Bulutangkismania's Weblog

Januari 15, 2012

Result Semifinal Round Malaysia Open SS 2012 : Lagi-lagi Tanpa Wakil

Tertutup sudah peluang Indonesia untuk mengantongi gelar di turnamen Super Series kedua pada tahun 2012. Tantowi/Liliyana (4) yang diharapkan mampu mengulang prestasinya seperti pada awal kolaborasi mereka pertengahan tahun lalu, kali ini kembali tak berkutik ketika menghadapi ganda-ganda China dengan inovasi dan ramuan strategi yang selalu update. Sementara itu duet Christinna/Kamilla mencatat sejarah sebagai ganda putri Eropa pertama yang sukses menembus babak final turnamen Super Series.

 

Harapan terakhir merah putih, Tantowi/Liliyana (ToLyn) harus berjibaku dengan perebut mahkota Korea Open SS Premier 2012 yang lalu, Xu Chen/Ma Jin (2) untuk memperebutkan tiket partai final. Pertarungan keduanya relatif imbang pada gim pertama meskipun beberapa kali ToLyn sempat melakukan kesalahan yang tidak perlu.

 

Xu/Ma mulai meraih momentum gim pertama ketika mampu unggul jauh 19-14 saat ToLyn kalah agresif dan membiarkan permainan Xu/Ma terus berkembang. Penampilan yang kurang ngotot di poin-poin kritis membuat ToLyn akhirnya menyerah 17-21.

 

Tantowi/Liliyana

Pada gim kedua, ToLyn sempat mendominasi paruh awal set dan memimpin 10-7. Namun konsistensi ini kembali dibuyarkan oleh pengembalian bola-bola yang tidak sempurna dan akhirnya menguntungkan Xu/Ma. Duo China kembali melesat 17-11 dan 19-13 dan peluang itupun akhirnya lenyap ketika gim ini ditamatkan Xu/Ma 21-14.

 

Pada laga sore harinya, Zhang Nan/Zhao Yunlei (1) melengkapi kegemilangan China dengan menghempas wakil tuan rumah, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-13, 21-16. Kemenangan ini sekaligus mengamankan gelar sektor campuran ke tangan para pebulutangkis negeri tirai bambu.

 

Sementara di sektor ganda putra, dua pasangan non unggulan akan saling beradu dan memperebutkan gelar perdana Super Series mereka di tahun ini. Duet Korea, Cho Gun Woo/Shin Baek Cheol harus berjibaku ketat saat menantang Chai Biao/Guo Zhendong (3) hingga titik nadhir gim pertama dan kedua. Meskipun Cho/Shin mendominasi sebagain besar jalannya pertandingan, keuletan Chai/Guo membuat pertandingan ini menjadi menarik dan sulit ditebak. Pada akhirnya, Cho/Shin berhasil memetik kemenangan 26-24, 23-21 setelah berjuang selama hampir satu jam.

 

Tandem non unggulan lainnya yang sukses mengantongi tiket final adalah ganda Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. Menghadapi unggulan ke-6, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata. Pasangan Jepang yang mengontrol jalannya pertandingan gim pertama, justru harus tersungkur pada poin-poin kritis ketika tampil tidak sabar ingin segera menutup set. Memimpin dengan 18-15, Hirokatsu/Noriyasu justru harus terlangkahi 19-21.

 

Pada gim kedua, kesalahan beruntun yang dilakukan oleh Fang/Lee memudahkan ganda Jepang untuk memaksakan rubber, 21-18. Namun di set kedua, Fang/Lee sukses menunjukkan taji mereka yang sebenarnya dan tampil menekan dengan tidak memberikan kesempatan bagi pasangan Jepang untuk mengembangkan permainan. Unggul 12-7 dan 17-11, Fang/Lee akhirnya menamatkan gim ini lebih dulu 21-12 untuk menggondol tiket final Super Series perdana mereka.

 

Christinna/Kamilla Torehkan  Rekor

 

Sebagai tandem ganda campuran dengan pasangannya masing-masing, prestasi Christinna Pedersen dan Kamilla Rytter Juhl memang sudah tidak perlu diragukan. Namun sebagai pasangan ganda putri, keduanya hanya mampu mengibarkan bendera Eropa ke babak semifinal turnamen Indonesia Open SS Premier tahun lalu.

 

Ketatnya persaingan ganda putri yang saat ini didominasi oleh wakil-wakil Asia seperti China, Korea dan Jepang membuat duo Christinna/Kamilla lebih memimilih untuk berkonsentrasi di sektor campuran. Namun pada turnamen ini, Christinna Pedersen sengaja mengkonsentrasikan diri di sektor ganda bersama Kamilla dan memilih absen di nomor campuran. Strategi tersebut terbukti ampuh, tidak hanya sebagai alternatif solusi kebuntuannya bersama Joachim yang kembali ditenggelamkan oleh ganda-ganda China namun juga membuatnya mampu berkonsentrasi penuh untuk meraih hasil maksimal di sektor ganda.

 

Yixin Bao/Zhong Qianxin vs Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl

Menantang wakil China, Yixin Bao/Zhong Qianxin, duo Eropa ini mampu tampil rapi dan solid untuk membendung gempuran pasangan China. Sebaliknya, Yixin/Bao justru lebih banyak bermain salah sendiri dan tidak mampu menyajikan permainan menyerang dengan reli-reli cepat dan pertahanan sempurna yang senantiasa menjadi ciri khas gaya Asia seperti biasanya. Memanfaatkan peluang ini, Christinna/Kamilla akhirnya tak terbendung dan unggul jauh dalam perolehan poin. Dalam tempo 34 menit, keduanya mengubur impian Yixin/Zhing, 21-14, 21-13.

 

“Kita belum pernah meraih gelar juara ganda putri di turnamen Super Series, tapi kita percaya diri akan membuat rekor tersebut di Kuala Lumpur ini,” ungkap Juhl.

 

“Jalan akan menjadi lebih mudah karena Wang Xiaoli/Yu Yang tidak ikut di turnamen ini. Namun bukan berarti kita menganggap remeh lawan-lawan yang tersisa,” lanjutnya kemudian.

 

“Sejujurnya kita tidak tahu siapa lawan yang akan kita hadapi di babak semifinal namun kita hanya berkonsentrasi satu demi satu pertandingan yang kita hadapi. Saya tahu hal tersebut terdengar klise, tapi itulah yang sebenarnya,” Christinna ikut menambahkan.

 

Di babak final, Christinna/Kamilla akan menantang unggulan ke-2, Ha Jung Eun/Kim Min Jung yang berambisi besar meraih gelar perdana mereka setelah pekan lalu dikandaskan oleh wakil China di depan publik mereka sendiri. Menang 17-21, 21-15, 21-12 atas ganda Jepang, Shizuka Matsuo/Mami Naito (4), Ha/Kim akhirnya berhak untuk melaju ke partai puncak. Meskipun dari empat pertemuan sebelumnya, Christinna/Kamilla belum pernah memetik kemenangan sekalipun, keduanya tetap percaya dapat meneruskan recor sebagai ganda putri Eropa pertama yang mampu melenggang ke babak final Super Series dan akhirnya nanti akan membukukan gelar pertama (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: