Bulutangkismania's Weblog

Mei 26, 2012

Results Semifinal Round TUC Finals 2012 : Bekuk Jepang, China Siap Pertahankan Gelar

Juara bertahan Piala Thomas empat kali beruntun, China, merasa optimis dapat mempertahankan gelar mereka tahun ini setelah sukses melibas Jepang 3-0 di laga empat besar. Di babak final, China akan menantang runner up Piala Thomas 2008, Korea Selatan. Negeri ginseng sendiri melenggang usai menghentikan perlawanan Peter Gade dan rekan-rekannya, 3-1.

 

Tim Thomas tuan rumah, China akhirnya sukses melangkah ke babak final sekaligus mempertahankan mahkota mereka setelah berhasil mengalahkan Tim Thomas Jepang, 3-0. Lin Dan membuka pintu kemenangan untuk timnya setelah menundukkan tunggal pertama Jepang, Sho Sasaki. Tidak seperti pada laga sebelumnya, penampilan Lin Dan kali ini terkesan lambat dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri.

 

Sementara itu Sasaki justru tampil menekan dan bermain lebih akurat jika dibandingkan saat menghadapi Simon Santoso di babak sebelumnya. Pertandingan antar kedua pemain inipun akhirnya berlangsung cukup seru dan terjadi saling mengejar angka. Sasaki sempat memimpin 15-11 dan 17-14 sebelum dibalikkan oleh Lin Dan menjadi 20-17. Bermain lebih sabar, Sasaki bahkan sempat meraih ‘match point’ 21-20 namun Lin Dan akhirnya kembali mendominasi permainan dan menutup gim ini, 23-21.

 

Set kedua berjalan tidak seketat gim pertama. Sasaki hanya mampu mengobtrol jalannya pertandingan pada paruh awal gim. Namun setelah Lin Dan berhasil unggul 13-11, tunggal pertama China tersebut tak terkejar dan terus meluncur hingga 18-13. Suasana kembali memanas ketika Sasaki kembali mampu menekan Lin Dan dan memperkecil selisih poin 16-18. Namun berkat dukungan penuh dari penonton, Lin Dan berhasil menamatkan gim ini lebih dulu 21-17 sekaligus memastikan angka pertama bagi China.

 

Tak kalah seru dari partai pertama, duet Fu Haifeng/Cai Yun juga harus berjibaku ketat untuk menundukkan pasangan Jepang, Shoji Sato/Naoki Kawamae. Permainan cepat ganda China berhasil diimbangi dengan baik oleh Shoji/Naoki, bahkan pengembalian dan penempatan bola tak terduga dari keduanya mampu menyulitkan pasangan China sehingga memberikan peluang bagi duo Jepang untuk balik menyerang.

 

Meskipun China menguasai jalannya pertandingan gim pertama, Naoki/Shoji akhirnya bangkit pada poin-poin kritis dengan menyajikan pertahanan yang sempurna dan bloking-bloking bola cepat di depan net. Pertandingan berlangsung kian seru ketika kedua pasangan saling berganti posisi memimpin ‘match point’ dan tampil menekan. Keberuntungan ternyata berpihak kepada Fu/Cai yang tampil lebih solid untuk menutup gim ini lebih dulu, 25-23.

 

Gim kedua masih tetap menyajikan ketatanya persaingan antara kedua pasangan hingga poin-poin kritis. Bahkan di beberapa reli, Shoji/Naoki mampu tampil mendominasi dan terus mendobrak pertahanan ganda China. Sempat tertinggal 7-10, Shoji/Naoki mampu membalikkan keadaan dan memimpin 13-11. Namun Fu/Cai kembali mampu unggul 18-15 dan skor ini menjadi pembuka kemenangan mereka untuk terus ‘leading’ dan mengunci pasangan Jepang, 21-18.

 

Kemenangan China akhirnya ditutup dengan keberhasilan Chen Long menundukkan Kenichi Tago, 21-13, 21-16. Meskipun tidak seketat dua pertandingan sebelumnya, reli-reli yang melelahkan dan saling menekan masih menjadi menu utama yang di sajikan oleh kedua pemain dalam laga berdurasi 60 menit ini.

 

Kekuatan Minus, Hasil Bagus

 

Meski tanpa dimotori oleh dua pilar utamanya, Park Sung Hwan dan Jung Jae Sung, Korea Selatan justru berhasil mencapai hasil signifikan pada tahun ini dengan mengulang prestasi yang sama 4 tahun lalu. Menghadapi Peter Gade dan rekan-rekannya yang tampil dengan kekuatan terbaik, Korea justru mampu tampil tanpa beban dan mencuri dua poin tunggal dari Tim Thomas Denmark.

 

Korea membuka keunggulan lewat Lee Hyun Il yang harus berjibaku lebih dari satu jam untuk menghentikan perlawanan pemain senior Denmark, Peter Gade, 17-21, 21-14, 21-10. Di partai kedua, Denmark sukses menyamakan kedudukan setelah Carsten Mogensen/Mathias Boe membukukan kemenangan dua gim langsung atas Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong, 21-10, 21-12.

 

Korea menjadi tak terbendung pada dua laga selanjutnya. Shon Wan Ho menambah keunggulan sang negeri ginseng usai mengalahkan Jan O Jorgensen, 21-13, 13-21, 21-16. Lee Yong Dae yang menggandeng juniornya, Kim Sa Rang akhirnya menjadi penentu kemenangan Korea atas  Denmark setelah memetik kemenangan atas Jonas Rasmussen/Joachim Fischer. Meskipun kedua pasangan baru dipasangkan dan bukan merupakan tandem sebenarnya, mereka mampu tampil solid dan saling menekan.

 

Setelah bermain rubber game selama 72 menit, Lee/Kim berhasil mengakhiri perlawanan Jonas/Joachim dengan kemenangan 11-21, 21-19, 21-15. Sempat beradaptasi dengan permainan cepat ganda ‘baru’ Denmark di gim pertama, Lee/Kim akhirnya berhasil menerapkan pola permainan terbaik mereka justru di paruh akhir gim kedua.

 

Kesuksesan Tim Thomas Korea ini mengikuti jejak Tim Uber yang sehari sebelumnya juga melangkah ke babak final dengan menekuk Jepang 3-0. Hasil ini sekaligus membuka asa bagi tim ginseng untuk meraih Piala Thomas yang pertama kalinya. Diantara 3 negara ‘powerhouse’ bulutangkis Asia lainnya (China, Indonesia, Malaysia), Korea menjadi satu-satunya negara yang belum sempat mengecap manisnya gelar juara (FEY).

2 Komentar »

  1. Menurut tim Shine spa service in memorial – salon mobil panggilan jakarta – juga
    menyarankan agar mobil segera dibilas menggunakan lap kulit atau
    kanebo. This certification is very necessary if you want
    it take it for the ‘dry off’ drive. The basic factor that should be considered is the
    proper mounting and balancing them on your vehicle.
    People would be happy if they are mounted on.

    Komentar oleh pool cleaning in Memorial — Juli 28, 2013 @ 6:42 am | Balas

  2. I’m amazed, I must say. Rarely do I come across a blog that’s both equally educative and entertaining, and without a doubt, you’ve hit the nail on the head. The issue is something which not enough men and women are speaking intelligently about. Now i’m very happy I stumbled across this during my search for something regarding
    this.

    Komentar oleh garcinia cambogia hca — Agustus 2, 2013 @ 5:47 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: