Bulutangkismania's Weblog

September 15, 2011

Results 1st Round China Masters Super Series 2011 : Ganda Muda Berguguran

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 7:53 am
Tags: , ,

Tiga pasangan muda Indonesia yang berlaga di turnamen China Master Super Series 2011 terpaksa harus angkat koper lebih dulu setelah gagal melewati rintangan perdana mereka.  Nasib serupa juga dialami oleh ganda senior, Alvent/Hendra AG (8) yang takluk atas duo Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata.

Duet VeNdra yang ditantang oleh ganda nomor satu Jepang, Hirokatsu/Noriyasu sempat memberikan perlawanan ketat dan memimpin jalannya pertandingan di set pertama hingga kedudukan 16-10. Namun saat memasuki poin kritis, beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan oleh tandem Indonesia membuat pasangan Jepang mampu menipiskan selisih poin demi poin dan akhirnya menyamakan angka 19-19. Momentum kebangkitan ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Hirokatsu/Noriyasu untuk menutup set ini lebih dulu, 22-20.

Memasuki set kedua, VeNdra hanya mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga paruh awal set dengan memimpin 10-5. Beberapa permainan di depan net yang sempat menjadi andalan mereka di set pertama justru berbalik mampu dikembangkan oleh ganda Jepang. Enam poin beruntun yang dikoleksi oleh Hirokatsu/Noriyasu kembali membuat mereka unggul 11-10 dan terus mendominasi hingga akhirnya mengubur harapan VeNdra, 21-13.

Dua ganda muda Indonesia lainnya, Angga Pratama/Ryan Agung (Ryngga, red) dan Irfan Fadhilah/Weni Anggraini (IrNi, red) juga harus mengakui ketangguhan para pebulutangkis negeri sakura. RyNgga yang mencatat kesuksesan pada dua turnamen mereka sebelumnya (Indonesia Open Premier SS dan Vietnam Open Grand Prix, red) kali ini harus menyerah  dua set langsung, 15-21, 15-21 atas Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo.

Sementara itu IrNi yang menantang duet Jepang lainnya, Kenta Kazuno/Ayaka Takahashi sempat memberikan perlawanan di set pertama 21-16. Meskipun unggul dari sisi serangan, beberapa ‘unforced error’ yang dilakukan oleh pasangan Indonesia memudahkan pengumpulan poin untuk Kenta/Ayaka sehingga berhasil memaksakan rubber set, 21-18. Memasuki paruh akhir set ketiga, IrNi mampu membalikkan keadaan dan menguasai jalannya pertandingan hingga kedudukan 18-16. Permainan ganda Jepang yang lebih ulet akhirnya mampu mengubah keadaan di poin kritis dengan mengoleksi 5 poin beruntun, 21-18.

Harapan merah putih lainnya, Rizky Delynugraha/Richi Dili  (RiRi, red) juga masih belum mampu berbuat banyak saat berhadapan dengan ganda senior Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (8). Kurang dari 30 menit, RiRi takluk 12-21, 13-21.

Dengan hasil ini, asa untuk meraih gelar akhirnya brtumpu pada duet Ahsan/Bona (6) dan tiga pasangan senior profesional yang masih tersisa. AhNa yang menghadapi wakil tuan rumah, Liu Xiaolong/Qiu Zihan mencatat kemenangan 21-15, 21-10. Sementara itu, Markis/Hendra (7) yang tampil kurang meyakinkan pada turnamen Taipei Open GP Gold pekan lalu, mencoba untuk mengulang sejarah kesuksesan mereka di tanah Tiongkok. Hadangan pertama berhasil mereka lalui dengan mendepak ganda terbaik Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, 21-16, 21-13.

Vita Marissa yang tampil di dua nomor akhirnya melaju ke 16 besar meskipun sempat menalami kesulitan untuk menjinakkan ganda Eropa, Jenny Wallwork/Gabrielle White. Tertinggal 19-21 di set pertama setelah mampu unggul 18-14, Vita yang menggandeng Nadya Melati tetap mampu bermain konsisten di dua set berikutnya dengan memetik kemenangan 21-18, 21-11. Sementara itu bersama Nova Widianto, keduanya mampu mengubur mimpi ganda Malaysia, Ong Jien Guo/Chong Sook Chin, 21-14, 21-16.

Unggulan China Tumbang

Kejutan terbesar di hari kedua perhelatan turnamen ini ternyata berhasil diukir oleh ganda India, Diju V/Jwala Gutta. Ganda senior India tersebut mampu menjungkalkan harapan tuan rumah, Tao Jiaming/Tiang Qing (2) 5-21, 21-14, 21-18. Kedua pemain China ini yang tidak hanya ‘dekat’ di dalam lapangan, tercatat mampu mencapai ‘peak’ prestasi mereka dengan menjadi runner up turnamen Korea Open Premier SS tahun ini. Setelah itu, inkonsistensi Tao/Tian membuat mereka seringkali mengalami kekalahan dini sebelum mencapai babak semifinal, tidak hanya oleh sesama pasangan China namun juga beberapa ganda berbendera lainnya.

Dua ganda wakil Eropa, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (7) dan Nathan Robertson/Jenny Wallwork juga harus angkat koper lebih awal setelah tidak mampu melewati hadangan pertama mereka. Robert/Nadiezda yang berhadapan dengan ganda masa depan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying harus menyerah 19-21, 21-7, 17-21. Sedangkan Nathan/Jenny dibungkam oleh pasangan Korea, Kim Ki Jung/Jung Kyung Eun, 17-21, 17-21.

Sementara itu di sektor tunggal, publik tuan rumah juga nyaris kehilangan wakil terbaiknya, Wang Shixian (1). Shixian yang ditantang oleh bintang muda Taiwan, Tai Tzu Ying harus memerah keringat 72 menit dalam laga rubber set. Tertinggal 13-21 di set pertama, Tzu Ying mampu membalikkan keadaan Shixian yang sudah unggul jauh 15-10 menjadi 17-19 sebelum akhirnya menamatkan set ini lebih dulu 21-19.

Konsistensi Tzu Ying ternyata kembali teruji di set ketiga dengan mendominasi jalannya pertandingan hingga kedudukan 10-5. Dari titik ini, kedua pemain berjibaku ketat meraih poin demi poin hingga kedudukan 18-16 untuk Tzu Ying. Pemain berusia 17 tahun yang menjuarai US Open GP Gold 2011 ini pun meraih ‘match point’ lebih dulu 20-17 namun berhasil digagalkan oleh Shixian. Tujuh kali kesempatan untuk menyelesaikan set ini tidak mampu dimanfaatkan oleh Tzu Ying dan akhirnya pertarungan mental ini berhasil ditutup oleh Shixian, 30-29.

Selain Taiwan, Singapura juga mampu membuktikan bahwa para pemian tunggal mereka masih memiliki ‘taji’ untuk menjadi ancaman bagi para pebulutangkis negeri tirai bambu. Gu Juan membuka pintu kesuksesan para srikandi negeri singa tersebut. Menantang Li Xuerui, Gu akhirnya meraih kemenangan 11-21, 22-20, 21-18 sedangkan Xing Aiying menghentikan perlawanan Chen Xiao Jia 14-21, 21-15, 23-21 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: