Bulutangkismania's Weblog

November 23, 2012

Results 2nd Round Hong Kong Open SS 2012 : Firda, Tommy Melenggang

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:35 am
Tags: , , , , , , , ,

Adrianti Firdasari kembali mempertahankan konsistensinya dan sukses menembus babak perempatfinal Superseris pertamanya sepanjang tahun 2012. Firda menjadi satu-satunya srikandi merah putih yang tersisa usai kekalahan yang diderita oleh tunggal lainnya, Bellaetrix Manuputty. Di sektor putra, Tommy Sugiarto yang mendapat tiket ‘gratis’ paska cedera yang dialami sang lawan, Kashyap Parupalli juga masih menyimpan asa bagi Indonesia.

 

Adrianti Firdasari akhirnya mematahkan pesismisme publik terhadap sektor tunggal putri yang kurang tampil cemerlang di beberapa turnamen terakhir. Melalui media sosia beberapa waktu yang lalu, Firda juga sempat mencurahkan uneg-unegnya dengan membandingkan perbedaan perlakuan fans bulu tangkis di Indonesia dengan negara-negara Eropa terhadap para atlet-atletnya. Beberapa kekalahan beruntun yang dicapai para srikandi merah putih di babak-babak awal turnamen Superseries membuat sikap apatisme tersendiri bagi publik Indonesia khususnya saat atlet-atlet tersebut berhadapan mental dengan para pemain China.

 

Menghadapi sang penakluk Jiang Yanjiao (7), Eriko Hirose, Firda yang di babak pertama menekuk Ratchanok Inthanon ini mampu mempertahankan konsistensinya hingga akhir pertandingan. Unggul dari sisi serangan dan penempatan bola, Firda mampu tampil dominan di paruh akhir gim pertama setelah unggul 11-9 di jeda interval. Meskipun sempat lengah saat kedudukan 20-13 yang membuat Eriko mampu bangkit dan mengembangkan permainannya, selisih poin yang cukup jauh membuat Firda lebih tenang dan menutup gim pertama, 21-17.

 

Konsistensi permainan Firda kembali terjaga di paruh awal gim kedua. Dengan kecepatan serangan, drop shot dan penempatan bolanya Firda terus memelihara keunggulannya hingga 12-11. Sempat mengendur dan melakukan beberapa kesalahan sendiri kembali menguntungkan Eriko yang terkenal dengan keuletannya untuk berbalik mendominasi perolehan poin. Eriko mampu unggul 16-13 sebelum kemudian disamakan oleh Firda di angka 17. Firda menyentuh angka 18 dan 19 lebih dulu namun kembali dilevelkan oleh Eriko. Dua poin beruntun yang dikoleksi Firda memastikan kemenangannya atas pebulutangkis negeri sakura tersebut, 21-19.

 

“Kami sudah sering bertemu dan sudah tahu pola permainan masing-masing. Kali ini saya bisa menjaga kecepatan dan serangan saya, sehingga bisa unggul dari lawan. Saya sempat ketinggalan di gim kedua karena kalah cepat, untungnya bisa memaksakan diri untuk kembali ke kecepatan seperti gim pertama,” kata Firda seperti yang di ungkapkannya di situs resmi PB PBSI.

 

Namun langkah Firda untuk ke semifinal akan menjadi lebih berat pasalnya Firda harus mampu menundukkan kampiun juara dunia tahun 2010, Wang Lin. Mantan tunggal teratas China yang menurun drastis paska dilanda cedera ini membuat kejutan dengan mengalahkan tunggal India, Saina Nehwal, 21-19, 21-15 hanya dalam tempo 37 menit.

 

“Tak mudah untuk melawan Wang Lin, pada pertemuan terakhir (Australia Open GP Gold 2012) saya kalah. Besok harus siap lebih capek dari hari ini,” tutur Firda.

 

Pemain Indonesia lainnya, Bellaetrix Manuputty harus terhenti di babak kedua usai dikalahkan peraih medali emas Olimpiade London 2012, Li Xuerui (2). Dalam pertarungan singkat 26 menit tersebut, Bella menyerah 14-21, 13-21.

 

“Padahal saya sudah punya strategi melawan dia dan di lapangan sudah tahu mau main seperti apa. Tetapi awalnya saja bisa mengimbangi, setelahnya ketahanan saya kurang, power pukulan juga kurang,” komentar Bella.

 

Setelah Desi Hera yang di laga babak pertama menyerah karena dirundung cedera, dua tunggal putri lainnya hari ini juga harus mundur dari pertandingan karena menderita hal yang sama. Minatsu Mitani, sang kuda hitam asal Jepang sempat memberikan perlawanan sengit di gim pertama sebelum menyerah 19-21 atas tunggal China, Wang Yihan (1). Namun di laga babak kedua, Mitani tak mampu melanjutkan laganya dan menyerah saat kedudukan 10-12.

 

Chen Xiao Jia yang berjibaku ketat 3 gim menghadapi Lindaweni di babak sebelumnya, harus mundur dari pertandingan saat berada dalam posisi unggul 21-14, 21-22 saat menantang Juliane Schenk (5), juga karena cedera yang dialaminya pada turnamen ini.

 

Selain Saina Nehwal, unggulan lainnya yang ikut tumbang adalah andalan Korea Selatan, Sung Ji Hyun (8). Pekan lalu, Ji Hyun juga tersingkir dini setelah takluk atas Chen Xiao Jia di babak pertama China Open SS Premier 2012. Kali ini, Ji Hyun yang belum menemukan ritme performa terbaiknya menyerah di tangan pemain Taiwan, Pai Hsiao Ma, dalam laga berdurasi lebih dari 1 jam, 14-21, 21-9, 21-19.

 

Tommy Buka Peluang

 

Cedera yang dialami oleh tunggal India, Kashyap Parupalli saat kedudukan 6-11 memaksanya untuk menghentikan pertandingan dan menyerahkan kemenangan kepada tunggal Indonesia, Tommy Sugiarto. Pebulutangkis muda Malaysia, Mohamad Arif Abdul Latif mengubur peluang sang tuan rumah untuk bertahan lebih lanjut di turnamen ini setelah wakil terakhir Hongkong, Hu Yun takluk dua gim langsung.

 

Menghadapi tunggal India Kashyap Parupalli yang membuat kejutan di laga perdananya kemarin, Tommy Sugiarto langsung unggul dari sisi serangan dan penempatan bola. Kashyap yang mencoba untuk mengimbangi permainan Tommy sempat membukukan beberapa angka namun akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan saat kedudukan 6-11. Hasil ini membawa Tommy ke babak delapan besar untuk menantang tunggal Jerman, Marc Zwiebler. Zwiebler mengantongi tiket quarterfinal usai menundukkan tunggal Denmark, Hans Kristian Vittinghus, 21-16, 21-19.

 

Kejutan berhasil dibukukan oleh tunggal Malaysia, Mohamad Arif Abdul Latif saat menantang wakil tuan rumah, Hu Yun. Duel antara kedua pemain yang saling mencoba untuk menekan dan menyerang ini akhirnya dimenangkan oleh Arif 21-17, 21-17 setelah berjuang 42 menit. Selain Arif, Malaysia juga masih bertumpu pada sang pengantin baru, Lee Chong Wei (1) yang melenggang dengan mengalahkan Ajay Jayaram asal India, 21-18, 21-19.

 

Penantang Chong Wei di laga selanjutnya adalah wakil Vietnam, Nguyen Tien Minh (8) yang harus memeras keringat untuk menundukkan tunggal Taiwan, Hsu Jen Hao, 22-24, 21-18, 21-14 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: