Bulutangkismania's Weblog

Februari 19, 2012

Results Playoff & Final TUC 2012 Preliminary Asia : Uber Peringkat 5, Korea Ke Putaran Final

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:02 pm
Tags: , , , , , , , , , , , ,

Tim Uber Indonesia akhirnya memastikan diri sebagai peringkat ke-5 babak kualifikasi zona Asia sekaligus membuka peluang untuk melaju ke putaran final bulan Mei mendatang. Sementara itu tiket terakhir putaran final Piala Thomas sukses dikantongi Korea setelah memetik kemenangan ketiga atas Taiwan, 3-2.

 

Meskipun harus kehilangan satu poin saat berjibaku menghadapi Hongkong di laga pamungkas, para srikandi merah putih akhirnya memastikan posisi teratas playoff tim Uber sekaligus menyingkirkan tiga pesaingnya, Singapura, Malaysia dan Hongkong. Firdasari membuka kemenangan pertama atas Hongkong dengan menekuk Chan Hung Yung, 21-17, 21-15. Disusul di partai kedua Maria Febe menundukkan Mong Kwan Yi, 21-11, 21-10.

 

Duet andalan Greysia/Meli harus berjibaku 40 menit untuk mennghempas ganda nomor satu Hongkong, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet, 21-18, 21-18. Sempat tertinggal 13-18 di gim kedua, Greysia/Meli secara heroik mampu mengoleksi 8 poin beruntun untuk menutup set ini.

 

Di partai ke-4, Lindaweni yang ditantang Cheung Ngan Yi sempat menciptakan momentum setelah terdominasi sejak awal gim pertama hingga kedudukan 17-19. Tiga poin beruntun yang dikoleksi oleh Linda membuatnya berbalik unggul sekaligus menciptakan ‘match point’ 20-19. Namun pengembalian Linda yang kurang tenang membuyarkan dua kali kesempatan untuk menamatkan gim ini dan kembali tertinggal 21-23.

 

Agresivitas Cheung yang terus konsisten di gim kedua membuatnya kembali mampu mengontrol jalannya pertandingan dan perolehan poin. Meskipun Linda sempat memperkecil selisih poin menjadi 13-14 namun tak berlangsung lama ketika smash-smash dan penempatan bola tunggal Hongkong ini tidak mampu diantisipasi oleh Linda sehingga Cheung akhirnya menutup gim kedua, 21-14. Kekalahan Linda untungnya tidak menular kepada wakil srikandi Indonesia di laga pamungkas, Anneke/Nitya saat menantang dua tunggal Hongkong yang berkolaborasi, Chan Hung Yung/Mong Kwan Yi. Hanya dalam waktu 24 menit, Anneke/Nitya membukukan kemenangan telak, 21-11, 21-2.

 

“Saya sudah mendapatkan konfirmasi resmi dari BWF dan BAC bahwa kuota untuk peringkat keempat itu tetap ada. Indonesia tetap dihitung sebagai peringkat keempat di kualifikasi ini, karena China merupakan tuan rumah” kata Yacob Rusdianto, wakil manajer tim Indonesia seperti yang dilansir oleh situs PBSI.

 

Sementara itu usai menundukkan Hongkong 3-2 di laga sebelumnya, tim Uber Singapura kembali meraih kemengan 3-2 atas Malaysia yang membuat tim ini sukses menempati peringkat ke-6 di bawah Indonesia. Sementara itu kekalahan tim Malaysia 2-3 atas Hongkong di laga hari pertama membuat tim negeri jiran tersebut harus puas berada di posisi paling buncit, peringkat ke-8.

 

Di sektor putra, aroma persaingan terasa lebih ketat akibat tidak tampilnya para pemain terbaik Korea karena cedera dan perolehan poin kemenangan yang imbang antara Taiwan, India, dan Thailand. Tunggal andalan Korea, Lee Hyun Il di luar dugaan kalah dari wakil India, Kashyap Parupalli, 18-21, 17-21 membuat Korea harus kehilangan angka perdananya.

 

Namun di tiga partai selanjutnya, Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun, Shon Wan Ho, dan pasangan Yee Yeon Seong/Shin Baek Cheol akhirnya memastikan kemenangan ketiga Korea di babak playoff sekaligus memastikan tiket ke putaran final perebutan Piala Thomas di Wuhan bulan Mei mendatang. Korea melengkapi slot 3 wakil Asia lainnya yang sudah lolos terlebih dulu, Jepang, Indonesia dan Malaysia serta sang tuan rumah sekaligus juara bertahan, China.

 

Kemenangan Taiwan 5-0 atas Thailand membuat posisi negara tersebut naik dari peringkat terbawah menjadi posisi ke-6 di bawah Korea. Meskipun sama-sama mengumpulkan satu angka kemenangan bersama Thailand dan India, jumlah poin agregat Taiwan yang lebih banyak membuatnya mampu mengalahkan dua pesaingnya. Meskipun India sempat dikalahkan Thailand di laga sebelumnya, jumlah poin agregat menang-kalah India yang lebih banyak membuatnya 1 peringkat lebih baik dibandingkan sang juru kunci, Thailand.

 

China Menjadi Yang Terbaik

 

Jika tim Uber China mampu ditundukkan oleh Jepang pada laga pamungkas, nasib berbeda diukir oleh tim Thomas Jepang saat menjamu negara yang sama. Tanpa dilengkapi beberapa wakil terbaiknya, Keninchi Tago dan duo Hirokatsu/Noriyasu, Jepang akhirnya menyerah 0-3.

 

Sho Sasaki yang berjuang di partai pertama menghadapi Chen Long sebenarnya mampu menyajikan permainan menarik dan berimbang. Meskipun senentiasa tertinggal di paruh awal gim pertama, keuletan Sasaki membuatnya mampu menyamakan kedudukan di angka krusial 18-18. Namun meskipun mampu menyaingi permainan Chen Long di depan net, agresi Chen Long yang terus menekan membuatnya mampu menutup gim ini lebih dulu, 21-19.

 

Tempo serangan Chen Long kiam meningkat pada gim kedua. Pukulan smash overhead yang menjadi andalannya, beberapa kali sempat menyulitkan Sasaki dan menghasilakan poin demi poin. Persaingan di gim kedua yang tidak berlangsung seketat set pertama, memudahkan Chen Long untuk menutup gim kedua, 21-16.

 

Duet Chai Biao/Guo Zhendong menambah keunggulan China atas Jepang setelah sukses menjungkalkan Shoji Sato/Naoki Kawamae, 21-17, 22-20. China akhirnya memastikan peringkat teratas setelah di partai ketiga, Du Pengyu berhasil melibas Kazushi Yamada, 21-12, 21-11 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: