Bulutangkismania's Weblog

Oktober 20, 2012

Results Quarterfinal Round Denmark Open SS Premier 2012 : Dua Ganda Ke Semifinal

Menempatkan enam wakil gandanya di babak delapan besar, kubu merah putih hanya mampu meraih dua tiket ke babak semifinal. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (4) memenangi perang saudara dengan tandem Indonesia lainnya sedangkan duet Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tampil gemilang dalam laga ketat dua gim menghadapi wakil Jepang.

 

Tiket pertama bagi pasangan Indonesia di laga semifinal disumbang oleh unggulan ke-4, Tontowi/Liliyana (ToLyn) yang memetik kemenangan atas kompatriotnya, Markis Kido/Pia Zebadiah (MarPi). MarPi sebenarnya mendominasi sebagain besar perolehan poin di gim pertama. Unggul 6-2, MarPi terus memimpin dan menutup jeda interval set ini 11-9. Perpaduan smash Kido dan permainan depan net Pia yang bervariasi ternyata mampu menyulitkan ToLyn.

 

Kembali unggul di poin-poin kritis gim pertama, 17-14, MarPi sayangnya gagal mempertahankan konsistensinya hingga akhir gim. ToLyn yang sukses membukukan empat poin beruntun mampu membalikkan keadaan 18-17 namun MarPi kembali menyamakan kedudukan di angka 18. Tiga angka yang dikoleksi oleh ToLyn menutup peluang MarPi untuk menamatkan gim ini lebih dulu, 21-18.

 

Tidak seperti pada gim pertama, MarPi yang mampu mengimbangi ToLyn dalam hal smash dan permainan di depan net justru balik tertekan dan larut dalam pola permainan ToLyn. Unggul jauh 7-0 dan 11-6, ToLyn yang berada di atas angin terus memimpin hingga akhir gim dan memastikan langkah di semifinal, 21-15.

 

Hasil ini mempertemukan ToLyn dengan rival lamanya, peraih emas Olimpiade London 2012, Zhang Nan/Zhao Yunlei (2). Duo China ini menghentikan laju andalan merah putih lainnya, Fran Kurniawan/Shendy Puspa (FraNdy), 21-19, 21-18. FraNdy sebenarnya mampu mengimbangi permainan pasangan China ini. Keduanya bahkan sempat ungul 18-16 di gim pertama serta secara dramatis mampu menyusul ketertinggalannya dari kedudukan 9-16 menjadi 18-18 di gim kedua. Namun FraNdy justru tampil kurang tampil greget ketika mempertahankan momentumnya tersebut.

 

Harapan merah putih lainnya, Muhammad Rijal/Debby Susanto (RiBby) harus menuai kekalahan atas wakil negeri jiran, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (5). Meskipun sempat unggul dan mampu mengimbangi duet negeri jiran di awal gim pertama, kesalahan beruntun yang dilakukan oleh Rijal membuat RiBby harus rela menyerahkan tiket semifinalnya untuk pasangan Malaysia.

 

Kesalahan sendiri seperti pengembalian yang keluar bahkan di saat bola-bola yang mudah untuk melakukan serangan membuat perolehan poin pasangan Indonesia senantiasa tetringgal. Setelah membuntuti Chan/Goh hingga kedudukan 12-14, RiBby yang dalam posisi tertekan tidak mampu mengembangkan pertahanan yang baik saat di serang serta banyak melakukan unforced error saat servis maupun dalam mengembalikan bola di depan net. Meskipun tampil gemilang dalam adu drive di depan net, posisi RiBby yang tertinggal cukup jauh 19-12 membuat Chan/Goh tak terbendung dan menutup gim ini lebih dulu, 21-15.

 

Memasuki set kedua, ganda Malaysia terus berhasil mengembangkan pola permainan menyerang sebaliknya RiBby yang kian tampil di bawah performa terbaiknya kembali beruntun melakukan kesalahan sendiri. Selain itu keduanya juga tampil lebih defensive di bandingkan gim pertama. Chan/Goh yang berada di atas angin tidak mau menyia-nyiakan antiklimaks ganda penumbang sang juara bertahan, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (3) ini dan menyudahi perlawanan RiBby, 21-11.

 

Kemenangan ini mengantarkan Chan/Goh pada unggulan teratas, Xu Chen/Ma Jin yang memastikan tempat di semifinal mereka usai menumbangkan wakil Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Ziba (7), 21-14, 21-15.

 

Di sektor ganda putri, sang ‘giant killer’ para srikandi Indonesia, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (6) kembali terbukti menjadi momok pasangan merah putih. Setelah pada turnamen Indonesia Open GP Gold 2012, keduanya menghentikan dua ganda unggulan merah putih, Suci Andini/Della Destiara (SuDel) dan Pia Zebadiah/Rizki Amelia (PiaRi), kali ini giliran duo Anneke Feinya/Nitya Krisindha (AnNya) yang takluk di tangan keduanya. Sempat unggul 18-16 di gim pertama, AnNya dipaksa menyerah 18-21 ketika Misaki/Ayaka mampu mengoleksi lima poin berturut-turut.

 

Sempat membalas kekalahan mereka dengan merebut gim kedua, 21-13, AnNya yang unggul 9-7 gagal mengimbangi permainan cepat pasangan Jepang dan beberapa kali gagal mengembalikan smash-smash dan penempatan bola-bola di depan net. Tertinggal jauh 9-18, AnNya akhirnya harus menyerah, 11-21.Hasil ini membawa Jepang ke babak semfiinal untuk menanatang unggulan teratas, Tian Qing/Zhao Yunlei. Tian/Zhao memastikan diri ke empat besar setelah memetik kemenangan mudah atas wakil negeri sakura lainnya, Shizuka Matsuo/Mami Naito (5), 21-12, 21-9.

 

Semifinal lainnya akan mempertemukan dua ganda China, Bao Yixin/Zhong Qianxin (3) dan Ma Jin/Tang Jinhua. Kedua wakil China ini memetik kemenangan dua gim langsung atas lawan-lawannya. Bao/Zhong menekuk Eom Hye Won/Jang Ye Na, 21-12, 22-20 sedangkan Ma/Tang menaklukkan Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai, 21-13, 21-8.

 

ANdra Tampil Gemilang

 

Tampil perdana dalam turnamen Super Series bersama partner barunya, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan diharapkan mampu melanjutkan dominasinya di sektor ganda putra yang pernah dia raih bersama Markis Kido. Menghadapi unggulan ke-4 asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, Ahsan/Hendra (ANdra) mampu menyajikan permainan solid dan tampil lebih matang.

 

Meskipun baru ditandemkan, AnDra ternyata mampu bermain efetif saat mengahdapi ganda Jepang, Hiroyuki/Kenichi. Sempat tertinggal 7-12 di awal gim pertama, keduanya mampu kembali tampil solid dan menyajikan permainan ketat hingga kedudukan 16-17. Empat poin beruntun yang dikoleksi oleh ANdra dari smash-smash keras dan permainan cepat adu drive di depan net mengubah kedudukan menjadi keunggulan mereka, 20-17 sebelum akhirnya menutup gim pertama, 21-18.

 

Permainan cepat wakil Jepang di gim kedua saat duel di depan net  kembali membuat mereka unggul dalam perolehan poin. Namun ANdra kembali berhasil memaksa Hiroyuki/Kenichi untuk bermain reli dan ikut dalam ritme permainan mereka. Jepang unggul lebih dulu 20-18 dan membuka peluang untuk rubber gim, namun kesalahan beruntun Kenichi/Hiroyuki yang dimanfaatkan dengan baik oleh Ahsan membuat kedudukan imbang 20-20. AnDra sempat memimpin 21-20 namun pengembalian Hendra yang gagal melewati kembali menyakan skor kedua pasangan di angka 21.

 

Pasangan Jepang kembali meraih kesempatan match point lebih dulu 22-21 namun karena kurang sabar saat beradu drive dan tidak siap keduanya justru melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan pasangan Indonesia dengan tiga angka berturut-turut, 24-22. Kemanangan ini membuat ANdra berhak untuk menantang wakil Korea Selatan, Shin Baek Choel/Yoo Yeon Seong. Secara mengejutkan duet yang baru ditandemkan ini melibas unggulan ke-6, Hirokatsu Hahsimoto/Noriyasu Hirata, 21-7, 21-19.

 

Sang unggulan teratas dan favorit tuan rumah, Mathias Boe/Carsten Mogen berhasil memelihara asa publik Odense Sports Park setelah melewati pertarungan super ketat menghadapi wakil Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang. Sempat tertinggal 18-20 di gim kedua setelah menang 24-22 dalam laga hidup mati set pertama, publik Denmark akhirnya berlega hati ketika Mathias/Carsten yang tampil matang dan tetap tenang menyelesaikan gim ini dengan sempurna, 22-20.

 

“Pertandingan yang sangat ketat tapi kita mampu bermain lebih baik. Kita sangat senang saat ini dan berharap yang terbaik untuk pertandingan besok,” papar Carsten usai pertandingan.

 

“Hari ini kita mampu bermain dalam tempo yang lebih cepa da hal ini merupakan kemajuan bagi kita. Karena jika tidak, kita akan sulit mengimbangi pasangan Korea. Kita terus mencoba dan akhirnya berhasil,” Mathias Boe ikut menambahkan.

 

Di laga selanjutnya, pasangan tuan rumah akan ditantang wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (3) yang meloloskan diri ke semifinal dengan mengalahkan tandem Thailand, Bodin Issara/Maneepong Jongjit (8), 21-16, 21-17 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: