Bulutangkismania's Weblog

Desember 15, 2011

Results Day 1 World SS Finals 2011 : AhNa, Terjegal Mental Di Angka Kritis

Mendominasi perolehan poin di sepanjang gim ketiga, duet andalan Indonesia, Ahsan/Bona (AhNa) akhirnya harus pupus saat meniti poin-poin kritis. Sementara itu pasangan ganda campuran, Tantowi/Liliyana (ToLyn) hanya membutuhkan waktu 23 menit untuk memetik kemenangan perdana mereka di hari pertama.

 

Memasuki hari pertama turnamen Super Series Finals yang menyajikan delapan peringkat terbaik pada setiap nomor dalam 12 kali perhelatan turnamen Super Series tahun 2011, Indonesia yang diwakilkan oleh AhNa dan ToLyn di sektor ganda putra dan campuran masing-masing meraih hasil yang berbeda.

 

AhNa yang berada di grup B bersama Mathias/Carsten asal Denmark, Koo/Tan dari Malaysia dan ganda terbaik Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae tidak mampu mendulang angka kemenangan di laga perdananya. Menghadapi Mathias/Carsten, AhNa sempat mengimbangi duet Denmark tersebut di gim pertama hingga kedudukan 11-10. Namun setelah jeda interval, pasangan Denmark yang akhirnya berbalik unggul dengan tampil menenan dan meraih poin demi poin dari smash-smash keras mereka memimpin dengan 16-13 dan 19-14, sebelum menutup set ini, 21-16.

 

Perseteruan yang lebih alot sempat terjadi pada paruh awal gim kedua. Saling mengejar dan selisih 1-2 poin berlangsung hingga kedudukan 12-11 untuk Indonesia. Beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan oleh Mathias/Carsten dan kesolidan yang lebih baik dari AhNa terutama saat mengantisipasi bola-bola di depan net membuat mereka mampu memetik 4 poin beruntun, 16-12 hingga terus unggul 18-14. Meskipun Mathias/Carsten sempat mendapatkan momentum kedua mereka dengan memperkecil selisih poin 18-19, AhNa yang tampil lebih ulet sukses menamatkan gim ini lebih dulu untuk memaksakan rubber set, 21-18.

 

Paruh awal gim ketiga kembali berlangsung ketat seperti pada gim kedua. Saling memimpin dan mengejar angka membuat posisi kedua pasangan imbang hingga kedudukan 11-11. Skenario yang sama nyaris dialami oleh tandem peringkat satu Indonesia tersebut ketika sanggup memimpin 15-12, 17-15 dan 19-18. Namun keberuntungan akhirnya berbalik untuk Mathias/Carsten ketika keduanya mampu tampil lebih sabar untuk menunggu kesempatan terbaik dalam melakukan penyerangan. Tiga poin beriring yang dikoleksi oleh Mathias/Carsten memastikan kemenangan mereka, 21-19.

 

Penguasaan mental bertanding yang lebih baik khususnya saat poin-poin kritis kembali menjadi kunci pasangan Indonesia yang dari segi tehnik sebenarnya mampu mengimbangi pasangan Denmark ini. Pada turnamen China Masters SS 2011 yang lalu, AhNa juga terjungkal saat menghadapi Mathias/Carsten pada angka-angka kritis, 20-22, 21-23.

 

Di laga selanjutnya, lawan yang lebih berat akan dihadapi oleh AhNa yaitu pasangan Korea, Jung/Lee. Jung/Lee meraih angka kemenangan pertama mereka dengan mengalahkan wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, 18-21, 21-15, 21-18. Pada sistem setengah kompetisi ini yang membagi delapan peringkat Super Series terbaik dunia ke dalam dua grup, hanya dua peringkat teratas dari masing-masing grup lah yang nantinya berhak untuk melaju ke babak semifinal.

 

Sementara itu pada grup A, hasil mengejutkan justru harus dituai oleh dua unggulan teratas. Pasangan China, Fu Haifeng/Cai Yun takluk 15-21, 21-14, 19-21 atas kompatriot mereka, Chai Biao/Guo Zhendong sementara itu tandem Jepang Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata melumat Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong, 21-19, 18-21, 21-9.

 

Di sektor putri, masih belum terjadi kejutan yang berarti meskipun wakil Eropa satu-satunya di nomor ini, Christinna/Kamilla yang berada di grup B mampu memberikan perlawanan sengit terhadap ganda China, Tian Qing/Zhao Yunlei. Tertinggal 10-21 di gim pertama, duet Denmark sukses memaksakan rubber set setelah memetik kemenangan 22-20 pada gim kedua meskipun akhirnya kembali menyerah 14-21 pada gim ketiga.

 

Duel antara sesama wakil Jepang akhirnya dimenangkan oleh Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa atas Shizuka Matsuo/Mami Naito, 11-21, 21-17, 21-10 melalui laga 68 menit. Jika pada pertandingan besok (15/12), Mizuki/Reika mampu memetik kemenangan kedua atas Christinna/Kamilla, keduanya berpeluang besar untuk melaju ke babak semifinal.

 

Pada grup yang berbeda, unggulan teratas, Wang Xiaoli/Yu Yang meraih kemenangan mudah atas wakil Hongkong, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet, 21-9, 21-11. Sementara itu kandidat semifinalis lainnya, Ha Jung Eun/Kim Min Jung juga menaklukkan ganda Taiwan, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin dengan dua set langsung, 21-18, 21-18.

 

ToLyn Ukir Kemenangan Perdana

 

Duet Tantowi/Liliyana (ToLyn) mengukir hasil yang sempurna pada laga ‘pemanasan’ mereka hari ini (14/12). Berada satu grup bersama dua wakil China, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Xu Chen/Ma Jin peluang untuk melaju ke babak semifinal akan menjadi sangat kecil jika keduanya tidak mampu bermain konsisten.

 

Meskipun berada di grup ‘neraka’ A bersama dua wakil China, Zhang/Zhao dan Xu/Ma, ToLyn mampu membukukan kemenangan sempurna atas wakil Eropa, Robert Blair/Gabbrielle White. Kurang dari 30 menit, ToLyn yang unggul dari sisi serangan, penempatan bola dan pertahanan akhirnya unggul dua set langsung, 21-10, 21-12.

 

Pertarungan yang sebenarnya ToLyn baru akan dijalani mereka pada esok hari (15/12) dengan menjamu wakil tuan rumah, Xu Chen/Ma Jin. Ganda nomor dua China tersebut mutlak harus meraih kemenangan pada laga kedua mereka jika ingin memperbesar peluang melaju ke babak semifinal setelah pada pertandingan hari ini (14/12) kalah dalam laga rubber set atas kompatriot mereka, Zhang Nan/Zhao Yunlei, 18-21, 21-19, 18-21.

 

Pada grup B, duet peraih dua mahkota Super Series di Denmark dan Perancis, Joachim Fischer/Christinna Pedersen nyaris tidak mendapatkan lawan yang ‘menyulitkan’ dan berpeluang besar untuk melaju ke semifinal. Sukses membungkam wakil Thailand, Sudket/Saralee, 21-15, 21-17, wakil Denmark tersebut akan menantang wakil Jepang, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota pada pertandingan besok (15/12). Shintaro/Reiko sendiri harus berjuang keras untuk mempertahankan asa mereka pada turnamen ini setelah pada hari ini menuai kekalahan dari wakil Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing, 21-19, 16-21, 17-21 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: