Bulutangkismania's Weblog

November 20, 2011

Final Results Hongkong Open SS 2011 : Aksi Sapu Bersih China

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:52 pm
Tags: , , , ,

Berhasil memastikan dua gelar di sektor tunggal putra dan ganda putri, China kembali meraih tambahan tiga gelar lainnya setelah para wakil pebulutangkis Denmark dan Korea gagal meredam perlawanan pasangan ganda negeri tirai bambu tersebut. Hasil ini sekaligus menebus kegagalan Zhang/Zhao (1) dan Fu/Cai (1) pada dua laga sebelumnya saat menghadapi lawan-lawan yang sama.

 

Zhang/Zhao tertinggal lebih dulu 15-21 di gim pertama saat ditantang oleh wakil Denmark, Joachim/Christinna (3). Memasuki paruh awal gim kedua, duo Denmark kembali mampu mendominasi jalannya pertandingan hingga kedudukan 13-7. Namun keduanya tidak mampu mempertahankan konsistensi hingga titik akhir pertandingan. Setelah mendapatkan momentum dan berbalik memimpin 14-13, Zhang/Zhao akhirnya sukses memaksakan rubber set, 21-17.

 

Perseteruan menjadi lebih seru dan imbang di gim ketiga. Saling memimpin dengan 1-2 poin berlangsung sejak awal hingga kedudukan 18-17. Pasangan China yang tampil lebih ulet akhirnya menutup set ini lebih dulu, 21-17 sekaligus memupus asa Joachim/Christinna untuk membukukan gelar ketiga secara beruntun di tahun ini.

 

Usai kekalahan di depan publik sendiri pada babak semifinal turnamen China Masters SS 2011 yang lalu, Fu Haifeng/Cai Yun seolah-olah tidak mampu keluar dari tekanan ketika kembali ditantang oleh wakil Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (2). Meskipun sempat bermain rubber set, Fu/Cai kembali tumbang di partai final saat harus kembali menjamu Jung/Lee di Denmark dan Perancis bulan lalu.

 

Fu/Cai lebih dulu tertinggal 14-21 di gim pertama karena kalah agresif dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Setelah sempat mendominasi jalannya pertandingan gim kedua, Fu/Cai kembali bersaing ketat atas Jung/Lee saat pasanggan negeri ginseng tersebut mampu membalikkan keadaan menjadi 17-15. Persaingan antara kedua pasangan terus berlanjut hingga poin-poin kritis.

 

Fu/Cai lebih dulu unggul 19-17 namun berhasil digagalkan oleh Jung/Lee dan nyaris menutup set ini, 20-19. Namun bebera[a ‘unforced error’ yang di lakukan Jung/Lee membuat peluang beralih kepada pasangan China setelah dua kali kesempatan ‘match point’ gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Jung/Lee. Fu/Cai akhirnya menamatkan set ini lebih dulu, 24-22.

 

Meskipun gim ketiga tidak berlangsung ketat seperti pada gim kedua, skenario yang sama kembali dialami oleh kedua pasangan. Fu/Cai yang pada awalnya mendominasi jalannya pertandingan hingga kedudukan 13-11 berbalik tertinggal ketika Jung/Lee mampu memanfaatkan bola-bola pengembalian yang tidak sempurna dari ganda China. Keduanya kembali nyaris menutup gim ketiga saat memimpin 16-13 dan 19-15. Namun konsistensi dan permainan yang lebih ‘ngotot’ membuat Fu/Cai mampu mengubah gim ini menjadi kenyataan pahit bagi Jung/Lee ketika keduanya mengoleksi 6 poin beruntun untuk memastikan gelar Super Series ke-4 yang diraihnya sepanjang tahun 2011.

 

Di sektor putri, Wang Xiaoli/Yu Yang (1) akhirnya kembali menjadi yang terbaik sekaligus merebut gelar Super Series ke-6 mereka dengan menundukkan Tian Qing/Zhao Yunlei (2), 21-12, 14-2. Pertandingan set kedua terpaksa dihentikan karena cedera lutut kiri yang dialami oleh Zhao Yunlei.

 

Tine Terjegal

 

Impian Tine (8) untuk merebut gelar Super Series perdananya di tahun ini akhirnya kembali buyar. Dihadapkan pada skenario yang sama seperti pada turnamen Singapore Open SS 2011 yang lalu, Tine yang di tahun ini baru sempat menginjakkan kakinya di partai puncak Super Series sebanyak dua kali akhirnya harus bertekuk kepada tunggal nomor dua China, Wang Xin (2).

 

Permainan Wang Xin dan Tine cukup berimbang di gim pertama. Kedua pemain bermain ‘aman’ dan hati-hati sehingga beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Saling mengejar perolehan poin berlangsung ketat hingga kedudukan 17-17. Permainan Wang Xin yang lebih solid akhirnya mengunci Tine di titik 21-17.

 

Pada gim kedua, pola permainan Wang Xin tidak berubah dan terus mencoba untuk menekan. Sebaliknya, Tine lebih banyak ‘mati’ dengan pengembalian bola-bola yang tidak sempurna. Unggul jauh 12-4 dan 17-8, Wang Xin akhirnya tak terkejar dan melesat 21-14.

 

Di sektor putra, Lin Dan sukses merebut gelar Super Series keduanya di tahun ini setelah meraih kemenangan 21-12, 21-19 atas kompatriotnya, Chen Jin (5) dalam laga berdurasi 32 menit (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: