Bulutangkismania's Weblog

Desember 17, 2011

Results Day 3 World SS Finals 2011 : ToLyn dan AhNa Peringkat 3

Harapan publik Indonesia untuk meloloskan wakilnya ke babak semifinal akhirnya sirna usai kekalahan yang kembali harus diderita oleh Tantowi/Liliyana (ToLyn) saat berhadapan dengan tandem nomor satu dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Hasil gemilan justru diukir pasangan Ahsan/Bona (AhNa) yang menaklukkan duet Malaysia, Koo/Tan sekaligus memastikan diri di posisi ke-3 grup B.

 

Pecinta bulutangkis tanah air kembali harus kecewa setelah satu-satunya harapan yang tersisa di hari ke-3 turnamen World SS Finals 2011, ToLyn ikut kandas dan gagal melangkah ke babak semifinal. Kekecewaan ini merupakan yang keduakalinya setelah pada penganugrahan pemain terbaik tahun 2011 versi BWF, Liliyana Natsir yang menempati peringkat teratas dalam pooling  favorit para fans ternyata dinilai ‘kalah prestasi’ dibandingkan dengan runner up pooling ini, Wang Xiaoli/Yu Yang.

 

Menguasai jalannya pertandingan gim pertama dan bahkan sempat memimpin jauh 14-7, ToLyn justru kedodoran ketika kembali harus menghadapi sindrom angka kritis 19-16. Banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan oleh pasangan Indonesia membuat Zhang/Zhao mampu membalikkan keadaan dengan mengoleksi 5 angka beruntun, 21-19.

 

Kesalahan yang sama nyaris terjadi pada gim kedua saat ToLyn yang sempat unggul 13-5 mampu terbuntuti 19-18 oleh duet China ketika menghadapi poin-poin kritis. Meskipun Zhang/Zhao juga tidak bermain sempurna, poin-poin gratis dari kesalahan sendiri yang dilakukan oleh pasangan Indonesia menjadi kunci krusial yang akhirnya membuat duo China bangkit sebelum akhirnya di redam oleh ToLyn, 21-18.

 

Pertandingan gim ketiga sempat memanas ketika kedua pasangan tampil ngotot dan saling berebut poin demi poin hingga kedudukan 10-10. Kedudukan ini ternyata menjadi titik balik bagi Zhang/Zhao untuk menekan ganda Indonesia dari beberapa kesalahan sendiri ToLyn yang membuat duet China kembali unggul jauh, 13-10 dan 17-11. Mimpi buruk itupun akhirnya menjadi kenyataan ketika Zhang/Zhao mengontrol penuh jalannya pertandingan hingga menutup gim ini, 21-14.

 

Kekalahan ini mengubur impian ToLyn untuk mendapatkan tiket semifinal setelah pada pertandingan lainnya, Xu Chen/Ma Jin mampu mengoleksi angka kemenangan keduanya atas wakil Inggris, Robert Blair/Gabrielle White, 21-12, 21-8.

 

Kemenangan Joachim/Christinna atas wakil Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing, 21-19, 21-18 pada laga pamungkas grup B memastikan langkah tandem nomor satu Eropa tersebut ke babak semifinal sekaligus berada di puncak grup dengan 3 poin penuh tanpa kehilangan 1 set pun.

 

Kekalahan dua set langsung Sudket/Saralee atas wakil Jepang, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota, 14-21, 18-21 tidak hanya memupuskan ambisi duo Thailand tersebut untuk melaju ke babak semifinal namun juga mengantarkan pasangan Jepang sebagai runner up grup B karena selisih agregat set kemenangan yang lebih banyak dibandingkan dua pesaingnya, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing dan Sudket/Saralee yang sama-sama mengantongi 1 kali menang dan 2 kali kalah. Kekalahan ini sekaligus membuat ganda Thailand harus puas sebagai juru kunci grup B dengan 2 set kemenangan dan 5 set kekalahan.

 

Denmark, Buntuti Kesuksesan China

 

Jika ada negara kedua selain sang tuan rumah China dengan meloloskan 9 wakilnya ke babak semifinal yang mampu disebut sukses hingga hari ini (16/12) maka tim Denmark lah yang lebih pantas. Tidak hanya terbanyak kedua dari segi kuantitas, prestasi para pebulutangkis Denmark juga merata di semua nomor meskipun di masing-masing sektor hanya diwakilkan oleh satu kandidat pada turnamen ini.

 

Christinna Pedersen dan Kamilla Rytter Juhl akhirnya memastikan diri sebagai juara grup B setelah menuai kemenangan atas wakil Jepang, Shizuka Matsuo/Mami Naito, 21-12, 21-13. Kepastian menempati puncak klasemen grup B terjadi setelah duo China, Tian Qing/Zhao Yunlei di luar dugaan kalah dari tandem Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa, 22-20. 13-21, 18-21.

 

Christinna/Kamilla akhirnya menggeser posisi Tian/Zhao karena secara agregat jumlah set kekalahan duo Denmark tersebut lebih sedikit daripada pasangan China yaitu 4 berbanding 5 meskipun sama-sama mengantongi dua angka kemenangan. Nasib Tian/Zhao pun sebenarnya akan berada di ujung tanduk seandainya dalam pertandingan hari ini, Mizuki/Reika yang juga memetik dua angka kemenangan mampu mempecundangi pasangan China dengan dua gim langsung.

 

Jika pada grup B terjadi persaingan ketat memperebutkan posisi teratas maka di grup persaingan ketat justru terjadi pada peringkat runner up. Wang Xiaoli/Yu Yang memastikan diri sebagai juara grup yang belum kehilangan satu setpun usai menundukkan Ha Jung Eun/Kim Min Jung, 21-15, 21-9.

 

Duet Hongkong, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet yang hanya membutuhkan satu kemenangan atas Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin di luar dugaan harus menelan kekalahan dua gim langsung, 16-21, 17-21 yang membuat posisi mereka melorot drastis sebagai juru kunci karena jumlah agregat set kalah yang lebih banyak.

 

Sementara itu posisi Ha/Kim naik ke peringkat dua setelah memetik poin agregat 3-4 meskipun sama-sama mengumpulkan 1 poin kemenangan seperti yang di koleksi oleh Cheng/Chen dan Poon/Tse.

 

Di sektor putra, kejutan justru terjadi di grup A saat unggulan teratas, Fu Haifeng/Cai Yun tidak mampu memoloskan diri ke babak semifinal. Masing-masing peserta pada grup ini yang sama-sama menuai 1 angka kemenangan akhirnya ditentukan pada pertandingan hari ini (16/12) yang dimenangkan oleh Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong dan Chai Biao/Guo Zhendong.

 

Performa yang tidak sempurna dari pasangan China, Fu/Cai sudah terlihat sejak hari pertama saat keduanya takluk 3 set dari kompatriot mereka, Chai/Guo dan membutuhkan waktu hampir satu jam untuk menaklukkan pasangan Jepang, Hirokatsu/Noriyasu dalam pertandingan rubber set.

 

Antiklimaks performa Fu/Cai akhirnya berujung pada kekalahan mereka pada hari ini atas Ko/Yoo, 22-20, 21-16. Beruntung kegagalan ini tidak diikuti oleh wakil China lainnya, Chai Biao/Guo Zhendong. Keduanya melaju ke babak semifinal dan menempati posisi kedua grup A setelah menundukkan Hirokastu/Noriyasu, 21-16, 21-14.

 

Keberhasilan ToLyn menempati peringkat ke-3 babak penyisihan grup juga diikuti oleh wakil merah putih lainnya, AhNa. Melalui pertarungan rubber gim, AhNa sukses menekuk wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, 19-21, 21-19, 21-14. Posisi teratas grup ini akhirnya dimahkotai oleh Jung/Lee dengan menundukkan Mathias/Carsten, 21-15, 21-13 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: