangkan peringkat satu dunia Wang Shixian 21-19, 21-16 di depan publiknya sendiri. Kesuksesan ini melengkapi sejarah kemenangan Schenk atas dua tunggal putri China lainnya, Wang Yihan dan Jiang Yanjiao sekaligus mensejajarkannya dengan dua tunggal putri dunia lainnya yang sanggup meredam perlawanan pemain putri China, Tine Rasmussen dan Saina Nehwal.

“Saya tahu akan menjadi suatu tantangan yang cukup besar saat menantang dia (Shixian) di depan publiknya sendiri. Tapi saya sudah siap dengan apapun yang akan terjadi” ungkap pebulutangkis yang punya senjata andalan ‘jumping smash’ ini usai pertandingan. “Meskipun sudah unggul 3-0, pertandingan tadi tidak berjalan mudah untuk Shixian. Dia bermain di bawah tekanan karena begitu banyak pemain tunggal putri yang sangat bagus disana sedangkan saya bisa bermain lebih relax dan mencoba untuk bermain agresif sejak awal pertandingan” lanjut pemain 28 tahun ini yang kerap melakukan latih tanding dengan para pemain putra di negaranya.

“Saya berharap bisa lebih konsisten agar dapat menjadi juara pada turnamen besar tapi setidaknya saat ini saya sudah membuktikan bahwa saya memiliki kemampuan untuk mengalahkan para pemain top dunia” urai Schenk dengan optimis.

Konsistensi Schenk kembali teruji saat menantang Jepang di laga paling menentukan dan kembali menjadi satu-satunya penyumbang poin untuk Jerman dengan menghempas Eriko Hirose, 21-15, 18-21, 21-19. Sayangnya kemenangan Schenk ini gagal diikuti oleh para pemain Jerman lainnya sehingga harus puas sebagai juru kunci grup 1A. Sementara itu pada laga perebutan juara grup, dominasi para pebulutangkis China tak terbantahkan saat menantang jagoan negeri sakura. Negeri tirai bambu tersebut memetik kemenangan mutlak 5-0 yang semua laganya dimenangi dengan ‘straight set’.

Hasil Pertandingan Grup 1A :

China vs Jerman 4-1

Xu Chen/Ma Jin vs Michael Fuchs/Birgit Michels 21-13, 21-11

Lin Dan vs Marc Zwiebler 21-10, 21-16

Fu Haifeng/Cai Yun vs Ingo Kindervater/Johannes Schoettler 21-14, 21-9

Wang Shixian vs Juliane Schenk 19-21, 16-21

Tian Qing/Zhao Yunlei vs Birgit Michels/Sandra Marinello 21-12, 21-9

Jepang vs Jerman 4-1

Shintaro Ikeda/Reiko Shioto vs Michael Fuchs/Michels Brigit 17-21, 22-20, 21-18

Kenichi Tago vs Marc Zwiebeler 21-11, 21-18

Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto vs Ingo Kindervater/Johannes Scoettler 21-16, 16-21, 21-15

Eriko Hirose vs Julian Schenk 15-21, 21-18, 19-21

Satako Suetsuna/Miyuki Maeda vs Sandra Marinello/Michels Birgit 21-16, 21-11

China vs Jepang 4-1

Fu Haifeng/Cai Yun vs Shoji Sato/Naoki Kawamae 21-15, 21-14

Wang Xin vs Sayaka Sato 21-12, 21-11

Lin Dan vs Sho Sasaki 22-20, 21-19

Yu Yang/Wang Xiaoli vs Mami Naito/Shizuka Matsuo 21-15, 21-10

Xu Chen/Ma Jin vs Harokatsu Hashimoto/Mizuki Fujii 21-14, 21-10

Grup 1B : Campuran Rusia Mendominasi, Indonesia-Malaysia Incar Juara Grup

Dua ganda campuran Rusia, Vitalij Durkin/Nina Vislova dan Alexandr Nikolaenko/Valeria Sorokina mendominasi sektor ganda campuran di grup 1B dengan menaklukkan para jagoan Indonesia dan Malaysia. Ditantang oleh runner up India Open SS 2011, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah, duet Rusia Vitalij/Nina sudah tampil menekan sejak awal set pertama. Dominasi keduanya terus berlanjut hingga kedudukan kritis 20-17. Setelah sempat tertahan, duet Rusia akhirnya menutup set ini lebih dulu 26-24 dan mengulang kesuksesan mereka 21-19 di set kedua sekaligus mengoleksi poin pertama bagi Rusia.

Rusia yang tidak diperkuat pemain tunggal terbaiknya, Ella Diehl akhirnya harus mengakui keunggulan Indonesia di empat sektor lainnya dalam laga dua set langsung berdurasi sekitar setengah jam. Keberhasilan ganda campuran Rusia juga diikuti oleh pasangan Alexandr/Valeria yang menekuk jagoan muda Malaysia, runner up turnamen Malaysia Open GP Gold, Chan Peng Son/Goh Liu Ying, 21-19, 21-18. Tandem Rusia yang sempat tertinggal 16-18 di set pertama ternyata mampu membalikkan keadaan dan berbalik menang dua set langsung.

Setali tiga uang dengan pertandingan di hari pertama, Rusia juga tidak mampu berbuat banyak saat menantang Malaysia di 4 nomor lainnya. Namun meskipun gagal mengoleksi poin, duet Nina/Valeria yang ditantang oleh pasangan mantan peringkat satu, Wong Pei Tty/Chin Eei Hui mampu memperlihatkan perjuangan maksimal sebelum akhirnya menyerah dalam laga 3 set.

“Lutut saya mulai membaik dan semoga kedepannya akan terus membaik lagi” ungkap Pei Tty yang sempat rehat 8 bulan dari dunia bulutangkis akibat cedera lutut yang dialaminya. “Sudirman Cup cukup penting bagi kami tapi target kami selanjutnya adalah kejuaaran dunia dan lolos kualifikasi Olimpiade 2012” lanjutnya kemudian.

Hasil ini menempatkan Indonesia dan Malaysia di posisi yang sama dengan memetik 4 poin kemenangan. Penentuan juara grup akan dipertandingkan pada hari ini (25/05) dan kedua negara sama-sama bertekad untuk menjadi juara agar bisa menghindari pertempuran dini dengan sang juara bertahan, China.

Hasil pertandingan Grup 1B :

Indonesia vs Rusia 4-1

Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet vs Vitalij Durkin/Nina Vislova 22-24, 19-21

Simon Santoso vs Vladimir Ivanov 21-14, 21-9

Bona Septano/ Mohammad Ahsan vs Vitalij Durkin/ Alexandr Nikolaenko 21-15, 21-10

Adriyanti Firdasari vs Tatjana Bibik 21-14, 21-17

Greysia Polii/Meiliana Jauhari vs Valeria Sorokina/ Nina Vislova 21-3, 21-18

Malaysia vs Rusia 4-1

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying vs Alexandr Nikolaenko/Valeria Sorokina 19-21, 18-21

Lee Chong Wei vs Ivan Sozonov 21-9, 21-10

Tee Jing Yei vs Anastasia Prokopenko 21-17, 21-13

Koo Kean Keat/Tan Boon Heong vs Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov 21-9, 21-17

Chin Eei Hui/Wong Pei Tty vs Valeria Sorokina/Nina Vislova 21-12, 19-21, 21-15

Grup 1C : Resiko Duet ‘Uji Coba’ Thailand

Thailand yang turun dengan sebagian besar kekuatan para pemain mudanya akhirnya harus berujung tragis dengan kekalahan di dua pertandingan menghadapi Taiwan dan India. Semangat regenerasi yang semula didegungkan untuk menambah pengalaman para pebulutangkis muda harus ditebus dengan tehentinya negera gajah putih tersebut di babak penyisihan grup setelah para pemain tunggal yang diharapkan mampu meraih poin ternyata tidak berjalan sesuai dengan rencana.

Petaka Thailand bermula saat kalah 2-3 dari tim India yang beberapa tahun terakhir sempat mencuat prestasinya. India yang pada edisi sebelumnya hanya menempati level 3 tahun ini naik drastis ke level tertinggi setelah berdasarkan perhitungan total perolehan poin yang diambil dari peringkat para pemainnya per 3 Maret 2011 mampu menempati 10 besar dunia.

Keberanian Thailand memasang Bodin/Maneepong untuk menggantikan posisi Sudket/Songphon ternyata tidak didukung kemenangan para senior mereka, Boonsak Ponsana dan Duanganong/Kunchala atas lawan-lawannya. Tunggal terbaik Thailand, Boonsak Ponsana yang diharapkan mampu menyumbang poin ternyata gagal mengatasi tunggal India, Kashyap P dan menyerah dalam laga 3 set. Kekalahan ini juga diikuti oleh pasangan senior Duanganong/Kunchala atas Jwala/Ashwini meskipun secara pengalaman duet Thailand berada di atas pasangan India.

Beruntung sang bintang muda, Ratchanok Inthanon mampu membukukan prestasi gemilang dengan menekuk tunggal terbaik India, Saina Nehwal, 21-14, 22-20. Konsistensi Inthanon juga kembali teruji ketika menantang pemain gaek Taiwan, Cheng Shao Chieh dan mengantongi kemenangan 21-9, 21-17. Pertarungan ‘hidup-mati’ Thailand saat menghadapi Taiwan sayangnya tidak mampu dimanfaatkan dengan baik dengan kembali menempatkan duet pasangan muda, Maneepong/Savitree di sektor campuran dan duet beda generasi Songphon/Bodin di sektor ganda putra. Pasangan ‘uji coba’ ini akhirnya menyerah dua set langsung dari tandem Taiwan yang secara pengalaman lebih matang dari keduanya. Kekalahan kedua kalinya yang dialami oleh Thailand akhirnya memupus harapan negeri ini untuk melaju ke babak perempatfinal.

Hasil Pertandingan Grup 1C :

Taiwan vs India 3-2

Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin vs Aparna Balan/Arun Vishnu 21-17, 21-10

Hsueh Hsuan Yi vs Kashyap P. 16-21, 13-21

Lee Sheng Mu/Fang Chieh Min vs Sanave Thomas/Rupesh Kumar K. T. 21-15, 21-18

Tzu Ying Tai vs Saina Nehwal 10-21, 21-12, 17-21

Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien vs Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa 21-15, 21-17

India vs Thailand 3-2

Sanave Thomas/Rupesh Kumar vs Bodin Isara/Maneepong Jongjit 21-13, 21-17

Saina Nehwal vs Ratchanok Inthanon 14-21, 20-22

Kashyap P vs Boonsak Ponsana 12-21, 21-18, 21-16

Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa vs Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitohanaikul  21-18, 15-21, 21-19

Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam vs Pranav Chopra/Prajakta Sawant 21-18, 21-7

Taiwan vs Thailand 3-2

Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing vs Maneepong Jongjit/SavitreeAmitrapai 21-9, 21-10

Chou Tien Chen vs Boonsak Ponsana 15-21, 15-21

Lee Sheng Mu/Fang Chieh Min vs Songphon Anugritawayon/Bodin Issara 21-12, 21-18

Cheng Shao Chieh vs Ratchanok Inthanon 9-21, 17-21

Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin vs Saralee Thoungthongkam/Kunchala Voravichitchaikul 21-13, 21-12

Grup 1D : Denmark Tampil Sempurna, Korea Akhiri Mimpi Inggris

Dominasi Denmark di grup 1D menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi negeri ginseng Korea di laga hari ini (25/5) untuk menentukan juara grup. Setelah memetik kemenangan sempurna 5-0 atas tim Inggris, posisi Denmark yang berada di atas angin memberikan suntikan motivasi bagi satu-satunya tim Eropa yang masuk ke-8 besar ini untuk menjadi juara grup. Peraturngan yang paling seru tersaji saat pasangan Jonas/Mads Conrad yang menantang Andrew/Chris tertinggal 13-18 di set ketiga ternyata berbalik unggul saat mampu memenangkan permainan reli-reli cepat di depan net.

Satu-satunya poin yang diperoleh Inggris dipersembahkan oleh Rajiv Ouseph yang menantang tunggal Korea, Park Sung Hwan. Rajiv yang menggantikan posisi Andrew Smith sebagai tunggal pertama Inggris mampu bermain agresif setelah jeda interval set pertama. Tertinggal 5-11, Ouseph mampu membalikkan keadaan 16-13 dan terus mendominasi pertandingan hingga akhir set.

Di sektor putri, Elizabeth Cann juga tampil memukau dan memaksa Bae Youn Joo untuk memerah keringat dalam laga 3 set meskipun akhirnya harus menyerah  di laga penentuan. Kemenangan 4-1 Korea atas Inggris menempatkan tim ini di posisi kedua di bawah Denmark.

Hasil Pertandingan Grup 1D :

Denmark vs Inggris 5-0

Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen vs Nathan Robertson/Jenny Wallwork 17-21, 21-15, 21-10

Peter Gade vs Rajiv Ouseph 21-17, 21-17

Jonas Rasmussen/Mads Conrad-Petersen vs Andrew Ellis/Chris Adcock 16-21, 21-15, 23-21

Tine Baun vs Elizabeth Cann 21-14, 21-18

Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen vs Gabrielle White/Jenny Wallwork 21-16, 21-13

Korea Selatan vs Inggris 4-1

Lee Yong Dae/Ha Jungeun vs Nathan Robertson/Jenny Wallwork 19-21, 21-17, 21-15

Park Sung Hwan vs Rajiv Ouseph 23-25, 16-21

Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun vs Anthony Clark/Chris Langridge 21-16, 21-13

Bae Yooun Joo vs Elizabeth Cann 18-21, 21-18, 21-8

Kim Min Jung/Ha Jung Eun vs Jennifer Wallwork/Gabrielle White 21-9, 21-8

Grup 2A : Pi Hongyan Turun Lapang, Ukraina Curi Poin Hongkong

Lama gantung raket di turnamen resmi internasional namun bukan bearti membuat mantan ratu bulutangkis Eropa, Pi Hongyan berhenti total dari dunia tepok bulu. Komitmennya untuk terus memajukan bulutangkis Perancis berhasil dia tularkan kepada junior-juniornya. Seolah-olah tak mau ketinggalan dengan perhelatan turnamen beregu terakbar di tahun ini, Pi kembali turun lapang untuk membuktikan diri bahwa kemampuannya masih patut diperhitungkan. Meskipun harus rela Perancis hanya menempati level dua di turnamen ini, Pi dan rekan-rekannya mampu menempel ketat peringkat teratas grup 2A, Hongkong  setelah memetik kemenangan atas Polandia 3-2.

Hongkong akhirnya menjadi juara grup sementara setelah memetik kemenangan 4-1 atas para pemain Ukraina. Satu-satunya poin yang berhasil dicuri oleh Ukraina dipersembahkan tunggal Valeriy Atrashchenkov yang diluar dugaaan mampu menaklukkan Hu Yun dalam pertandingan rubber set.

Hasil Pertandingan Grup 2A :

Perancis vs Polandia 3-2

Baptiste Careme/Audrey Fontaine vs Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba 13-21, 4-21

Brice Leverdez vs Hubert Paczek 21-16, 21-19

Pi Hongyan vs Anna Narel 21-11, 21-7

Baptiste Careme/Matthieu Lo Ying Ping vs Wojciech Szkudlarzcyk/Lukasz Moren 21-17, 18-21, 10-21

Audrey Fontaine/Laura Choinet vs Anna Narel/Poprzecko Martyna 21-17, 21-8

Hong Kong vs Ukraina 4-1

Chan Tsz Kit/Lo Lok Kei vs Vitaly Konov/Dmytro Zavadsky 21-16, 21-18

Yip Pui Yin vs Elena Prus 21-8, 21-12

Hu Yun vs Valeriy Atrashchenkov 10-21, 21-7, 19-21

Tse Ying Suet/Poon Lok Yan vs Anna Kobceva/Elena Prus 21-9, 21-17

Wong Wai Hong/Chau Hoi Wah vs Dmytro Zavadsky/Larisa Griga 21-15, 21-10

Grup 2B : Singapura Pimpin Klasemen Grup Sementara

Tim Singapura yang hanya berada di level dua memetik kemenangan sempurna atas Kanada 5-0 dan memimpin klasemen sementara perolehan poin untuk grup 2B. Satu-satunya perlawanan seru yang mampu diberikan Kanada terjadi di sektor ganda putra antara Chayut/Liu dan Adrian/Derrick. Sempat tertinggal lebih dulu 18-21, duet Singapura mampu memaksakan rubber set dengan berbalik unggul 21-18 di set kedua. Di set ketiga sebenarnya pasangan Kanada sudah uunggul 17-13 lebih dulu. Namun konsistensi untuk terus bermain agresif yang disajikan Chayut/Liu mampu membalikkan keadaan di saat-saat kritis 22-20.

Sementara itu Tony Gunawan yang bermain dibawah bendera Amerika mampu mengoleksi 4 angka kemenangan atas tim Belanda. Satu-satunya kemenangan negeri kincir dibukukan oleh tunggal Rune Massing atas Pognairat setelah berjibaku rubber set selama hampir satu jam.

Hasil Pertandingan Grup 2B :

Singapura vs Kanada 5-0

Chayut Triyachart/Yao Lei vs Adrian Liu/Joycelyn Ko 21-14, 21-16

Wong Zi Liang Derek vs Stephan Wojcikiewicz 21-13, 21-7

Gu Juan vs Michelle Li 21-17, 21-9

Chayut Triyachart/Liu Yi vs Adrian Liu/Derrick Ng 18-21, 21-18, 22-20

Yao Lei/Shinta Mulia Sari vs Michelle Li/Alex Bruce 21-18, 21-17

Belanda vs Amerika Serikat 1-4

Jacco Arends/Ilse Vaessen vs Eva Lee/Howard Bach 17-21 22-20 17-21

Rune Massing vs Pongnairat Sattawat 20-22 21-12 21-16

Jorrit De Ruiter/Dave Khodabux vs Tony Gunawan/Howard Bach 8-21 6-21

Patty Stolzenbach vs Rena Wang 10-21 13-21

Samantha Barning/ Iris Tabeling vs Peng Yun/Eva Lee 21-18 16-21 17-21

Hasil-hasil Pertandingan Lainnya :

Grup 3A :

Australia vs Republik Ceko 5-0

Peru vs Slovakia 4-1

Republik Ceko vs Slovakia 5-0

Australia vs Peru 3-2

Group 3B :

Afrika Selatan vs Bulgaria 4-1

Swedia vs Vietnam 3-2

Swedia vs Bulgaria 4-1

Vietnam vs Afrika Selatan 5-0

Grup 4

Filipina vs Israel 5-0

Srilanka vs Republik Seychelles 5-0

Srilanka vs Israel 5-0

Islandia vs Republik Seychelles 5-0

Srilanka vs Islandia 3-2

Filipina vs Republik Seychelles 5-0

(www.bulutangkismania.wordpress.com)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: