Bulutangkismania's Weblog

Februari 20, 2012

Results Playoff & Final TUC 2012 Preliminary Europe : Jerman Taklukkan Denmark

Kekalahan tak terduga unggulan teratas ternyata tidak hanya terjadi di zona Asia. Tim Uber Denmark yang dikapteni oleh Juliane Schenk berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menundukkan Denmark dalam laga 5 partai. Namun sayangnya hasil membanggakan bagi tim panser tidak diikuti sektor putra. Marc Zwiebler dan kawan-kawan harus menyerah di tangan Denmark, 0-3.

 

Tim Uber Jerman lebih dulu kehilangan poin di partai pertama ketika tunggal Denmark, Tine Baun berhasil mengalahkan Juliane Schenk, 21-12, 21-17. Serangan dan permainan cantik Tine di gim pertama sulit dibendung oleh Juliane hingga akhir set. Pada poin kritis gim kedua, Juliane mampu bangkit dan menyamakan kedudukan di angka 17, namun 4 poin beruntun yang dikoleksi oleh Tine kembali membuat Juliane tersungkur, 17-21.

 

Level permainan yang berbeda antara Tine dan dua tunggal di bawahnya membuat posisi Denmark berbalik menjadi kritis. Olga Konon yang memetik kemenangan atas Karina Jorgensen, 21-13, 21-10 serta Karin Schanaase yang membungkam Line Kjaersfeldt, 23-21, 21-18. Line yang sempat bermain agresif di paruh akhir set pertama dan mendominasi, gagal mempertahankan konsistensinya di akhir set sehingga harus mengalami kekalahan.

 

Meskipun Juliane gagal meyumbang poin di sektor tunggal, pemain putri Jerman yang tampil gahar di lapangan ini mampu menyumbang poin bagi Jerman di nomor ganda bersama Birgit Michels. Birgit yang seyogyanya bersanding dengan Sandra Marinello sebagai ganda pertama, dipercah untuk mengatasi kekuatan Denmark yang rerlatif lebih baik di sektor ganda. Strategi ini ternyata cukup berhasil ketika Juliane/Birgit yang tidak diunggulkan dan tampil sebagai ganda kedua menghempas semifinalis All England 2011, Line Damkjaer/Marie Roepke, 9-21, 21-17, 21-16 dalam tempo lebih dari satu jam.

 

Pada perebutan tempat ke-3 antara Belanda dan Rusia yang menetukan lolos atau tidaknya ke putaran final, tim Oranye tampil lebih cerdik dengan memanfaatkan kelemahan Rusia di sektor tunggal dan ganda kedua. Judith Meulendijks yang tampil sebagai kapten tim, harus rela bermain rangkap di tunggal pertama dan di partai ke-4 sebagai ganda kedua bersama Selena Piek.

 

Namun ternyata hasilnya cukup menggembirakan karena dua poin yang disumbang oleh Judith atas Anastasia Propenko dan duet Anastasia Chervaykova/Anastasia Propenko, membuat Belanda akhirya unggul 3-1 atas Rusia. Satu poin lainnya disumbang oleh Patty Stolzenbach yang menekuk Tatjana Bibik, 15-21, 21-16, 21-19. Sementara itu Rusia mencuri 1 poin dari sektor ganda lewat Valeri Sorokina/Nina Vislova dengan menaklukkan Paulien/Lotte, 21-16, 21-9.

 

Berada di posisi ke-4 semakin mempertipis peluang Rusia ke putaran final karena harus beradu secara poin pemain dengan peringkat 5 zona Asia yaitu Indonesia. Sebaliknya, tiga negara yang menduduki peringkat satu hingga tiga yaitu Jerman, Denmark dan Belanda dipastikan mengontongi tiket putaran final untuk menantang China dan Korea sebagai tuan rumah dan juara bertahan, 3 wakil Asia yaitu Jepang, Thailand, dan Taiwan, satu pemenang playoff Asia  versus Eropa yaitu Indonesia, serta 1 waki masing-masing dari Oceania, Amerika, dan Afrika.

 

Denmark Masih Tak Tertandingi

 

Berbeda dengan tim putri, kekuatan tunggal putra Denmark yang lebih merata serta di atas rata-rata wakil negara Eropa lainnya membuat gelar juara tak terlepas dari genggaman. Meskipun tanpa dilengkapi sang tunggal senior, Peter Gade, Denmark yang di motori oleh Jan O Jorgensen akhirnya sukses mengalahkan tim Thomas Jerman, 3-0.

 

Jan O Jorgensen mengawali kesuksesan tim Denmark dengan menghempas tunggal pertama Jerman, Marc Zwiebler, 21-11, 21-14. Mathias/Carsten sebagai ganda pertama harus berjibaku 3 gim sebelum akhirnya mampu melumpuhkan perlawanan ganda nomor satu Jerman, Ingo Kindervater/Johannes Schoettler, 19-21, 21-11, 21-18. Hans Kristian Vittinghus yang memetik kemenangan dari Dieter Domke, 21-19, 21-15 memastikan Denmark untuk mempertahankan gelarnya sebagai negara yang terbaik di Eropa.

 

Sementara itu pada perebutan tempat ketiga, Inggris juga mengantongi kemenangan sempurna 3-0 atas unggulan ke-4, Rusia. Rajiv Ouseph yang di laga sebelumnya sempat mundur karena cedera  saat menghadapi Denmark, kali ini dipaksa bermain 3 gim oleh Vladimir Ivanov sebelum akhirnya mempersembahkan poin pertama, 7-21, 21-13, 21-19.

 

Di partai kedua, Carl Bexter mengakhiri perlawanan Ivan Sozonov 21-17, 21-19. Duet pemain senior Nathan Robertson yang menggandeng Chris Langridge di luar dugaan mampu membuat kejuatan dan melengkapi kemenangan Inggris menjadi 3-0 dengan manghempas ganda nomor dua Rusia, Vitalij Durkin/Alexandr Nikolaenko, 19-21, 21-14, 21-10.

 

Meskipun tim Thomas Rusia berada di peringkat ke-4 namun hasil ini tidak terlalu berpengaruh karena kedua tim tetap berhasil lolos ke putaran final di Wuhan. Hal ini berdasarkan pada peraturan BWF, jika juara bertahan edisi sebelumnya dan negera tuan rumah yang mengadakan perhelatan adalah sama, maka-masing-masing Asia dan Eropa mendapatkan jatah wakil 4 negara di luar sang tuan rumah/juara bertahan (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: