Bulutangkismania's Weblog

September 16, 2012

Results Semifinal Round China Masters SS 2012 : Sindhu Kalah Terhormat

Meskipun gagal menjejakkan langkah ke babak final, tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu berhasil mengulang konsistensinya saat menghadapi tunggal China, Jiang Yanjiao dengan bermain 3 gim. Di sektor putra, tunggal teratas Hongkong Hu Yun berhasil membuat sejarah dalam karir bulutangkisnya dengan memastikan diri ke babak final Super Series untuk pertama kalinya.

 

Pebulutangkis putri India, Pusarla Venkata Sindhu yang membuat kejutan terbesar dengan mengalahkan peraih emas Olimpiade London 2012, Li Xuerui (2) berhasil mengulang konsistensinya saat menghadapi wakil China lainnya, Jiang Yanjiao (4). Meskipun gagal merampas tiket final dari Jiang, Sindhu sukses memaksa Jiang untuk bermain rubber set seperti yang dilakukannya pada babak delapan besar India Open SS 2012 yang lalu. Pertandingan kali ini membuat Jiang harus berpeluh dalam laga menegangkan selama 66 menit.

 

Jiang membuka gim pertama dengan langsung tampil memukau. Pukulan-pukulan cepat tak terduganya membuat Sindhu seringkali kesulitan dalam pengembalian bola. Unggul jauh 10-3 dan 14-5, Jiang menutup gim pertama dengan kemenangan 21-10.

 

Pengembalian bola-bola Sindhu di area baseline pada gim kedua ternyata berhasil meredam permainan menyerang yang diperagakan oleh Jiang. Dengan jangkaun pengembalian yang lebih luas, smash silang dan beberapa kali netting memukau, pebulutangkis peringkat 24 dunia ini senantiasa mampu mengembalikan bola-bola serangan Jiang dan tak tersentuh pada kedudukan 8-3, 11-8 hingga 14-11. Unggul dari sisi serangan dan penempatan bola, Sindhu yang terus memimpin 18-13 untuk kemudian memastikan set kedua menjadi miliknya, 21-14.

 

Kedua pemain berseteru ketat di gim ketiga. Saling memimpin dengan selisih 1-3 poin tersaji sejak awal gim ini. Meskipun Jiang mampu unggul 16-13 terlebih dulu, Sindhu berhasil menyamakan skor dan berbalik memimpin 17-16. Meskipun Sindhu kembali tertinggal 18-19, keberuntungan ternyata lebih memilih Jiang ketika tunggal ke-4 China tersebut sukses membukukan dua poin beruntun dan memastikan kemenangan, 21-19.

 

China akhirnya memastikan gelar sektor tunggal putri setelah pada pertandingan semifinal lainnya, unggulan teratas Wang Yihan tanpa kesulitan mengatasi tunggal Thailand, Sapsiree Taerattanachai, 21-13, 21-9. Penampilan antiklimaks Sapsiree ini tidak seperti yang diharapkan setelah pada laga sebelumnya mampu menang dua gim atas Liu Xin (6) dan sang kuda hitam, Minatsu Mitani.

 

Harapan India untuk memetik gelar di turnamen ini akhirnya pupus setelah wakil terakhir di sektor tunggal putra, Ajay Jayaram juga takluk dari wakil Hongkong, Hu Yun. Ajay yang di babak pertama mampu membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ke-3 asal Jepang, Kenichi Tago gagal mengulang kesuksesannya dan hanya mampu bersaing hingga kedudukan 10-10 di gim pertama. Selebihnya, Hu Yun senantiasa berada di atas angin untuk kemudian memastikan tiket final Super Series perdananya, 21-16, 21-18.

 

Di laga pamungkas, Hu Yun akan menantang unggulan teratas Chen Long yang meraih kemenangan tanpa tanding atas kompatriotnya, Du Pengyu (4) (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: