Bulutangkismania's Weblog

Januari 13, 2012

Results 2nd Round Malaysia Open SS 2012 : ToLyn dan KiNdra Melaju

Indonesia akhirnya hanya menyisakan dua wakil, Tantowi/Liliyana (4) dan Markis/Hendra (8) ke babak delapan besar usai kekalahan empat wakil lainnya dan cedera yang dialami oleh Nitya. Tiga kejutan yang terjadi di sektor ganda pada hari ini, dua diantaranya adalah pasangan ganda putra merah putih.

 

Dua kekalahan beruntun langsung dialami oleh sektor ganda putra Indonesia. Duet senior Alvent/Hendra AG (VeNdra) yang menempati unggulan ke-7 kembali gagal membendung ganda nomor dua Jepang, Naoki Kawamae/Shoji Sato. Pada pertemuan terakhir di turnamen Australia Open GP Gold 2011 yang lalu, VenDra juga harus mengakui ketangguhan Naoki/Shoji dalm laga tiga gim.

 

Pada gim pertama, VenDra yang bermain taktis dengan rotasi yang solid dan penempatan bola-bola akurat sulit terbendung oleh duet Jepang yang masih mencoba beradaptasi mencari ritme permainan terbaik mereka. Permainan di depan net yang cukup baik dari VeNdra membuat keduanya unggul jauh, 21-9.

 

Pada set kedua, VeNdra lebih mengandalkan agresivitas smash-smash keras sedangkan duo Jepang yang mampu tampil lebih solid justru memiliki pertahanan yang cukup baik dan lebih jeli dalam mengembalikan bola-bola dengan penempatan tak terduga. VeNdra hanya mampu mengimbangi Naoki/Shoji hingga kedudukan 12-12 untuk kemudian tertinggal 12-17 dan 19-14. Meskipun sempat mengambil keuntungan dengan tampil menekan, ganda Jepang akhirnya menamatkan gim ini lebih dulu, 21-18.

 

Daya serang dan konsitensi VeNdra ternyata menurun pada gim ketiga. Meskipun masih mampu meladeni permainan pasangan Jepang hingga kedudukan 14-14, VeNdra kembali dipaksa mengakui ketangguhan Naoki/Shoji 15-21 dan memupuskan impian mereka ke babak delapan besar.

 

Kekahalan juga dialami oleh duet Ryan/Angga (RyNgga) saat menantang tandem nomor dua China, Chai Biao/Guo Zhendong (3). Tertinggal 16-21 pada gim pertama, RyNgga mampu bangkit di gim kedua dengan merebut 8 poin beruntun sehingga mampu membalikkan keadaan dan akhirnya menutup gim kedua. Sayangnya dominasi Chai/Guo yang pada set ketiga kembali gagal dibendung oleh RyNgga sehingga tiket perempatfinal akhirnya jatuh kepada ganda China, 21-13.

 

Di laga sore harinya, Ahsan/Bona (AhNa) sebagai unggulan ke-5 menambah daftar kejutan yang terjadi pada hari ketiga ini. AhNa yang pada turnamen di Korea pekan lalu juga tampi kurang maskimal, kali ini kembali gagal membalas kekalahan mereka atas duo Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu setelah berjibaku tiga set. Pada pertemuan terakhir keduanya di Macau tahun lalu, AhNa tersandung oleh Fang/Lee saat memperebutkan tiket semifinal.

 

Tampil dominan pada gim pertama, AhNa mengunci permainan Fang/Lee dan memetik kemenangan 21-15. Agrsivitas dan konsistensi AhNa menurun drastis pada gim kedua yang memaksa mereka harus menyerah 11-21. Pada gim ketiga, AhNa sempat bangkit dan menyajikan perlawanan sengit hingga kedudukan 9-9. Lepas dari titik itu, duet Taiwan tak tersentuh dan kembali menutup gim ini lebih dulu, 21-16.

 

Satu-satunya harapan Indonesia akhirnya bertumpu pada kolaborasi Markis/Hendra (8) yang mendapatkan tiket delapan besar dengan menghempas wakil tuan rumah, Mak Hee Chun/Ong Soon Hock, 21-16, 21-13.

 

Kejutan ternyata tidak hanya dialami oleh dua ganda Indonesia. Duet tuan rumah, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (4) juga harus terhenti dini setelah gagal menjinakkan ganda muda Korea, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang. Meskipun didukung penuh oleh suporter yang memadati Putra Stadium, Koo/Tan akhirnya menyerah, 16-21, 21-18, 16-21.

 

ToLyn Berpeluang, AnNya Mundur

 

Pasangan ganda campuran Tantowi/Liliyana (4) akhirnya berhasil merebut tiket delapan besar dan berpeluang untuk melaju ke semifinal jika mampu menundukkan wakil Thailand, Maneepong/Savitree. Ganda srikandi Indonesia, Anneke/Nitya akhirnya memilih mundur dan menyerahkan tiket kemenangan kepada pasangan Malaysia karena cedera yang dialami oleh Nitya.

 

Menghadapi ganda nomor dua Rusia, Vitalij Durkin/Nina Vislova, duet harapan Indonesia, Tantowi/Liliyana (4) nyaris terjungkal pada gim kedua ketika tidak mampu tampil sabar dan mengendalikan mental bertanding pada poin-poin kritis. Unggul mudah 21-11 pada gim pertama, ToLyn juga mendominasi set kedua hingga kedudukan 18-15.

 

Di titik ini, tandem Rusia ternyata meraih momentum untuk memperpanjang set ketika pasangan Indonesia tampil kurang sabar dan ingin segera memenangkan pertandingan. Vitalij/Nina bahkan mampu berbalik unggul 20-19 dengan memanfaatkan kelengahan ToLyn. Namun di titik paling menentukan ini, mental ToLyn yang lebih baik membuat keduanya sukses menyentuh angka 22-20 dan mengantisipasi perpanjangan gim ketiga.

 

Ganda muda, Maneepong/Savitree akan menjadi penantang ToLyn di laga selanjutnya setelah wakil Thailand tersebut memetik kemenangan atas pasangan senior Polandia, Robert/Nadiezda, 13-21, 21-16, 24-22.

 

Langkah ToLyn sayangnya tidak diikuti oleh wakil Indonesia lainnya, Rijal/Debby (RiBby) ketika menghadapi unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Hanya dalam tempo 30 menit, Zhang/Zhao menyudahi perlawanan RiBby, 21-16, 21-14.

 

Sementara itu hasil tak terduga kembali dibukukan oleh ganda nomor satu Rusia, Alexandr Nikolaenko/Valeri Sorokina. Usai menjadi semifinalis di Korea pekan lalu, keduanya kembali melaju ke babak perempatfinal pekan ini dengan menumbangkan ganda senior Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, 22-20, 21-19.

 

Hasil memuaskan juga diraih oleh wakil tuan rumah, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang melaju ke delapan besar dengan menundukkan wakil India, Diju/Jwala, 21-19, 21-23, 21-19 setelah berjuang selama satu jam.

 

Di sektor putri, harapan Indonesia akhirnya sirna ketika Anneke/Nitya memutuskan untuk mundur dan memberikan kemenangan ‘gratis’ kepada pasangan Malaysia, Woon Khe Wei/Vivian Kah Mun karena cedera punggung yang dialami oleh Nitya sejak pertandingan babak pertama kemarin.

 

“Sebenarnya sakitnya sudah terasa waktu gim kedua kemarin, namun saya masih bisa tahan karena tanggung posisi kami sudah unggul,” ungkap Nitya.

 

“Daripada tambah parah dan penyembuhannya lama, saya memutuskan untulk mundur dan tidak memaksakan bertanding,” lanjutnya kemudian.

 

Asa publik tuan rumah juga masih dipegang oleh wakil lainnya, Wong Pei Tty/Chin Een Hui. Menghadapi duet Korea yang mengadaskan perlawanan Greysia/Meli di babak sebelumnya, Eom Hye Won/Jang Ye Na, pasangan ganda negeri jiran membukukan kemenangan dua set langsung, 21-18, 21-14 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: