Bulutangkismania's Weblog

November 23, 2012

Results 2nd Round Hong Kong Open SS 2012 : Tiga Ganda Tersisa

Diantara sebelas peluang yang diciptakan oleh pasangan ganda merah putih di babak kedua, hanya tiga wakil yang mampu mengkonversinya menjadi tiket perempatfinal. Sektor campuran meloloskan dua wakilnya sedangkan duet Ahsan/Hendra (ANdra) menjadi satu-satunya tumpuan di nomor putra. Kekalahan yang dialami Suci/Della (SuDel) dan Greysia/Meiliana (GraMel) memupuskan harapan lebih lanjut di partai ganda putri.

 

Tiket perempatfinal perdana disumbang oleh sektor campuran, duo Riky/Richi (RiRi) yang sukses membendung pasangan Malaysia, Tan Wee Kiong/Lim Yin Lo. Meskipun beberapa kali RiRi sempat melakukan kesalahan sendiri di gim pertama, dominasi serangan pasangan merah putih yang lebih baik dan kompak, membuat RiRi mampu mendominasi sebagian besar perolehan poin di paruh akhir set pertama hingga kedudukan 14-12 dan 18-16. Kesolidan keduanya menutup gim pertama, 21-17.

 

Pada gim kedua berbalik Tan/Lim yang banyak melakukan kesalahan sendiri. Kesempatan ini digunakan dengan baik oleh RiRi untuk terus menekan dan tidak memberikan kesempatan kepada keduanya untuk mengembangkan permainan. Unggul jauh 14-6 dan 19-7, RiRi memastikan tempat mereka di 8 besar dengan menyudahi perlawanan Tan/Lim, 21-8.

 

“Hari ini lawan tidak bermain pada penampilan terbaik mereka. Kami sudah pernah bertemu sebelumnya dan pertandingannya cukup ramai. Pada gim pertama tadi juga sempat ketat, tapi kami unggul jauh di gim kedua” ungkap Richi seperti yang ditulis oleh situs resmi PB PBSI.

 

“Pada gim kedua, pengembalian mereka banyak yang datar sehingga memudahkan kami untuk terus menyerang,” Riky menambahkan.

 

Lawan berat peraih emas Olimpiade London 2012, Zhang Nan/Zhao Yunlei (2) akan menjadi lawan RiRi di laga delapan besar. Saat ditanya peluang mereka Richi berujar, “Kami belum pernah bertemu, tapi standar pemain China, mereka pasti cepat dan kuat. Kami akan lebih banyak mengandalkan taktik, karena kalau adu kuat pasti kalah kuat.”

 

Hasil gemilang juga diraih oleh Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati (FraNdy, 6) ketika menantang tandem Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl. Banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh pasangan Denmark serta serangan yang lebih baik dari FraNdy membuat mereka tak tersentuh dan terus meluncur sejak gim pertama. Dalam pertarungan berdurasi 28 menit tersebut, FraNdy membukukan kemenangan, 21-15, 21-10.

 

Langkah dua wakil merah putih ini sayangnya tidak diikuti oleh Muhammad Rijal/Debby Susanto (RiBby, 5) saat berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Jang Ye Na. Unggul 21-17 di gim pertama, RiBby gagal mempertahankan dominasinya pada gim kedua dan beberapa kali tertinggal dalam perolehan poin. Yoo/Jang yang memimpin 13-8 dan 20-17 sempat kehilangan fokus permainan dan berjuang ketat sebelum memaksakan rubber 26-24. Yoo sukses menjadi playmaker pasangan Korea meskipun penampilan Jang Ye Na tidak sebagus pada pertandingan sebelumnya.

 

Permainan RiBby di depan net dan agresivitas serangan mereka mampu membuat membuat RiBby unggul 7-2 di gim ketiga. Meskipun kedua pasangan akhirnya kembali imbang dan terlibat kejar mengejar angka yang cukup ketat hingga kedudukan 15-15, Yoo/Jang berhasil membaca strategi pasangan Indonesia di area depan net. Beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan oleh RiBby yang kemungkinan besar disebabkan oleh menurunnya stamina membuat peraih gelar Korea Open GP Gold 2011 tersebut merebut 4 poin beruntun sebelum menamatkan gim ini 21-17.

 

Pia Zebadiah yang pada pertandingan sebelumnya bersama Rizki Amelia menderita cedera pergelangan kaki kiri, memaksakan bertanding bersama Markis Kido di sektor campuran menghadapi wakil Denmark, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (4). Namun dengan kondisi yang tidak maksimal, keduanya menyerah 13-21, 9-21.

 

Ahsan/Hendra Peluang Terahir

 

Duet Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ANdra) yang baru diduetkan paska Olimpiade London 2012 menjadi satu-satunya harapan yang tersisa di sektor ganda putra. Meskipun meloloskan kuota terbanyak di babak kedua, kekalahan dua gim langsung yang dialami oleh Bona/Afiat (BonAt), Alvent/Markis (AlMa), Angga/Ryan (AngRy, 8) dan Yonathan/Hendra (YoNdra) membuat tumpuan pada akhirnya berada di pundak ANdra.

 

Menghadapi peraih mahkota Denmark Open SS Premier 2012, ANdra tampil dominan di area depan sedangkan sang lawan, Shin Baek Cheol/Yoo Yeon Seong yang di beberapa turnamen sebelumnya mampu memperegakan permainan cepat, kali ini justru tampil di bawah performa terbaik mereka dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Unggul jauh 16-8 dan 19-9, ANdra tanpa kesulitan menyudahi perlawanan Shin/Yoo, 21-14, 21-13.

 

“Kali ini kami lebih siap dibanding pertemuan sebelumnya. Kami bisa menerapkan pola dan mengontrol permainan,” kata Ahsan.

 

“Sepertinya lawan kelelahan karena Yoo habis bermain di ganda campuran tadi. Selain itu, kami juga bermain dengan benar, bisa menerapkan strategi di lapangan,” Hendra menambahkan.

 

Lawan mereka di delapan besar adalah unggulan ke-2, Fu Haifeng/Cai  Yun yang harus berjibaku tiga gim untuk menundukkan duet India, Pranaav Jerry/Akshay Dewalkar, 23-21, 21-19, 21-6. Saat ditanya peluang mereka menghadapi peraih emas Olimpiade London 2012 ini, Hendra berujar, “Kami siap jika harus bertemu Cai/Fu, penasaran juga ingin melawan juara olimpiade.”

 

Langkah ANdra sayangnya tidak diikuti oleh 4 wakil lainnya yang harus menelan kekalahan straight game atas lawan-lawannya. BonAt ditaklukkan Hiroyuki/Kenichi (5), 19-21, 16-21 sedangkan AlMa dijungkalkan Lee Sheng Mu yang menggandeng pasangan barunya, Tsai Chia Hsin, 17-21, 13-21. AngRy takluk atas peraih gelar China Open SS Premier 2012, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae, 18-21, 16-21 dan YoNdra dikalahkan tandem Malaysia, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong, 19-21, 19-21.

 

Di sektor putri, dua pasangan harapan terakhir merah putih harus terhenti di laga 16 besar dan mengakui ketangguhan lawan-lawannya. Duet Suci Rizky/Della Destiara (SuDel) yang menjajal unggulan teratas, Tian Qing/Zhao Yunlei sempat memberikan perlawanan ketat di gim pertama. Paska tertinggal saat jeda interval 6-11, SuDel tampil solid dan beberapa kali bola depan mereka merepotkan Tian/Zhao yang pada pertandingan biasanya menguasai sebagian besar perolehan angka.

 

Setelah saling berseteru dengan selisih 1-2 poin hingga kedudukan 18-18, Tian/Zhao yang mampu meraih match point 20-18 terlebih dahulu. Meskipun SuDel dua kali sempat mematahkan peluang Tian/Zhao namun keberuntungan dan kematangan duet China membuat mereka akhirnya mampu mencatat kemenangan, 23-21.

 

“Pada saat itu kami kurang tenang dan mereka lebih berpengalaman, jadi lebih tahu harus bagaimana di situasi seperti ini,” komentar Della perihal kekalahan mereka di set pertama.

 

Pada gim kedua, Tian/Zhao mampu tampil lebih agresif dan memperecepat tempo permainan. Sementara itu SuDel lebih banyak mengandalkan permainan memukaunya di depan net. Setelah sempat ketat hingga kedudukan 13-13, Tian/Zhao meraih momentum kedua mereka dengan merebut 3 poin beruntun.  Meskipun SuDel sempat memperkecil selisih poin 17-18, Tian/Zhao yang berada di atas angin 20-17 memastikan tiket delapan besar mereka 21-18.

 

“Awalnya kami yakin bisa menang dari mereka, mereka juga banyak mati sendiri. Tapi kami masih kalah pintar dan kalah jam terbang. Kalau lawan Tian/Zhao memang selalu ramai, begitu juga pasangan China lainnya seperti Bao/Zhong (Yixin Bao/Qianxin Zhong), tapi kami masih sulit mengatasi Ma/Tang,” papar Suci.

 

Satu peluang lainnya, Greysia Polii/Meiliana Jauhari (GraMel) yang sempat absen 3 bulan paska kasus diskualifikasi Olimpiade London 2012 juga belum menemukan ritme terbaik permainan mereka. Menghadapi pasangan Malaysia, Goh Liu Ying/Lim Yin Loo, GraMel yang senantiasa tertinggal dalam perolehan poin dan berada dalam tekanan, tidak mampu mengembangkan permainan mereka sehingga dipaksa takluk, 19-21, 17-21 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: