Bulutangkismania's Weblog

Maret 12, 2012

Final Results All England Open SS Premier 2012 : ToLyn Pecahkan Rekor 33 Tahun

Tiga puluh tiga tahun yang lalu pasangan ganda campuran Indonesia, Christian Hadinata/Imelda Wiguna berhasil menumbangkan wakil Inggris, Mike Tredgett/Nora Perry untuk membersembahkan gelar bagi Indonesia, dan hari ini duet Tantowi/Liliyana (ToLyn) yang diunggulkan di tempat ke-4 berhasil memecahkan rekor tersebut dan mengulang prestasi yang sama.

 

Dua kali tampil di babak final turnamen All England bersama Nova Widianto di tahun 2008 dan 2010, duo merah putih senantiasa kandas di partai puncak oleh wakil dari negeri tirai bambu. Tahun ini, peluang emas seolah-olah sudah terbuka bagi ToLyn sejak kekalahan unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei di babak pertama. Menyusul kemudian kekalahan Chris Adcock/Imogen Bankier yang sempat melibas mereka di turnamen Kejuaraan Dunia 2011 serta dua unggulan lainnya, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (3) dan Xu Chen/Ma Jin oleh Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (8) di pool yang berbeda.

 

Menghadapi pasangan nomor enam dunia, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl di laga pamungkas, kedua pasangan sempat bermain ketat dan saling menyusul hingga kedudukan 12-12. Namun ToLyn berhasil mendapatkan momentum pertama mereka ketika sukses mengumpulkan 6 angka beruntun yang membuat mereka unggul 18-12. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini, ToLyn segera menutup gim pertama, 21-17.

 

Smash-smash keras Tantowi dan permainan memukau Liliyana di depan net kembali menjadi kunci kesuksesan ganda Indonesia di gim kedua. Keduanya mampu unggul jauh 12-6 pada paruh awal set. Namun pasangan Denmark mampu bangkit dan menyamakan kedudukan di angka 19 ketika permainan cepat Thomas  di depan net dan pertahanan yang sempurna dari pasangan Denmark tidak mampu diantisipasi oleh ToLyn. Dua smash keras Tantowi yang di kolaborasi dengan penempatan bola Liliyana di depan net mengantarkan Indonesia ke podium juara 21-19 yang sekaligus mengakhiri kerinduan gelar All England setelah 9 tahun berlalu.
“Yang pasti senang dan bangga sekali, tidak menyangka tahun ini saya sama Tontowi bisa juara All England,” ujar Liliyana usai pertandingan.

 

Sementara itu Tantowi yang sempat tidak percaya dengan gelar yang baru diraihnya menyatakan bahwa momentum ini akan menjadi motivasi untuk lebik baik, “Jujur saya masih tidak percaya bisa juara All England, gelar ini semakin membuat saya percaya diri ke depannya dan makin yakin kalau saya bisa.”

 

Pasangan Denmark sendiri mengaku kecewa dengan kekalahan mereka setelah penantian selama tujuh tahun untuk tampil kembali sebagai finalis. “Kita merasa sangat kecewa karena kita memiliki kesempatan besar untuk meraih gelar tapi tidak berhasil,” ungkap Thomas.

 

Di sektor ganda putra, unggulan teratas asal China, Fu Haifeng/Cai Yun berhasil dipatahkan oleh duo Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (2) setelah berjuang selama 3 gim. Sempat mengalami nerveous di gim pertama yang membuat mereka tertinggal 21-23, Jung/Lee mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya, 21-9, 21-14. Duet China sempat mengubah pola permainan mereka menjadi lebih lambat di gim kedua sehingga menguntungkan pasangan Korea untuk meraih poin demi poin.

 

“Kita sempat nerveous di gim pertama, tapi kita tampil lebih percaya diri di gim kedua,” ungkap Jung Jae Sung. “Kemenangan ini akan banyak membantu kita untuk Olimpiade,” pungkasnya kemudian.

 

China Koleksi Tiga Gelar

 

Meskipun gagal membukukan gelar di sektor ganda putra, Lin Dan sukses manambah satu gelar untuk China setelah berhasil menundukkan dua kali juara bertahan, Lee Chong Wei (1). Di sektor putri, kejutan terjadi saat Li Xuerui (7) dan Tian Qing/Zhao Yunlei (2) mampu menundukkan kampiun All England tahun sebelumnya.

 

Lee Chong Wei yang mengaku tidak tampil dalam performa terbaiknya karena cedera bahu kanan yang dialaminya, sehingga memaksa Chong Wei untuk mundur di gim kedua setelah tertinggal 2-6. Di gim pertama, Chong Wei mambu membayang-bayangi perolehan poin Lin Dan hingga kedudukan 19-19. Namun dua poin yang beruntun dikoleksi oleh Lin Dan berhasil menutup gim pertama lebih dulu, 21-19.

 

“Saya pikir cedera yang dialaminya tidak mempengaruhi irama permainannya,” ujar Lin Dan usai pertandingan.

 

“Namun saya turut prihatin dengan apa yang terjadi. Kita sudah bertanding satu sama lain selama hampir sepuluh tahun sejak era junior. Sehingga kita sudah familiar dengan gaya permainan masing-masing dan tidak ada rahasia,” lanjutnya kemudian.

 

“Waktu Olimpiade yang semakin dekat mungkin membuatnya berpikir keputusan mundur adalah yang terbaik,” pungkasnya kemudian.

 

Lee sendiri mengaku sudah merasakan sakit di bahunya sejak pertandingan sebelumnya. “Saya sangat kecewa dengan apa yang terjadi,” kata Lee Chong Wei.

 

“Cedera ini sudah saya dapatkan sebelumnya, tapi saya tidak mau mengecewakan penonton sehingga tetap memaksa untuk tampil. Tapi saat rasa sakitnya kian bertambah, saya tidak mau memaksa untuk bermain, urainya panjang lebar.

 

Sementara itu di sektor putri, juara All England tahun 2009, Wang Yihan yang sekaligus unggulan teratas di turnamen ini berhasil ditaklukkan oleh kompatirotnya, Li Xuerui (7), 21-13, 21-19. Li yang tampil taktis dan minim kesalahan sendiri berhasil memanfaatkan penampilan anti klimaks Yihan dari dua pertandingan sebelumnya.

 

“Ini pencapaian terbesar saya dan sangat penting untuk saya,” ujar Xuerui usai kemenangannya.

 

“Ini gelar yang fenomenal dan berbeda dengan Super Series lainnya. Saya akan melangkah satu demi satu tapi sepertinya kemenangan ini akan membawa saya ke peringkat 4 dunia,” lanjutnya kemudian.

 

Kejutan juga terjadi di sektor ganda putri saat juara bertahan, Wang Xiaoli/Yu Yang (1) ditaklukkan oleh Tian Qing/Zhao Yunlei (2). Dalam tempo 40 menit, Tian/Zhao menyudahi perlawanan kompatriotnya, 21-17, 21-12 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: