Bulutangkismania's Weblog

Juni 23, 2011

Results 1st Round Indonesia Open Premier SS 2011 : Taufik dan Firda Jaga Wibawa

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:29 am
Tags: , , , ,

Diantara 8 pemain tunggal merah putih yang berlaga di babak pertama turnamen Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011 yang berhadiah total USD 600,00 ini, hanya Taufik dan Firda yang berhasil menjaga prestige pemain tunggal Indonesia sebagai tuan rumah dengan meloloskan diri ke babak kedua.

 

Adrianti Firdasari akhirnya menjadi satu-satunya srikandi yang tersisa di turnamen ini setelah melewati hdangan cukup berat dari pemain muda Singapura, Gu Juan. Dalam laga alot tiga ‘game’, Firda yang sempat unggul 16-12 di set pertama, tidak mampu mempertahankan ritmenya dan akhirnya berbalik menyerah 19-21. Permainan taktis Firda menjelang akhir set kedua membuatnya mampu memaksa ‘rubber set’, 21-16.

 

Tunggal senior Indonesia berperingkat 29 dunia tesebut kembali mampu menguasai jalannya pertandingan di set ketiga hingga unggul cukup jauh 15-10. Keuletan Gu Juan ternyata mampu mampu menciptakan momentum untuk menyamakan kedudukan 16-16. Setelah saling mengejar poin, motivasi besar Firda untuk membalas kekalahannya pada turnamen All England Premier SS akhirnya berbuah manis ketika mampu menutup set ini lebih dulu 21-19. Di babak kedua, Firda akan menantang sang pembuat kejutan terbesar di babak pertama turnamen ini, Tai Tzu Ying asal Taiwan yang mampu membungam Wang Xin (2), 15-21, 21-15, 21-19.

 

Dua tunggal putri Indonesia lainnya yang juga lolos ke babak pertama, Maria Febe dan Fransiska Ratnasari (Nana, red) tersandung langkahnya ketika menantang tunggal Jepang dan Thailand, dua negara ‘kuda hitam’ yang cukup menanjak prestasinya di bebeberapa turnamen terakhir. Febe akhirnya kandas 13-21, 19-21 atas Ayane Kurihara sedangkan Nana takuk di tangan bintang muda, Ratchanok Inthanon, 18-21, 21-9, 18-21.

 

Selain Wang Xin, tunggal Korea Bae Youn Joo (5) juga harus angkat koper lebih dulu setelah tidak mampu melewati hadangan pemain Jerman, Juliane Schenk. 21-15, 20-22, 14-21.

 

Di sektor tunggal putra, Taufik Hidayat (3) menjadi satu-satunya harapan Indonesia setelah berjibaku keras 3 ‘game’ dalam laga 77 menit untuk melumpuhkan pemain muda Malaysia, Daren Liew, 30-28, 21-23, 21-12. Daren sempat menguasai jalannya pertandingan pada set pertama sebelum akhirnya di poin 19-19 ketika kedua pemain terlibat mengejar angka dan berhasil menyeimbangi satu dengan yang lain.

 

Memasuki set kedua, Taufik balik mampu menguasai keadaan hingga unggul dan menyentuh ‘match point’ lebih dulu 20-17. Sayangnya kesempatan ini tidak dipergunakan dengan baik oleh Taufik sehingga memberikan kesempatan bagi Daren untuk balik menyerang dan mengubah keadaan. Taufik akhirnya mampu menunjukkan permainan terbaiknya ketika memasuki paruh akhir set ketiga dan akhirnya memenangkan pertandingan.

 

Chong Wei Harapkan Dukungan Publik Indonesia

 

Kesuksesan Taufik sayangnya tidak diikuti oleh empat pemain tunggal putra lainnya. Tommy Sugiarto dipaksa menyerah oleh unggulan teratas, Lee Chong Wei, 16-21, 8-21 sedangkan Alamsyah Yunus tak jauh berbeda nasibnya ketika harus menantang Lin Dan (2) harus tersungkur 12-21, 15-21.

 

“Saya sudah tiga kali bertemu Tommy di tahun ini jadi sehingga cukup paham dengan tipe permainannya. Saya berharap fans Indonesia akan mensupport saya di turnamen ini” ujar Lee usai pertandingan.

 

Sementara itu Lin Dan yang sempat mengalami masalah kesehatan saat final turnamen Singapore Open SS pekan lalu mengaku termotivasi untuk bermain maksimal di Indonesia. “Saya mengalami masalah kesehatan di Singapore Open SS pekan lalu dan saya harus mampu menjaga kesehatan tubuh saya untuk pertandingan-pertandingan kali ini. Saya akan bermain maksimal untuk memenangkan semua pertandingan saya di Indonesia,” urai Lin Dan usai mengalahkan Alam.

 

Hayom Rumbaka yang menghadapi pemain muda Korea, Shon Wan Ho akhirnya harus mengakui ketangguhan tunggal peringkat 23 dunia  tersebut setelah beruang lebih dari 1 jam, 21-17, 14-21, 19-21. Sementara Simon Santoso yang pekan lalu mampu tampil cukup baik saat menantang Lin Dan pekan lalu justru tak mampu berbuat banyak ketika meladeni Chen Jin dan menyerah 9-21, 14-21 (FEY).

 

(www.bulutangkismania.wordpress.com)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: