Bulutangkismania's Weblog

November 24, 2011

Results 1st Round China Open Premier SS 2011 : Taufik Dan Simon, Melaju Untuk Saling Bentrok

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 7:50 am
Tags: , , , , , , , , ,

Indonesia sukses meloloskan dua dari empat wakil tunggalnya di sektor putra untuk kemudian saling bertemu di babak 16 besar. Absennya para pemain tunggal putri, membuat merah putih kembali hanya mampu berharap salah satu dari Simon Santoso dan Taufik Hidayat (8) yang mampu melaju ke babak selanjutnya.

 

Simon Santoso lebih dulu membuka peluang Indonesia di sektor tunggal setelah sukses menyingkirkan wakil Perancis, Brice Leverdez, 21-16, 21-15. Pada pertandingan selanjutnya, yang juga bermain di lapangan yang sama menghadapi wakil sang tuan rumah, Lu Yi harus berjuang 83 menit untuk menaklukkan pemain kualifikasi tersebut.

 

Perseteruan ketat kedua pemain sudah terjadi sejak awal gim pertama. Meskipun Taufik sanggup mendominasi lewat serangan, Lu Yi senentiasa membuntuti kesuksesan Taufik dengan kemampuan terbaiknya di depan net. Memimpin dengan 12-9 dan 16-13, Taufik akhirnya menutup gim ini lebih dulu, 21-17.

 

Permainan Lu Yi jauh lebih berkembang di gim kedua. Peningkatan agresi serangan-serangannya menuai poin demi poin yang secara dramatis membuatnya mampu berbalik unggul dari kedudukan 6-14 dan 8-16 menjadi 19-16 dan akhirnya memaksakan rubber set, 21-18.

 

Taufik Hidayat kembali menguasai jalannya pertandingan gim ketiga hingga kedudukan 12-9. Namun kemampuan Lu Yi di depan net akhirnya kembali membuatnya unggul hingga kedudukan 17-15. Lu Yi bahkan sempat menyentuh ‘match point’ lebih dulu 20-19 ketika sukses mengumpulkan 3 poin beruntun dari Taufik. Namun mental bertanding Taufik yang lebih tenang membuatnya mampu meraih kemenangan di poin-poin kritis, 22-20.

 

Pebulutangkis senior lainnya yang juga harus menjalani pertandingan ‘hidup-mati’ adalah Peter Gade (4) asal Denmark. Di tantang oleh wakil Korea, Shon Wan Ho, Gade harus berjibaku 82 menit untuk meraih kemenangan 21-13, 20-22, 22-20.

 

Langkah Taufik dan Simon yang di babak selanjutnya akan saling memperebutkan satu tiket perempatfinal sayangnya tidak diikuti oleh wakil muda Indonesia, Tommy Sugiarto dan Hayom Rumbaka. Tommy sempat memberikan perlawanan ketat atas wakil Vietnam, Nguyen Tien Minh (7) sebelum menelan kekakahan 19-21, 19-21. Sedangkan Hayom takluk atas unggulan China, Chen Jin (5), 15-21, 14-21.

 

Gugurnya Sang Trio Kuda Hitam

 

Tiga pemain putri dunia yang sukses mendobrak dominasi para pebulutangkis China di papan atas 8 besar dunia, Saina Nehwal (4), Juliane Schenk (6), dan Cheng Shao Chieh (8) secara bersamaan kandas di laga perdana mereka pada babak pertama hari ini. Sementara itu, Petya Nedelcheva membuat sejarah besar dalam karir buluntangkisnya dengan mendepak Jiang Yanjiao (5).

 

Secara tak terduga, Juliane Schenk yang unggul atas perolehan poin 14-11 dan 15-14 atas wakil Hongkong, Yip Pui Yin mendapat perlawanan ketat di akhir set dan berbalik tertinggal 18-21. Memasuki gim kedua, kejutan justru berbalik dialami Yip ketika Juliane yang senantiasa tertinggal mampu bangkit dan mengoleksi 6 poin beruntun di akhir set yang membuatnya sukses memaksakan rubber gim, 21-19.

 

Menguasai jalannya pertandingan pada gim ketiga, Yip kembali mendapat perlawanan ketat dari Juliane ketika unggul 16-9 hingga menyentuh ‘match point’ 20-18 ternyata gagal menuntaskan gim ini dengan sempurna. Juliane bahkan sempat dua kali memimpin 21-20 dan 23-22. Namun keberuntungan yang lebih berpihak pada Yip membuatnya kembali terjungkal, 23-25.

 

Di lapangan yang berbeda, Liu Xin memetik kemenangan mudah atas pebulutangkis Taiwan, Cheng Shao Chieh (8). Hanya dalam tempo kurang dari 30 menit, Liu Xin yang pekan lalu angkat koper lebih dini di babak pertama kali ini meraih kemenangan 21-12, 21-11.

 

Hasil kurang memuaskan juga diukir oleh Saina Nehwal (4) yang sampai dengan turnamen ini digelar masih berjuang keras untuk meraih gelar Super Series perdananya. Menantang wakil Korea, Bae Youn Joo, Saina yang unggul cukup jauh 21-15 pada gim pertama, terhenyak saat Youn Joo mampu memberikan perlawanan ekstra ketat saling memimpin di gim kedua dengan selisih 1-2 poin dan memaksa rubber gim, 24-22.

 

Beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan Saina pada gim penentuan dan permainan Youn Joo yang lebih unggul di depan net mengubah kedudukan tunggal India tersebut ketika sebelumnya memimpin 11-7 dan 15-12. Sembilan angka yang dikumpulkan Youn Joo secara berturut-turut memupus harapan gelar Super Series perdana Saina, 15-21.

 

Dengan hasil ini, Tine Baun (7) yang memetik kemenangan 21-14, 21-10 atas Pai Hsiao Ma menjadi satu-satunya unggulan non China yang tersisa diantara trio Wang yang masih melaju cukup mudah ke babak 16 besar.

 

Sementara itu pahlawan Sea Games Singapura yang pekan lalu sukses meraih emas untuk negaranya, Fu Mingtian menyerah atas wakil Jepang, Sayaka Sato dalam laga rubber set cukup ketat, 21-19, 19-21, 20-22. Nasib berbeda dibukukan tunggal Thailand, Ratchanok Inthanon yang membungkam wakil negeri sakura lainnya, Eriko Hirose, 19-21, 21-13, 21-13 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: