Bulutangkismania's Weblog

Oktober 21, 2011

Results 2nd Round Denmark Open Premier SS 2011 : Tiga Wakil Ke Delapan Besar

Dari lima pasangan ganda merah putih yang berhasil melenggang ke babak 16 besar, hanya tiga wakil yang mampu meraih tiket perempatfinal. Konsistensi performa RibBy hingga babak kedua hari ini juga masih tetap terjaga saat bertemu unggulan Thailand, Songphon/Kunchala (7) sedangkan KiNdra (7) nyaris terjungkal ketika ditantang wakil Taiwan, Chen Hung Ling/Lin Yu Lang.

 

Duet VeNdra yang membuka laga ganda kubu Indonesia berhadapan dengan wakil negeri jiran, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong. Hoon/Tan yang di babak sebelumnya melibas wakil China, Chai/Guo mampu mengimbangi VeNdra dan tampil lebih agresif. VeNdra yang senantiasa memimpin perolehan poin hingga kedudukan 18-16, di luar dugaan kalah cerdik dari pasangan Malaysia yang meraih 5 poin beruntun di akhir set dan menutup set ini lebih dulu, 21-16.

 

Performa VeNdra justru menurun di set kedua. Agresi yang sempat mereka lancarkan di set pertama terasa lebih kendor saat memasuki set kedua. Hoon/Tan yang berada di atas angin berhasil memanfaatkan moementum ini untuk terus menggempur pertahanan duo senior Indonesia tersebut. Selisih poin yang cukup jauh berhasil dijaga konsistensinya oleh wakil Malaysia hingga kedudukan 13-6 dan 17-10 sebelum menamatkan set ini 21-17.

 

Kekalahan VenDra menjadikan tumpuan untuk meraih gelar tertuju pada KiNdra (7). Unggul dari sisi serangan, KiNdra mampu memetik kemenangan 21-19 di gim pertama saat menantang wakil Taiwan, Chen/Lin. Sempat mendominasi paruh awal set kedua hingga 10-6, keadaan berbalik saat ganda Indonesia tidak mampu membendung penempatan bola-bola akurat dan cepat pasangan Taiwan. Memimpin dengan 15-11, Chen/Lin berhasil memaksa rubber set 21-16.

 

Pertarungan ketat kembali tersaji di set ketiga. Saling mengejar angka dengan selisih 1-3 poin berlangsung hingga akhir set. Motivasi besar untuk menutupi kegagalan di turnamen sebelumnya membuat KiNdra mampu bangkit saat poin-poin kritis dan tertinggal 17-19. Keduanya mampu membalikkan keadaan dan meraih ‘match point’ 20-19 dan memastikan tiket delapan besar, 22-20.

 

Hasil cemerlang juga diukir wakil Indonesia semata wayang di sektor campuran. RibBy yang berhadapan dengan utusan Thailand, Songphon/Kunchala (7) sempat tertekan dan bersaing ketat di awal gim pertama  sebelum jeda interval. Namun memasuki paruh akhir gim ini, keduanya mampu tampil lepas dan unggul jauh dengan memetik kemenangan 21-14. RibBy kembali unggul di gim  kedua saat agresi yang mereka lancarkan sulit dibendung oleh Songphon/Kunchala. Setelah saling berjibaku dan mengejar poin hingga kedudukan 14-14, RibBy kembali mampu mendominasi pertandingan dan menutup set kedua lebih dulu, 21-18.

 

AnNya, Srikandi Tersisa

 

Pasangan ganda putri, Anneke/Nitya (AnNya, red), menjadi wakil srikandi Indoenesia yang tersisa di turnamen ini setelah wakil lainnya Vita/Nadya (ViNa, red) dihentikan oleh ganda China, Tian Qing/Zhao Yunlei (2). Sedangkan pasangan muda Jepang, Matsumoto/Ayaka akan menjadi tulang punggung Jepang di sektor ini usai kekalahan tak terduga unggulan ke-3, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa.

 

Meskipun harus berjibaku selama hampir 80 menit, duet AnNya akhirnya lolos dari hadangan ganda Kanada, Nicole Grether/Charmaine Reid. Unggul mudah 21-13 di gim pertama, keduanya harus takluk 20-22 di gim kedua setelah sempat memimpin jauh 13-6 dan 15-9. Beruntung konsistensi keduanya kembali teruji di gim ketiga dengan memastikan kemenangan 21-12.

 

Langkah AnNya sayangnya gagal diikuti oleh wakil srikandi lainnya, ViNa. Di tantang oleh wakil negeri tirai bambu, Tian Qing/Zhao Yunlei (2), ViNa yang sempat bersaing rubber set pada turnamen Japan Open SS 2011 yang lalu kali ini dipaksa menyerah dua set langsung. Membaiknya performa Tian Qing usai beberapa kekalahan di turnamen sebelumnya membuat wakil China tersebut mendoimnasi permainan dan memetik kemenangan 21-15, 21-13.

 

Sementara itu negeri sakura kembali harus kehilangan wakil unggulan di sektor ganda putri untuk ketigakalinya usai kekalahan Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa (3) atas ganda Thailand, Duanganong/Kunchala. Dalam tempo 45 menit, utusan Jepang tersebut menyerah 17-21, 18-21.

 

Kekalahan Mizuki/Reika menyebabkan peluang untuk meraih gelar dan menciptakan kejutan beralih pada pasangan muda, Matsumoto/Ayaka. Usai menghempas ganda China, Cheng Shu/Pan Pan di laga sebelumnya, kali ini giliran wakil tuan rumah, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl yang disingkirkan oleh keduanya melalui pertarungan rubber set yang cukup menguras stamina, 21-19, 13-21, 21-19 selama hampir satu jam (FI).

 

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: