Bulutangkismania's Weblog

November 25, 2011

Results 2nd Round China Open Premier SS 2011 : Simon Tundukkan Taufik

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:20 am
Tags: , , , , , , , , ,

Perseteruan antara sesama wakil merah putih di sektor tunggal putra akhirnya dimenangkan oleh Simon Santoso. Sementara itu pebulutangkis muda, Ratchanok Inthanon sukses menjadi ‘kuda hitam’ yang tersisa usai kekalahan yang dialami oleh Tine Baun (7) dan Sung Ji Hyun atas para pemain tunggal China.

 

Taufik pada gim pertama sempat mendominasi jalannya pertandingan dan unggul 10-6. Namun Simon berhasil meningkatkan tempo permainan dan tampil menekan sehingga memetik 8 poin beruntun yang membuat keadaan berbalik untuk keunggulannya. Meskipun Taufik sempat memperkecil selisih poin menjadi 13-14 dan 15-16, konsistensi Simon untuk terus tampil agresif akhirnya menutup set ini, 21-15.

 

Dominasi Simon mejandi sulit terbendung di gim kedua. Beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan Taufik juga memudahkan Simon untuk terus unggul 11-3, 16-8 dan menamatkan gim ini lebih dulu 21-10. Hasil ini membawa Simon ke delapan besar dan berhak untuk menantang unggulan ke-4, Peter Gade. Tunggal senior Denmark ini melaju usai menghempas wakil tuan rumah, Du Pengyu, 21-16, 9-21, 21-12.

 

Unggulan lainnya yang ikut tumbang adalah pebulutangkis Vietnam, Nguyen Tien Minh (7). Ditantang oleh Jan O Jorgensen asal Denmark, Nguyen menyerah dalam laga 3 gim, 21-13, 15-21, 16-21.

 

Inthanon dan Petya Menanjak

 

Kekalahan yang diderita Tine Baun (7) atas tunggal kualifikasi asal China, Yao Xue dan pebulutangkis Korea, Sung Ji Hyun atas Wang Yihan (1) membuat dominasi putri China kian tak terbendung. Namun di partai akhir lapangan 3, tunggal Thailand Ratchanok Inthanon tiba-tiba membuat kejutan besar dengan menghempas unggulan teratas, Wang Shixian (1).

 

Banyakanya kesalahan sendiri yang dilakukan oleh Tine Baun membuat performa mantan ratu bulutangkis Eropa tersebut berada jauh di bawah permainan terbaiknya. Meskipun Yao Xue juga masih sulit untuk meminimalisir kesalahan sendiri, tunggal China tersebut berhasil memberikan tekanan kepada Tine dengan smash-smash tajamnya. Unggul 21-14 di gim pertama, Yao harus bermain 3 gim ketika Tine mampu membalas kekalahannya 21-14 di gim kedua. Namun pada set penentuan, dominasi Yao tidak tersentuh ketika unggul 5-2  dan terus meluncur dengan menutup set ini 21-11.

 

Permainan ketat juga mampu diperagakan oleh wakil Korea, Sung Ji Hyun saat menghadapi unggulan ke-2, Wang Yihan. Mendominasi jalannya pertandingan pada gim pertama, Ji Hyun justru gagal mengatasi perlawanan Yihan pada poin-poin kritis set ini. Tertinggal dengan 14-17, Yihan mampu memperkecil selisih angka menjadi 17-18 dan 18-19 bahkan menyentuh ‘match point’ lebih dulu 20-19. Meskipun Ji Hyun sempat menyamakan kedudukan di angka 20, Yihan yang lebih ulet akhirnya menutup set ini lebih dulu 22-20.

 

Gim kedua Ji Hyun kembali memimpin 14-9 dan 18-14. Namun seperti pada gim pertama, tekanan beruntun yang dilancarkan oleh Yihan menjelang akhir paruh kedua memaksa Ji Hyun untuk kembali menyerah 19-21. Di babak delapan besar, Yihan kembali akan menghadapi ‘kuda hitam’ lainnya, Petya Nedelcheva asal Bulgaria. Pemain tunggal yang sempat bermain bersama Anatasia Russkikh di sektor ganda ini berhasil fokus sejak perhelatan babak pertama turnamen ini. Usai melindas Jiang Yanjiao (5) di laga sebelumnya, hari ini (24/11) Petya kembali memetik kemenangan atas wakil negeri panda lainnya, Han Li, 21-19, 24-22.

 

Di lapangan yang berbeda, China justru kecolongan saat unggulan teratas, Wang Shixian gagal menjinakkan wakil muda Thailand, Ratchanok Inthanon. Tampil memukau dengan agresivitas serangannya, Inthanon juga unggul dalam mengolah bola di depan net. Saling mengejar dengan selisih maksimal 3 poin berlangsung sejak awal set hingga kedudukan 18-18. Inthanon yang tampil lebih percaya diri akhirnya menamatkan set ini lebih dulu, 21-18.

 

Inthanon kembali mendominasi gim kedua hingga kedudukan 15-11. Banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh Shixian memudahkan Inthanon untuk terus memimpin. Meksipun Shixian sempat bangkit dan berbalik unggul 18-16 ketika mengubah tempo permainan dengan smash-smash dan netting-nya, namun ketenangan dan mental bertanding yang baik dari Inthanon membuatnya kembali mampu unggul di akhir gim, 21-19.

 

Jejak Inthanon sayangnya tidak diikuti oleh wakil Thailand lainnya, Porntip Buranaprasertsuk. Menantang unggulan ke-3, Wang Xin, Porntip dipaksa menyerah dalam laga 30 menit, 19-21, 10-21 (FI)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: