Bulutangkismania's Weblog

September 22, 2012

Results Quarterfinal Round Japan Open SS 2012 : Simon Jajal Chong Wei

Sukses mengalahkan kompatriotnya, Taufik Hidayat (7), pebulutangkis nomor satu Indonesia Simon Santoso akan menjajal unggulan teratas, Lee Chong Wei di laga semifinal. Di sektor putri, Porntip Buranaprasertsuk (6) berhasil membuat kejutan terbesar dengan menghempas tunggal Denmark, Tine Baun (1) melalui laga tiga gim.

 

Pebulutangkis peringkat 5 dunia asal Indonesia Simon Santoso berhasil memastikan diri ke babak empat besar turnamen Japan Open SS 2012 dengan mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Taufik Hidayat. Dalam laga berdurasi 37 menit tersebut, Simon tampil dominan dengan smash-smash dan permainan memukaunya di depan net. Unggul jauh 14-6 dan 17-7, Simon memastikan kemenangan di gim pertama, 21-9.

 

Taufik sebenarnya mampu mendominasi perolehan poin di gim kedua meskipun pada beberapa titik Simon akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Taufik yang tampil lebih garang dengan smash-smahnya sedangkan perolehan poin Simon juga diperoleh dari pengembalian bola di depan net dan penempatan di sudut yang tak terjangkau. Setelah berjibaku ketat hingga kedudukan 14-14, Simon yang mengantongi 7 angka berturut-turut menyelesaikan pertandingan ini dengan 21-14.

 

Di laga empat besar, Simon akan menjajal unggulan teratas Lee Chong Wei yang difavoritkan menjadi juara di turnamen ini. Menghadapi juniornya, Chong Wei Feng, Lee memastikan tiket semifinalnya, 21-15, 21-15 kurang dari 30 menit.

 

“Saya sudah beberapa kali bertanding bersama Chong dalam latihan dan sudah saling kenal dengan baik permainan masing-masing. Saya tidak pernah kalah dari dia, dalam turnamen lokal maupun internasional,” papar Lee perihal kemenangannya.

 

Semifinal lainnya akan mempertemukan runner up China Masters SS 2012, Hu Yun dan kuda hitam lainnya, Boonsak Ponsana. Hu Yun yang sebelumnya membuat kejutan dengan menghempas Peter Gade (2) memetik kemenangan atas wakil Vietnam, Nguyen Tien Minh (8), dalam laga 43 menit, 24-22, 21-15.

 

“Saya tidak merasakan gentar mengadapi pukulannya (Nguyen) karena semua dapat saya kembalikan dengan baik. Saya selalu percaya diri setiap kali menghadapinya”, tutur Hu Yun tentang pertandingannya.

 

“Saya senang bisa memenangkan pertandingan, tapi bukan karena lawan saya adalah unggulan. Tentu saja ketika saya bisa mengalahkan pemain yang lebih kuat saya akan merasa lebih senang. Saya tidak merasakan ada beban dan menikmati pertandingan. Itulah sebabnya saya mampu bermain baik akhir-akhir ini,” lanjutnya kemudian.

 

Sementara itu Boonsak yang di turnamen ini menghentikan laju andalan merah putih, Sony Dwi Kuncoro, mengakhiri mimpi pebulutangkis kualifikasi tuan rumah, Kazusama Sakai, 21-9, 21-6. Penampilan Sakai kali ini merupakan antiklimaks setelah sebelumnya membuat kejutan dengan menundukkan Jan O Jorgensen (6) dan Wong Wing Ki.

 

Adu Kekuatan dan Kecepatan

 

Tanpa kehadiran dominasi pebulutangkis negeri tirai bambu, bisa ditebak bahwa perseteruan akan dimonopoli oleh wakil Asia yang menjadi ‘kuda hitam’ bagi para srikandi China. Empat diantaranya sukses meloloskan diri dan menbuat kejutan dengan melaju ke semifinal.

 

Pertandingan sektor tunggal putri kali ini disajikan dengan atmosfer kecepatan dan kekuatan. Perubahan pola pengembalian bola, jumping smash dan penempatan yang sempurna menjadi kunci keberhasilan sebagian besar pemain untuk melangkah ke empat besar.

 

Porntip Buranaprasertsuk (6) menghadapi Tine Baun (1) yang berpostur lebih tinggi dan kaya pengalaman mengetahui bahwa dirinya akan sulit menghadapi serangan-serangan Tine dengan smash-smash kerasnya yang tajam. Inisiatif untuk meningkatkan tempo dan membuka peluang untuk menyerang lebih dulu menjadi pelajaran berharga dari kekalahannya di gim pertama, 17-21. Porntip berhasil mengembangkan pola permainan menyerang namun tetap dalam posisi siap bertahan mengembalikan bola di area depan net dan sisi lapangan. Strategi ini ternyata cukup berhasil yang membuatnya mampu mendominasi gim kedua dan ketiga sekaligus memastikan kemenangan, 21-12, 21-18.

 

“Saya tahu jika tetap bermain dengan pola bertahan maka saya tidak akan pernah menang,” ungkap Porntip.

 

“Saya tetap berusaha siaga dan memastikan berada pada posisi tengah lapangan, sehingga memudahkan untuk bertahan pada area depan net maupun sisi lapangan,” lanjutnya kemudian.

 

Sementara itu Tine sendiri mengakui bahwa Porntip bermain cukup bagus hari ini. “Ini bukan hari terbaik saya. Dia bermain sangat baik,” ujar peringkat 7 dunia tersebut.

 

Langkah Porntip sayangnya tidak diikuti oleh wakil Thailand lainnya, Ratchanok Inthanon (3) yang harus mengakui kuda hitam asal Taiwan, Tai Tzu Ying (5), 16-21, 16-21 dalam pertandingan berdurasi 34 menit.

 

Peluang bagi tuan rumah untuk meraih gelar di nomor ini masih terbuka usai kejutan yang ditorehkan Eriko Hirose atas tunggal Korea Selatan, Bae Yeon Ju (4), 21-7, 21-15. Kemenangan ini sekaligus membalaskan kekalahan kuda hitam Jepang lainnya, Minatsu Mitani pada laga sebelumnya. Namun sang negeri ginseng belum sepenuhnya habis. Sung Ji Hyun (2) berhasil merampas tiket semifinal dengan menundukkan wakil Jepang lainnya, Ai Goto (8), 12-21, 21-16, 21-14 (FEY).

1 Komentar »

  1. Good day! I could have sworn I’ve been to this site before but after reading through some of the post I realized it’s
    new to me. Anyhow, I’m definitely glad I found it and I’ll be bookmarking and checking back frequently!

    Komentar oleh Round Area Rugs — November 27, 2014 @ 2:18 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: