Bulutangkismania's Weblog

Maret 11, 2012

Results Semifinal All England Open SS Premier 2012 : Peluang Akhiri Paceklik Gelar

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:44 am
Tags: , , , , , , , , ,

Sembilan tahun yang lalu pasangan ganda putra Sigit Budiarto/Candra Wijaya berhasil mempersembahkan gelar sektor ganda putra All England Open 2003 untuk Indonesia. Setelah itu, merah putih harus prihatin dengan hanya mengoleksi beberapa gelar runner up di turnamen ini. Peluang untuk mengakhiri paceklik gelar itu akhirnya kembali terbuka di tahun ini.

 

Duo andalan Indonesia, Tantowi/Liliyana (ToLyn, 4) sukses melangkah ke partai puncak turnamen All England Open SS Premier 2012 setelah berjuang selama 47 menit. Saling memimpin dan mengejar poin dengan selisih 1-3 angka membuat pertarungan berlangsung ketat dan menegangkan sehingga kedua pasangan berusaha untuk saling menekan terlebih dahulu.

 

Adu drive yang seringkali dimenangan oleh duet Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying membuat ToLyn lebih mengandalkan penempatan bola dan melancarkan agresi smash-smash kerasnya. Meskipun sempat dilanda sindrom poin kritis di poin-poin akhir gim pertama ketika unggul 20-18, ToLyn yang bermain lebih tenang dan sabar akhirnya mampu menutup gim ini lebih dulu, 27-25.

 

Kemenangan di gim pertama menjadi kunci kemenangan bagi ToLyn untuk mendominasi gim kedua. Duet negeri jiran yang tertekan 11-7 sempat memperkecil selisih poin menjadi 12-13 namun konsistensi ToLyn yang terus berusaha menekan kembali membuat mereka unggul 18-14 dan kembali menamatkan gim kedua lebih dahulu, 21-16.

 

“Namanya sudah semifinal, lawannya pasti seimbang. Kami sudah siap lelah dan bermain ketat”,  ujar Liliyana usai pertandingan.

 

“Saat kondisi deuce seperti tadi, yang paling memegang peran penting adalah mental dan konsentrasi. Kunci kemenangan kami ada di gim pertama, saat bisa melewati saat-saat kritis, kami jadi lebih percaya diri dan merasa diatas angin, sehingga bisa kontrol permainan di gim kedua” lanjutnya kemudian.

 

Meskipun peluang untuk meraih gelar cukup terbuka, lawan yang akan dihadapi oleh ToLyn tidaklah mudah. Unggulan ke-8 yang merupakan satu-satunya wakil Eropa tersisa di turnamen ini, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl melenggang ke babak final dengan melibas dua unggulan di dua pertandingan sebelumnya. Setelah mengalahkan kompatriot mereka, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (3) di babak delapan besar, giliran unggulan ke-2, Xu Chen/Ma Jin yang mereka hempaskan 21-16, 21-18 di babak semifinal. Pasangan yang sedang naik daun ini juga mampu menjadi kampiun pada turnamen German Open GP Gold 2012 pekan lalu.

 

Final ideal antara dua peringkat teratas dunia akhirnya tersaji di sektor tunggal dan ganda putra. Menebus kegagalan mereka pada turnamen sebelumnya, pasangan Korea Selatan, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (2) sukses melaju ke partai pamungkas untuk menantang unggulan teratas, Fu Haifeng/Cai Yun.

 

Jung/Lee yang menantang unggulan ke-3, Mathias Boe/Carsten Mogensen mendominasi dengan smash-smash dan drive-drive cepat di depan net. Keduanya sudah berada di atas angin sejak awal gim pertama bergulir dan memimpin 9-3, 17-11. Tidak memberi kesempatan bagi ganda Denmark untuk berkembang, Jung/Lee menutup gim pertama, 21-14. Pada set kedua, Mathias/Carsten yang tertinggal 5-10 sempat memperkecil selisih skor menjadi 9-11. Namun Jung/Lee kembali sukses mengontrol ritme permainan mereka dan tak terbendung 17-11 sebelum mengakhiri gim ini dengan kemenangan 21-13.

 

Pertarungan yang berjalan seru juga terjadi ketika duet Jepang, Hirokatsu/Noriyasu (8) menantang andalan China, Fu Haifeng/Cai Yun di gim kedua setelah menyerah mudah 10-21 di set pertama. Tertinggal 5-11, pasangan Jepang mampu bangkit dan menciptakan momentum untuk berbalik unggul 15-14. Sayangnya irama permainan mereka sudah bisa diantisipasi oleh Fu/Cai sehingga kembali harus terjungkal 15-21.

 

Di sektor tunggal, sang juara bertahan dua kali beruntun, Lee Chong Wei (1) sempat mendapat perlawanan ketat dari pebulutangkis Korea Selatan, Lee Hyun Il (8). Menempel ketat perolehan poin Chong Wei yang mendapatkan dukungan dari publik Inggris, Hyun Il sempat menyamakan kedudukan di angka 16, 17 dan 18. Sayangnya di poin-poin kritis ini Hyun Il tidak mampu bermain lebih sabar sehingga menguntungkan Chong Wei, 21-19.

 

Di gim kedua, Hyun Il mencoba untuk mengubah pola permainan menjadi lebih agresif dan tampil menekan. Usaha ini sempat membuahkan hasil ketika posisi tertinggal 8-17, Hyun Il mampu bangkit dan memperkecil selisih poin menjadi 16-18 dan 17-19. Kematangan Chong Wei dalam meredam aksi Hyun Il akhirnya menjadi kunci kemenangan tunggal terbaik dunia tersebut untuk kembali unggul 21-18.

 

Permainan yang lebih alot dan berwarna justru dialami oleh Lin Dan (2) saat menantang wakil Jepang, Kenichi Tago (7). Saling menyusul dan memanfaatkan kelemahan lawan membuat pertandingan ini berjalan imbang dan sulit diprediksi. Namun kemampuan Lin Dan untuk lebih konsisten di poin-poin kritis gim pertama dan kedua membuatnya sukses merengkuh kemenangan, 21-18, 21-17.

 

Putri China Pastikan 2 Gelar

 

Duet Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung (3) dan tunggal Taiwan, Tai Tzu Ying yang diharapkan mampu membendung dominasi para pebulutangkis putri China sayangnya gagal melewati skenario yang diharapkan. Kemenangan para utusan China ini sekaligus memastikan dua gelar di sektor putri tak berpindah ke negara lain.

 

Menghadapi unggulan ke-2, Tian Qing/Zhao Yunlei, duet Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung (3) sempat mendominasi jalannya pertandingan gim pertama dan unggul jauh 12-6 dari penempatan bola dan permainan memukau mereka di depan net. Namun duo China yang tak mau kehilangan kontrol permainan berusaha untuk terus menekan dan kembali unggul 17-15. Ha/Kim sempat meraih momentum pertama ketika unggul 19-18 namun Tian/Zhao menutup set ini lebih dulu, 21-19.

 

Dominasi Ha/Kim kembali terlihat di gim kedua ketika mampu terus memimpin 12-6 dan 19-15. Memanfaatkan permainan cepat di depan net dan penempatan bola di area kosong pertahanan lawan membuat keduanya sukses terus meluncur dan nyaris memaksakan rubber gim. Namun keberuntungan sepertinya masih berpihak pada China ketika Tian/Zhao kembali bangkit dan menekan dengan agresi smash-smash nya secara dramatis mengumpulkan 5 apoin bertutur-turut untuk memupuskan ambisi Ha/Kim, 21-19.

 

Hasil ini mempertemukan Tian/Zhao dengan kompatriot mereka, Wnag Xiaoli/Yu Yang (1) yang melangkah ke babak final usai menjegal wakil China lainnya, Huan Xia/Tang Jinhua, 21-13, 21-18.

 

Peluang untuk meredam dominasi para pebulutangkis China juga sempat diraih oleh tunggal Taiwan, Tai Tzu Ying. Menghadapi Li Xuerui yang diunggulkan di tempat ke-7, Tzu Ying mampu menampilkan permainan taktis di gim pertama dan tampil menekan. Meskipun pertandingan berjalan relatif imbang, Tzu Ying berhasil meungguli Xuerui, 21-19 di gim pertama.

 

Seolah-olah ingin melepas gim kedua, Tzu Ying tidak mampu mempertahankan ritme permainannya dan lebih banyak bermain defensif. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Xuerui untuk mengungguli permainan Tzu Ying dan memaksa rubber gim, 21-16.

 

Performa Tzu Ying yang diharapkan bangkit pada gim ketiga ternyata justru kian menurun setelah sempat memimpin 9-6. Empat belas angka beruntun yang berhasil dikoleksi oleh Xuerui akhirnya mengubur impian Tzu Ying untuk melangkah ke partai puncak ketika tunggal ke-5 China tersebut memastikan kemenangan telak, 21-10.

 

Di laga pamungkas, Xuerui akan menantang unggulan teratas, Wang Yihan yang harus melewati laga 86 menit untuk menundukkan kompatriotnya, Wang Shixian (3), 20-22, 21-18, 21-18 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: