Bulutangkismania's Weblog

Agustus 1, 2012

Results Day 4 Badminton Olympics 2012 : Tiga Tunggal Melenggang

Melengkapi kesuksesan tiga ganda ke perempatfinal, merah putih kembali berhasil menempatkan tiga wakil tunggalnya ke babak 16 besar setelah sukses menjadi juara grup. Adriyanti Firdasari yang di laga perdana tampil kurang maksimal kali ini justru membuat kejutan dengan melibas unggulan teratas grup O asal Bulgaria, Petya Nedelcheva.

 

Tiket lolos dari babak penyisihan pertama di raih oleh Taufik Hidayat dengan menundukkan wakil Spanyol, Pablo Abian dalam laga 38 menit, 22-20, 21-11. Taufik sempat tertinggal pada awal gim pertama, bahkan Pablo mampu meraih match point lebih dulu, 20-19. Namun permainan Taufik yang lebih tenang dan sabar membuatnya mampu membalikkan keadaan dan akhirnya memenangkan pertandingan.

 

“Ini pertama kali kami bertemu, jadi saya tadi perlu penyesuaian. Saya juga dapat jadwal tandingnya pagi sekali,” ungkap Taufik.

 

“Saya bisa mengontrol permainan di gim kedua, skornya juga cukup jauh. Menurut saya Pablo pemain yang cukup bagus,” jelasnya kemudian.

 

Hasil ini membawa Taufik untuk bertemu Lin Dan di babak selanjutnya untuk memperebutkan tiket perempatfinal. “Saya siap hadapi Lin Dan, di Olimpiade kita harus siap bertemu siapapun,” kata Taufik yang memiliki catatan sebelas kali kalah dari pertemuan terakhir menghadapi Lin Dan.

 

“Pemain China unggul dari speed dan power, kalau mau menang kita harus bisa unggul di dua hal tersebut. Tapi di Olimpiade semua bisa terjadi, peluang menang tetap ada,” ujarnya menambahkan.

 

Kesuksesaan Taufik berhasil diikuti oleh Simon Santoso yang mengalahkan Micael Lahnsteiner dari Austria, 21-12, 21-8 sekaligus memastikan diri sebagai juara grup B.

 

“Tadi sempat terbawa irama permainan lawan, jadinya ketinggalan. Tapi akhirnya bisa kembali ke permainan saya,” cerita Simon tentang pertandingannya.

 

Perihal peluangnya di babak 16 besar yang sudah harus bertemu dengan unggulan teratas asal Malaysia, Lee Chong Wei, Simon berkomentar, “Saya sudah siap, meskipun berat tapi harus usaha dulu. Sudah ada strategi yang dirancang oleh pelatih, semoga saya bisa mengeluarkan permainan terbaik saya dulu, hasilnya lihat nanti.”

 

“Yang pasti lawan dia (Chong Wei) tidak boleh kalah cepat,” pungkas unggulan ke-9 ini kemudian.

 

Sementara itu sang pelatih, Agus Dwi Santoso seperti yang dilansir oleh situs PBSI mengatakan bahwa selain memiliki footwork yang bagus, Chong Wei juga pandai dalam membaca permainan lawan.

 

“Bicara peluang, semua pasti punya peluang, dijalani saja dulu. Simon harus waspada dengan Chong Wei yang memiliki kaki yang bagus, sehingga pergerakannya cepat. Ia juga pandai membaca pemainan lawan,” terang Agus.

 

Tiket terakhir dipersembahkan oleh satu-satunya srikandi Indonesia di turnamen ini, Adriyanti Firdasari. Menghadapi unggulan teratas grup O, Petya Nedelcheva, Firda hanya membutuhkan dua gim berdurasi 31 menit, 21-10, 21-15.

 

“Hari ini mainnya lebih enak dan lebih lepas. Tidak kaku seperti kemarin. Semoga besok bisa lebih lepas lagi,” ujar Firda usai pertandingan.

 

Tunggal Indonesia yang harus dirundung cedera telapak kaki kanan saat menghadapi Wang Yihan di turnamen Indonesia Open SS Premier 2012 ini juga mengaku tidak menyangka dapat melewati Petya dengan dua gim langsung.

 

“Sebenarnya sudah siap main reli dan capek, karena dia pemain yang kuat. Meskipun kali ini saya unggul dalam kecepatan tapi saya tidak menyangka bisa menang dua gim langsung,” jelas Firda yang di babak 16 besar sudah harus bertemu unggulan ke-2 asal China, Wang Xin.

 

Tien Minh dan Ouseph Tergelincir

 

Selain Petya Nedelcheva yang menempati unggulan ke-15 harus tergusur lebih dini, dua pemain tunggal putra unggulan lainnya sudah lebih dulu angkat koper mengikuti jejak kekalahan yang dialami Kenichi Tago (8) di babak penyisihan grup.

 

Pebulutangkis India, Kashyap Parupalli menundukkan unggulan ke-10 asal Vietnam, Nguyen Tien Minh melalui laga dua gim, 21-9, 21-14 sedangkan tunggal Guatemala berusia 25 tahun, Kevin Cordon, berhasil memuncaki grup M dengan menghempas wakil tuan rumah, Rajiv Ouseph (15), 12-21, 21-17, 21-19.

 

Peluang besar bagi Kashyap untuk melaju ke perempatfinal juga terbuka lebar karena lawan yang akan dihadapinya adalah tunggal Srilanka, Niluka Karunaratne yang di laga sebelumnya menghempas Kenichi Tago. Sementara itu Kevin Cordon akan menantang tunggal Jepang lainnya yang tersisa di turnamen ini, Sho Sasaki (6) (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: