Bulutangkismania's Weblog

Agustus 13, 2011

Road to Semifinal World Championship 2011 : Schenk Pertahankan Hegemoni Eropa

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 9:24 am
Tags: , , , ,

Setelah sukses menjadi ‘perintis’ sebagai pebulutangkis pertama yang mampu menumbangkan tunggal China di babak 16 besar, konsistensi Juliane Schenk (9) untuk masuk dalam jajaran elit pebulutangkis top dunia kembali teruji dengan menundukkan sang ratu bulutangkis Eropa, Tine Baun (5).

Keterbatasan pemain bulutangkis putri yang memiliki kualitas dunia di negara Jerman ternyata mampu diubah menjadi suatu kelebihan bagi seorang Juliane. Memanfaatkan ‘sparring partner’ dari pemain putra tidak hanya membuat Juliane terkesan ‘garang’ dengan pukulannya di lapangan namun juga melatih stamina dan kecermatan strateginya ketika menghadapi lawan yang ‘berbeda’ dari biasanya.

Di turnamen ini Juliane yang harus bermain 3 set, 22-20, 18-21, 21-11 ketika menjajal tunggal Indonesia, Lindaweni Fanetri kembali harus memerah keringat ketika menantang Jiang Yanjiao (4) di babak ketiga. Kalah telak 7-21 di set kedua setelah mengantongi kemenangan 21-11 di set pertama membuat Juliane tampil lebih agresif di laga penentuan. Tunggal Jerman ini langsung unggul jauh 11-2 saat jeda interval. Meskipun Jiang mampu memperkecil selisih poin menjadi 11-14, Juliane ternyata masih sulit untuk dibendung dan menamatkan set ini lebih dulu 21-17

“Para pemain China sebenarnya mampu dikalahkan dan jika saya sebagai orang pertama yang mampu melakukannya (di turnamen ini, red), hal tersebut tentu sangat bagus. Saya harap nanti akan lebih banyak yang mengikuti saya” papar Juliane usai pertandingan.

Schenk akhirnya memastikan tiket 4 besar setelah di laga perempatfinal tadi malam (12/8) tampil sempurna saat menghadapi tunggal Denmark, Tine Baun. Hanya dalam tempo setengah jam, Juliane menyudahi perlawanan Tine, 21-9, 21-10.

Kemenangan ini mempertemukannya dengan wakil Asia, Cheng Shao Chieh yang juga sama-sama membuat kejutan besar di turnamen ini. Shao Chieh yang menghadapi unggulan teratas turnamen ini, Wang Shixian di luar dugaan mampu menghentikan tunggal terbaik China tersebut, 21-16, 21-17. Hasil ini semakin memperpanjang rekor kemenangan Shao Chieh atas Shixian setelah pada turnamen sebelumnya di Indonesia, Shixian juga harus menyerah dua set langsung.

Pemain Taiwan berusia 25 tahun yang tampil eksentrik dengan tato, kalung dan jam tangannya ini mengaku pada media bahwa permainannya saat ini menjadi lebih matang, “Mungkin sekarang saya menjadi lebih kuat dan lebih matang. Saya tidak mau memikirkan bahwa hari ini akan menghadapi pemain unggulan, hal tersebut akan membuat saya berada dalam tekanan.”

Selain Lindaweni, srikandi lainnya, Adriyanti Firdasari sudah harus angkat koper lebih dulu ketika kalah dari pemain muda Irlandia, Magee Chloe, 21-13, 22-24, 13-21.

Di sektor putra, tiga pemain Indonesia yang lolos kualifikasi turnamen ini hanya mampu mengukir prestasi tertinggi hingga babak ketiga. Hayom Rmbaka yang menghadapi pebulutangkis Finlandia, Ville Lang, ternyata harus menyerah 17-21, 18-21 di babak perdana tanpa sempat bertemu Lee Chong Wei di babak selanjutnya.

Semetara itu Taufik Hidayat harus menelan pil pahit di babak kedua takluk dua set langsung atas pebulutangkis muda Singapura, Derek Wong, 17-21, 14-21 tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-30. Menyusul kedua rekannya adalah Simon Santoso yang harus mengakui kedigjayaan tunggal terbaik Eropa, Peter Gade (3), 18-21, 21-14, 14-21.

Di sektor ini juga dikejutkan oleh munculnya pemain Guatemala, Kevin Cordon yang membuat prestasi memukau dengan melumpuhkan tunggal no. 2 China, Chen Long, 21-19, 8-21, 27-25. Tidak hanya membuat kejutan, pemain berusia 24 tahun ini juga mencatatkan sejarah sebagai pebulutangkis pertama asal Guatemala yang mampu melangkah hingga babak perempatfinal turnamen Kejuaraan Dunia sebelum akhirnya tadi malam (12/8) di tekuk oleh Lee Chong Wei, 7-21, 13-21.

“Kemarin saya bermain selama 71 menit (menghadapi Pablo Abian, red) dan cukup sulit. Saya merasa cukup lelah setelah bertanding ‘full’ tiga set dalam minggu ini,” jelas Kevin perihal kekalahannya.

“Tapi saya kalah dari pemain terbaik dunia dan dia cukup sulit di ditundukkan. Ada saat dimana saya merasa bola-bola pengembalian saya sudah baik dan sulit untuk dikembalikan namun ternyata hal tersebut tidak berlaku untuknya (Chong Wei, red),” pungkasnya kemudian.

Carolina Marin, The Next of Tine?

Persaingan di sektor putri juga kian semarak dengan kehadiran pemain muda Spanyol, Carolina Marin. Pemain muda berusia 18 tahun ini kian menunjukkan potensinya sebagai salah satu pemain terbaik Eropa di masa yang akan datang. Usai menjadi kampiun Kejuaraan Eropa U17 di tahun 2009, kiprahnya kian terasa ketika berhasil mengalahkan Juliane Schenk pada turnamen International Open Morocco 2011 dan menjuarai Spanish Open 2011 tanpa kehilangan satu setpun.

Pada turnamen ini, Caroline membuat langkah besar dengan mendepak dua pemain top dunia yang berperingkat 20 besar. Tunggal Belanda, Yao Jie, dipaksanya menyerah 21-18, 23-21 sedangkan tunggal terbaik Jepang, Eriko Hirose (15) meski sempat bebalik unggul dan akhirnya memenangkan set pertama 23-21 kembali harus mengakui ketangguhan Caroline, 16-21, 16-21. Namun di babak ketiga sayangnya Caroline harus menyerah dari Cheng Shao Chieh 18-21, 17-21

Jalan yang sama pernah dialami oleh pebulutangkis muda lainnya seperti Saina Nehwal asal India dan pebulutangkis Thailand, Ratchanok Inthanon. Meskipun terbilang jarang mengoleksi gelar, keduanya mampu membuat kejutan dengan mengalahkan para pemain berperingkat di atas mereka. Lalu, kapankah kelahiran calon bintang dunia akan terjadi di Indonesia? (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: