Bulutangkismania's Weblog

September 24, 2011

Results Semifinal Round Japan Open SS 2011 : Schenk Tantang Yihan Di Laga Pamungkas

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 7:43 pm
Tags: , , , , , , , ,

Juliane Schenk (8) hanya selangkah lagi menuju raihan gelar Super Series perdananya setelah berhasil menaklukkan pebulutangkis India, Saina Nehwal (4). Sementara itu cedera kaki kiri yang dialami oleh Lin Dan (2) membuatnya mundur dan ulangan final Kejuaraan Dunia 2011 batal terealisasi di turnamen kali ini.

Di usianya yang sudah tidak lagi muda (28 tahun, red) pebulutangkis Jerman, Juliane Schenk justru kian apik mengukir prestasi-prestasi terbaiknya. Sepanjang tahun 2011, Juliane selalu mampu menapakkan kaki di babak perempatfinal pada setiap turnamen yang diikutinya kecuali pada event Korea Open Premier SS 2011. Hasil ini tidak hanya membuatnya mampu bertengger pada papan atas 10 besar dunia namun juga pengalamannya bertemu para srikandi elit dunia berhasil mensejajarkannya pada dua Tine Baun asal Denmark dan pebulutangkis India, Saina Nehwal sebagai ‘sang pembunuh raksasa’ dominasi para pemain putri China.

Setelah sukses melibas unggulan ke-2, Wang Shixian, konsistensi permainan Schenk tetap terjaga ketika menantang unggulan ke-4, Saina Nehwal di babak semifinal. Kejar mengejar angka dengan selisih poin 1-3 terjadi cukup ketat di set pertama. Schenk lebih dulu mendominasi namun memasuki paruh akhir set Saina berhasil bangkit hingga kedudukan 16-15. Schenk yang lebih mengandalkan permainan bola-bola di depan net akhirnya menutup set ini lebih dulu, 21-19.

Penempatan bola-bola akurat yang tak terduga dari Schenk membuat Saina sulit untuk tanpil menekan dengan serangan-serangannya di set kedua. Setelah saling bergerilya hingga kedudukan 8-8, Schenk akhirnya tak terbendung dan menang cukup telak 21-10.

“Saya sangat senang dengan performa saya hari ini. Akan menjadi sempurna jika saya mampu meraih gelar Super Series pertama saya,” ujar Schenk usai pertandingan kepada AFP.

“Saina adalah pemain yang sangat kuat. Dia selalu berusaha untuk menyerang dan menempatkan kita dalam posisi tertekan dengan serangan tersebut. Saya hanya berusaha untuk meningkatkan tempo permainan dan menempatkannya pada bola-bola sulit di sudut lapangan,” urai Schenk perihal strategi permainannya.

Di babak final, unggulan teratas akan menjadi rintangan Schenk selanjutnya untuk meraih gelar Super Series perdananya sekaligus mengukir sejarah sebagai pebulutangkis Jerman yang pertama mengoleksi gelar di sepanjang 30 tahun perhelatan turnamen ini. Yihan melaju ke laga pamungkas setelah mendapatkan ‘tiket gratis’ dari Liu Xin (6) karena cedera kaki kiri yang dialami oleh tunggal ke-5 China tersebut.

Saat ditanya mengenai peluangnya menghadapi Yihan, Schenk menjawab dengan santai, “Sama seperti pertandingan sebelumnya, saya hanya ingin menikmati permainan terbaik saya dan memberikan hiburan yang meriah bagi para penonton. Saya berharap dapat terus seperti ini.”

Chong Wei Berburu Mahkota Ke-5

Usai menggulingkan wakil Denmark, Peter Gade (3), 21-13, 21-16, pebulutangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei akhirnya berhak melaju ke babak final untuk bertemu andalan China, Chen Long (4). Skenario ulangan final Kejuaraan Dunia 2011 akhirnya batal terealisasi setelah unggulan ke-2 asal China, Lin Dan memilih mundur karena cedera kaki kiri yang dialaminya sehari sebelumnya.

“Saya cukup kecewa tidak bisa terus bermain. Namun ke depannya masih tersedia banyak turnamen sebelum Olimpiade London. Saya tidak mau ambil resiko saat ini,” papar Lin Dan yang kakinya melepuh usai pertandingan ketat 70 menit mengalahkan Chen Jin di babak perempatfinal.

“Turnamen ini bukan satu-satunya sebelum Olimpiade, perburuan poin akan terus berlanjut hingga Mei tahun depan. Saya akan tampil solid di setiap turnamen dan saya berjanji akan kembali tahun depan dengan penampilan yang lebih baik,” lanjut pemain yang berencana untuk gantung raket paska Olimpiade London 2012 ini.

Mundurnya Lin Dan kian mendekatkan Chong Wei pada buruan gelar Super Series-nya yang kelima di sepanjang tahun ini setelah empat mahkota sebelumnya di koleksi Chong Wei pada turnamen Malaysia Open, All England Open, India Open, dan Indonesia Open. Dari lima kali pertemuan menghadapi Chen Long, Chong Wei hanya mencatat satu kali kekalahan yaitu pada awal perjumpaan mereka di turnamen India Open GP Gold 2009 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: