Bulutangkismania's Weblog

Juli 29, 2012

Results Day 1 Badminton Olympics 2012 : AhNa Takluk, GraMel Berpeluh

Menghadapi duet pemain muda Thailand, Maneepong Jongjit/Bodin Issara, andalan semata wayang Indonesia di sektor ganda putra, Ahsan/Bona (AhNa-red) harus bertekuk dalam laga dua gim. Sementara itu di sektor ganda putri, Greysia/Meli (GraMel-red) harus berjibaku 3 gim untuk mengalahkan ganda Australia, Leanne Choo/Renuga Veeran.

 

Hasil kurang meyakinkan diukir oleh pasangan merah putih, AhNa saat menghadapi ganda muda Thailand, Maneepong/Bodin yang sama-sama berada di grup B pada laga perdana mereka tadi malam (28/7) di Wembley Arena, London. Dalam laga yang berlangsung selama 33 menit tersebut, AhNa beberapa kali tampak gagal mengimbangi kosolidan duo Thailand dalam ‘speed dan power’. Terus bermain di bawah tekanan, AhNa tidak mampu mengembangkan permainan terbaiknya dan dipaksa mengikuti ritme lawan. Tampil tidak percaya diri juga membuan AhNa beberapa kali melakukan kesalahan sendiri dengan mudah.

 

Meskipun sempat membaik di paruh awal gim kedua ketika tertinggal 4-8 dan berbalik unggul 9-8, posisi ini tidak mampu dipertahankan hingga akhir gim ketika pasangan Thailand kembali bangkit dan menuai keunggulan 11-9. Maneepong/Bodin yang berada di atas angin akhirnya menyudahi perlawanan AhNa, 21-16 setelah di gim pertama menang mudah 21-11.

 

Hasil ini membuat posisi sulit bagi andalan Indonesia tersebut karena untuk lolos ke delapan besar, Ahsan/Bona harus memetik kemenangan di dua laga selanjutnya ketika menghadapi ganda Korea, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong dan wakil Polandia, Michal Logosz/Adam Cwalina. Padahal dari catatan pertemuan menghadapi Ko/Yoo, AhNa menalan kekalahan telak 0-5. Sementara itu pada pertandingan grup B lainnya, Ko/Yoo harus berjuang tiga gim untuk menghempas wakil Polandia, Michal/Adam, 17-21, 21-7, 21-13.

 

Di sektor ganda putri, peringkat 12 dunia andalan Indonesia GraMel yang bertanding di grup C dipaksa bermain rubber gim ketika menantang wakil Australia, Leanne/Renuga. Memetik kemenangan mudah 21-11 pada gim pertama, GraMel justru tertinggal sejak awal set kedua dan tidak mampu bermain lepas. Meskipun sempat menyamakan kedudukan di angka 20, GraMel akhirnya menyerah 20-22. Beruntung di gim ketiga GraMel kembali mampu memegang kendali permainan dan membukukan kemenangan 21-13.

 

“Sempat merasa tertekan, tapi bukan dari lawan mungkin karena ini pertandingan Olimpiade,” papar Meiliana perihal kekalahan mereka di gim kedua.

 

“Gim pertama bisa teratasi tapi kami agak lengah di gim kedua dan mereka juga tidak mau menyerah begitu saja,” lanjutnya kemudian.

 

Sementara itu Greysia mengomentari pengembalian servis yang cukup baik dari pemain asal Malaysia, Renuga Veeran yang seringkali membuat mereka kaget.

 

ToLyn Belum Terbendung

 

Sebelumnya, pada laga pagi hari di sektor ganda campuran, harapan terbesar merah putih untuk mendulang medali, Tontowi/Liliyana (ToLyn-red) berhasil tampil kompak untuk menundukkan wakil India, Diju V/Jwala Gutta pada babak penyisihan grup C. Dalam laga 25 menit tersebut, ToLyn memetik kemenangan, 21-16, 21-12.

 

Di gim pertama, ToLyn langsung unggul 13-4 dan menutup pertandingan di angka 21-16. Diju/Jwala mencoba memberikan perlawanan pada gim kedua. Namun wakil Indonesia yang lebih unggul dari sisi permainan tampil lebih solid sehingga mampu menamatkan gim ini lebih dulu, 21-12.

 

“Kami main ‘bersih’, sementara mereka (pasanan India-red) tidak dalam permainan terbaiknya dam banyak melakukan kesalahan sendiri. Kunci kemenangan kami adalah ketenangan, sehingga kemampuan terbaik bisa keluar semua,” ujar Lilyana usai pertandingan.

 

“Saya tidak terlalu memikirkan kami sedang bermain di Olimpiade. Saya hanya berusaha menikmati permainan di lapangan. Enjoy saja. Inilah yang membuat saya bisa tampil lebih tenang,” tutur Tontowi.

 

Sang pelatih sendiri, Richard Mainaky mengaku puas dengan performa ToLyn. Liliyana tampil sebagai leader yang baik. Sebaliknya, meski ini Olimpiade perdana, Tontowi mampu bermain dengan tenang.

 

”Salah satu kelemahan utama Tontowi adalah sering terburu-buru. Namun, hal itu tidak terlihat tadi (kemarin, Red). Semoga saja semua berjalan dengan baik sampai babak akhir nanti,” ungkap Richard.
Beban untuk mempertahankan emas tidak terlalu dipikirkan Tontowi. Itu membuat dia bermain lepas dan menampilkan permainan terbaik. Bahwa pasangan India Diju V/Jwala Gutta memiliki peringkat yang jauh lebih bawah, itu tidak bisa dijadikan kesimpulan bahwa mereka adalah lawan mudah. Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, mereka sangat menyulitkan.

 

Kemenangan ini membuat ToLyn hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan diri melenggang ke babak delapan besar. Namun untuk mengiindari pertemuan dini menghadapi unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei, ToLyn harus mampu menjadi juara grup dengan menundukkan dua pesaing yang tersisa, Lee Yong Dae/Ha Jung Eun asal Korea Selatan dan duet Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

 

Kejutan justru terjadi di grup A saat runner up Kejuaraan Dunia 2011, Chris Adcock/Imogen Bankier di luar dugaan takluk atas wakil Rusia, Alexandr Nikolaenko/Valeri Sorokina. Sempat unggul 21-14 di gim pertama, duet Inggris yang senantiasa menjadi kuda hitam bagi pasangan ganda terbaik Asia ini dipaksa takluk 9-21, 18-21 pada dua gim berikutnya.

 

Hasil memukau juga didulang oleh peraih mahkota Indonesia Open SS Premier 2011, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba. Sempat meredup pada beberapa turnamen terakhir, kolaborasi Polandia ini sukses menundukkan peringkat 11 sekaligus unggulan ke-2 grup B, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota, 21-18, 22-20 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: