Bulutangkismania's Weblog

Maret 10, 2012

Road To Quarterfinal All England Open SS Premier 2012 : Dua Ganda Ke Perempatfinal

Indonesia sukses meloloskan dua wakil di sektor ganda ke babak perempatfinal setelah melewati pertarungan melelahkan tiga set di babak pertama dua dua gim di babak kedua. Sementara itu kejutan terbesar kembali terjadi di babak pertama saat unggulan teratas asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei kembali tumbang atas duo gado-gado Chris Adcok/Imogen Bankier.

 

Harapan untuk meraih gelar akhirnya kembali bertumpu pada pasangan ganda kampiun Singapore Open SS 2011, Tantowi/Liliyana (ToLyn, 4) setelah keduanya berhasil meloloskan diri ke putaran delapan besar. Di babak pertama, ToLyn harus berjibaku tiga gim untuk menundukkan Ong Jin Guo/Lim Yin Loo asal negeri jiran, 18-21, 21-8, 21-19.

 

Di babak kedua, ToLyn yang kembali dipertemukan dengan pasangan China, He Hanbin/Bao Yixin. Tidak seperti pada pertemuan sebelumnya dimana ToLyn bersaing ketat hingga rubber game, kali ini ToLyn mampu mendominasi sejak awal pertandingan meskipun sempat lengah pada gim kedua. Memimpin jauh 15-5 pada gim pertama, ToLyn yang tampil mendominasi akhirnya menutup set ini dengan 21-11.

 

Pada gim kedua, pertandingan berlangsung lebih imbang meskipun ToLyn senantiasa lebih dulu unggul dalam perolehan poin. Meskipun sempat kehilangan fokus permainan dan memberikan kesempatan bagi pasangan China untuk mengembangkan permainan mereka, konsistensi ToLyn hingga akhir gim membuat keduanya kembali mampu menamatkan lebih dulu, 21-18.

 

“Kami bisa langsung in sejak awal, lawan jadi sulit mengembangkan permainannya. Sayang pada gim kedua kami sedikit membuat kesalahan hingga poinnya ketat” kata Liliyana usai pertandingan.

 

Langkah ini sayangnya gagal diikuti oleh wakil merah putih lainnya, Rijal/Debby (RiBby) dan ganda senior yang baru dikawinkan meskipun harus merangkak dari babak kualifikasi, Hendra Setiawan/Vita Marissa. Vita yang biasa berduet dengan Hendra AG (Age) memilih partner baru setelah Age memutuskan untuk fokus di sektor ganda bersama Alvent.

 

RiBby mampu melewati rintangan perdana mereka, Robert Blair/Jillie Cooper, 21-15, 21-17 namun terhenti setelah ditundukkan oleh ganda senior Denmark yang memetik gelar juara pekan lalu di turnamen German Open GP Gold 2012, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Menghadapi unggulan ke-8 asal Denmark ini, RiBby dipaksa menyerah, 18-21, 17-21.

 

Sementara itu, Hendra/Vita yang memulai babak pertama mereka dengan mencatat kemenangan atas pasangan Kanada, Toby Ng/Grace Gao, setelah melewati pertarungan 3 gim, 21-15, 14-21, 21-13 tak mampu mengimbangi ganda unggulan ke-3 asal Denmark, Joachim Fischer/Christinna Pedersen dengan mengurai kekalahan telak, 7-21, 9-21.

 

Kekalahan runner up turnamen German Open GP Gold 2012 pekan lalu, Lee Yong Dae/Ha Jung Eun (7) atas wakil Jepang, Shoji Sato/Shizuka Matsuo, 20-22, 16-21, membuka kejutan pertama di laga babak 32 besar. Disusul kemudian oleh duo Thailand, Sudket/Saralee yang dilibas oleh wakil Korea, Ko Sung Hyun/Eom Hye Won, 16-21, 16-21 serta kejutan terakbar ketika unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei kembali dipaksa berlutut kepada duet Inggris/Skotlandia, Chris Adcock/Imogen Bankier melalui pertarungan 3 set yang cukup melelahkan, 21-19, 19-21, 19-21.

 

Di babak kedua, duo terbaik Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing (5) yang dikalahkan oleh wakil tuan rumah, Nathan Robertson/Jenny Wallwork manambah panjang daftar unggulan yang tumbang sebelum menembus babak delapan besar.

 

Perjuangan para srikandi ganda Indonesia sepertinya masih menemui jalan buntu ketika harus menjamu para wakil negeri China. Menantang unggulan teratas, Wang Xiaoli/Yu Yang, duet Greysia/Meli  (GraMel) hanya mampu menahan keduanya 16-21, 12-21 dalam tempo setengah jam meskipun di laga babak sebelumnya, GraMel memetik kemenangan mudah atas pasangan Belanda, Lotte Jonathans/Paulien Van Dooremalen, 21-11, 21-10.

 

Anneke/Nitya yang diharapkan mampu bermain konsisten justru tumbang lebih awal di babak pertama ketika menantang wakil India, Jwala/Aswini dengan kekalahan 16-21, 16-21. Nasib serupa juga dialami oleh Vita/Nadya yang harus bertarung di pukul 3 dini hari menghadapi Sandra Marinello/Birgit Michels asal Jerman dalam laga dua set langsung, 17-21, 13-21.

 

Ganda putri Jepang yang sempat bersinar di beberapa turnamen terakhir kali ini juga harus gigit jari ketika tiga tumpuan ganda utama mereka tak satupun lolos ke babak delapan besar. Kekalahan pertama diderita oleh unggulan ke-4, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa, 17-21, 21-19, 20-22 atas wakil China, Ma Jin Zhong Qianxin. Sementara itu duet Miyuki/Satoko (5) yang dibabak pertama menghempas semifinalis turnamen ini tahun lalu, Line Damkjaer/Marie Roepke 22-20, 21-11 justru takluk di tangan wakil Korea, Eom Hye Won/Jang Ye Na, 20-22, 18-21.

 

Unggulan ke-6, Shizuka Matsuo/Mami Naito yang memetik kemenangan mudah 21-10, 21-10 atas duet tuan rumah, Marian/Heather dipaksa harus mengakui ketangguhan wakil Hongkong, Poon Lok Yan/Tse Yig Tsuet, 20-22, 20-22 pada babak selanjutnya yang memupus mimpi mereka untuk melaju ke perempatfinal. Mengikuti jejak para srikandi Jepang adal ganda senior Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing (8) yang menyerah kepada wakil China, Huan Xia/Tang Jinhua, 17-21, 18-21.

 

KiNdra Tersingkir

 

Ambisi duet anyar merah putih peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Markis/Hendra (KiNdra) untuk mencicipi satu-satunya gelar turnamen individual dengan prestise tertentu yang sekalipun belum pernah mereka genggam akhirnya pudar setelah di babak 16 besar takluk atas tadem nomor satu Eropa, Mathias/Carsten.

 

Jika mampu melengkapi gelar sepanjang karir mereka dengan menjuarai turnamen All England Premier SS 2012 maka tuntas sudah ambisi pasangan peraih emas Olimpiade Beijing 2008, KiNdra dengan mengoleksi semua gelar prestise yang dimpi-impikan oleh setiap pemain yang bertanding secara individual. Namun hal itu kembali akan tertunda lebih lama setelah duo merah putih tersebut kandas di babak kedua oleh pasangan Denmark, Mathias/Carsten (3).

 

Setelah memetik kemenangan 21-16, 21-15 atas wakil Belanda, Ruud Bosch/Koen Ridder di babak pertama, duo andalan Indonesia yang ditantang utusan Denmark, Mathias/Carsten di laga 16 besar sempat membalikkan keadaan di gim pertama 17-16 setelah senentiasa terdominasi atas pasangan Denmark pada awal gim, 2,5 7-11, dan 10-14. KiNdra yang tidak mampu menjaga konsistensi mereka hingga akhir set akhirnya harus terjungkal 18-21.

 

Pada gim kedua, persaingan kedua pasangan kembali memanas dan bersaing ketat hingga kedudukan 16-16. Namun di titik ini keberuntungan KiNdra masih belum terealisasi dan akhirnya kembali dipaksa menyerah 17-21 sehingga membuyarkan impian keduanya untuk melengkapi koleksi gelar mereka dengan turnamen All England Open di tahun ini.

 

Sementara itu dua andalan Indonesia lainnya, Alvent/Hendra AG (VeNdra) dan ganda muda Pelatnas, Ryan/Angga (RyNgga) sudah lebih dulu angkat koper di laga babak pertama. VeNdra tidak mampu melewati hadangan ganda tuan rumah, Chris Adcock/Andrew Ellis dengan menelan kekalahan, 21-13, 17-21, 13-21 sementara itu RyNgga dihempaskan oleh ganda nomor tiga Jepang, Hiroyuki/Kenichi, 12-21, 21-17, 14-21.

 

Harapan sektor ini akhirnya bertumpu pada unggulan ke-7, Ahsan/Bona (AhNa) yang memetik dua kemenangan dan lolos ke babak 8 besar. AhNa yang berjibaku rubber set di babak pertama untuk menyingkirkan ganda Amerika Serikat, Tony Gunawan/Howard Bach, 21-19, 17-21, 21-14 tampil konsisten di babak kedua dengan menekuk wakil Malaysia, Mohd Zakry/Mohd Fairuz, 24-22, 21-13. Namun langkah AhNa di babak selanjutnya akan lebih terjal karena harus menantang unggulan teratas, Fu Haifeng/Cai Yun.

 

Sementara itu kejutan di sektor ganda putra sudah terjadi di papan 32 besar ketika unggulan ke-4, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong asal Korea Selatan tidak mampu meladeni permainan taktis ganda Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu sehingga takluk 18-21, 16-21. Sementara itu unggulan ke-5, Chai Biao/Guo Zhendong juga nyaris mengalami nasib serupa dan tersingkir di babak awal setelah melewati laga super ketat atas kolaborasi muda Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang, 21-18, 18-21, 26-24.

 

Wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (6) juga menambah daftar pemain unggulan yang terhenti dini setelah di babak kedua ditundukkan oleh peraih gelar juara German Open GP Gold 2012 pekan lalu, Hong Wei/Shen Ye, 21-12, 17-21, 20-22 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: