Bulutangkismania's Weblog

September 16, 2011

Results 2nd Round China Masters SS 2011 : Ahsan/Bona Tumpuan Asa

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 5:08 am
Tags: , , , , , , ,

Sukses meloloskan 4 wakilnya ke babak 16 besar, merah putih akhirnya hanya mampu meraih satu tiket ke babak delapan besar. Harapan semata wayang tersebut dipelihara oleh pasangan Ahsan/Bona (AhNa, red) yang mengalahkan duo Jepang, Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo.

 

Setelah para pemain muda berguguran di babak sebelumnya, kali ini giliran 3 pasangan senior tersisa yang harus memupuskan impian untuk melangkah ke babak perempatfinal. Vita Marissa yang berlaga di dua nomor sempat memberikan perlawanan kepada ganda terbaik Denmark, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (3) saat berpasangan dengan Nova Widianto di sektor campuran. Kalah telak 9-21 di set pertama, keduanya mampu bangkit dan mendominasi penuh jalannya set kedua.

 

Memimpin 5-2 di awal set, NoVi terus mendominasi dan tak terkejar hingga kedudukan 20-16. Sayangnya konsistensi permainan keduanya justru kendur ketika memasuki akhir set kedua. Beberapa kesalahan yang tidak perlu akhirnya menguntungkan duet Denmar untu membalikkan keadaan dan menutup set ini 24-22.

 

Sementara itu saat menggandeng Nadya Melati, tandem Indoenesia ini mampu unggul 13-8 di paruh awal set pertama ketika ditantang unggulan ke-3, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa. Meskipun sempat tertinggal 15-19, ViNa mampu kembali menyamakan kedudukan 19-19 walaupun akhirnya dipaksa menyerah 22-24. Permainan taktis di depan net yang diperagakan oleh duo srikandi negeri sakura di set kedua akhirnya tidak mampu dibendung oleh pasangan Indoenesia. Unggul 11-8 saat jeda interval, Mizuki/Reika akhirnya tak terkejar dan menamatkan perjuangan ViNa, 21-14.

 

Sementara itu di sektor ganda putra, unggulan ke-7, Markis/Hendra kembali bermain di bawah performa terbaiknya setelah di babak sebelumnya tampil meyakinkan saat mendepak ganda Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. Ditantang oleh wakil tuan rumah, Hong Wei/Shen Ye, KiNdra unggul lebih dulu 21-19 di set pertama. Di set kedua, ganda China lebih meningkatkan ritme serangan namun penempempatan bola-bola tak terduga KiNdra cukup ampuh untuk mengimbangi perolehan poin pasangan China. Tertinggal 13-18, KiNdra sempat memperkecil selisih poin 15-18 namun beberapa pengembalian yang tidak sempurna ganda Indonesia memastikan kesempatan rubber set Hong/Shen, 21-16.

 

Konsistensi ganda China di set ketiga berbalik dengan kondisi pasangan Indonesia yang berada dalam tekanan. Memimpin jauh 13-4 dan 15-9, duet China akhirnya tak terbendung dan memastikan satu tampat di 16 besar, 21-11.

 

Satu-satunya harapan sang garuda akhirnya bertumpu pada ganda pelatnas, Ahsan/Bona (6) yang membungkam wakil Jepang, Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo, 21-16, 21-18. Namun untuk mampu meraih tempat di semifinal, AhNa harus mampu mengulang kesuksesan keduanya di turnamen Kejuaraan Dunia yang lalu saat menjinakkan duet Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen yang kembali akan mereka hadapi di babak selanjutnya.

 

Setelah sebelumnya kejutan banyak terjadi di sektor campuran, kali ini giliran unggulan ganda putri yang berjatuhan. Ganda senior Jepang, Satoko/Miyuki (2) akhirnya takluk atas pasangan muda China, Huan Xia/Tang Jinhua, 18-21, 21-12, 19-21 setelah berjuang selama 90 menit. Nasib serupa juga dialami wakil Jepang lainnya, Shizuka Matsuo/Mami Naito (6) yang kandas di tangan Yixin Bao/Zhong Qianxin, 19-21, 12-21.

 

Di sektor ganda campuran, Diju/Jwala yang sukses menghempas wakil tuan rumah di babak sebelumnya, kembali tampil meyakinkan ketika menjungkalkan wakil Korea, Lee Yong Dae/Ha Jung Eun, 21-19, 21-17. Sementara itu pasangan ‘kuda hitam’ beda negara, Chris Adcock/Imogen Bankier, yang meraih gelar runner up Kejuaraan Dunia 2011 kembali membuat kejutan dengan menaklukkan unggulan ke-4 asal Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing, 21-18, 21-19.

 

Aksi Balas Dendam Schenk

 

Pebulutangkis Jerman yang sedang bersinar, Juliane Schenk berhasil menebus kekalahannya atas unggulan ke-8 asal Taiwan, Cheng Shao Chieh. Tertinggal 20-22 di set pertama, nasib Juliane sempat di ujung tanduk ketika Cheng kembali mendominasi jalannya set kedua dan unggul jauh 14-9. Namun keuletan pemain Jerman ini terbukti di akhir set ketika Schenk mampu mengoleksi poin demi poin dan akhirnya memaksa rubber set 21-18. Menurunnya ritme permainan Shao Chieh di set ketiga memudahkan Schenk untuk meraih kemenangan 21-11.

 

Pertarungan lainnya yang juga tak kalah seru tersaji antara unggulan asal India, Saina Nehwal (5) yang menantang pemain muda Jepang, Ayane Kurihara. Menang mudah 21-11 di set pertama, Saina akhirnya harus mengakui ketangguhan Ayane 21-18 di set kedua. Pada gim ketiga, Saina yang mendominasi jalannya pertandingan hingga kedudukan 18-16 berhasil dipatahkan oleh Ayane dan berbalik unggul 20-19. Dari titik ini, kedua pemain berjibaku ketat dan enam kali kesempatan ‘match point’ Saina berhasil di gagalkan oleh Ayane sebelum akhirnya membukukan angka 27-25 untuk meraih tiket delapan besar (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: