Bulutangkismania's Weblog

Desember 14, 2012

Results Day 2 BWF Superseries Finals 2012 : Partai Hidup Mati ToLyn & RiBby

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:44 am
Tags: , , , , , , , ,

lKekalahan duet Rijal/Debby (RiBby) atas unggulan ke-4 tuan rumah, Zhang Nan/Zhao Yunlei membuat kesempatan untuk melaju ke babak empat besar hanya tersisa pada pertandingan di hari ketiga (14/12/2012). Begitupun Tontowi/Liliyana (ToLyn) yang dijadwalkan akan bertemu dengan unggulan teratas sekaligus pemuncak sementara grup A, Xu Chen/Ma Jin, wajib memetik kemenangan di laga terakhir untuk kembali membuka peluang.

 

Menghadapi andalan tuan rumah di grup B, Zhang Nan/Zhao Yunlei (4), RiBby sebenarnya mampu mengimbangi serangan-serangan yang coba dilancarkan oleh pasangan China. Namun permainan duo “Z” yang tampil lebih gemilang di depan net membuat RiBby yang tertinggal 6-11 di paruh awal gim pertama sulit untuk bangkit dan terus tertinggal hingga 8-18. Berada di atas angin, Zhang/Zhao menyudahi perlawanan keduanya, 21-13.

 

Permainan di depan net dan minimnya kesalahan sendiri, seolah-olah ingin menebus kekalahan mereka atas ganda Denmark di laga sebelumnya kembali menjadi kunci kemenangan Zhang/Zhao di set kedua. Adu drive yang seringkali dimenangkan tandem China membuat RiBby kembali tertinggal 6-14 sebelum kemudian menyerah 10-21.

 

Dengan bekal satu kemenangan di hari pertama kemarin, peluang RiBby untuk melenggang ke empat besar sebenarnya masih terbuka apabila keduanya mampu memetik kemenangan atas duo Joachim/Christinna di partai pamungkas penyisihan grup. Atau alternatif lainnya adalah apabila pasangan negeri jiran, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (2) mampu membuat kejutan dan mengalahkan Zhang/Zhao di pertandingan hari ketiga besok (14/12/2012). Chan/Goh sendiri sementara menempati posisi juru kunci grup B usai kekalahan kedua yang mereka terima atas Joachim/Christinna, 16-21, 8-21.

 

Pada grup yang berbeda, Xu Chen/Ma Jin (1) memastikan diri sebagai pemuncak sementara di grup A setelah menggulingkan pasangan Thailand, Sudket/Saralee dalam laga tiga gim. Setelah tak tersentuh dalam perolehan poin dan unggul 21-14, Xu/Ma kembali mendominasi gim kedua hingga kedudukan 13-10. Namun Sudket/Saralee mampu bangkit dan bebalik unggul 17-14 saat berduel dalam permainan cepat di depan net. Meskipun Xu/Ma sempat mengejar dan menyamakan kedudukan di angka 17, ganda Thailand lebih dulu menamatkan gim kedua, 21-18.

 

Gim ketiga menjadi antiklimaks bagi Sudket/Saralee ketika Xu/Ma mampu menerapkan strategi yang sama seperti set pertama. Membuka jalan dengan memimpin perolehan poin 11-5, Xu/Ma kembali tak terbendung untuk memastikan kemenangan mereka 21-12.

 

Dengan demikian ToLyn harus puas untuk sementara berada pada posisi ketiga dengan 1 kekalahan di laga sebelumnya sehingga jalan sat-satunya untuk mengantongi tiket semifinal adalah menaklukkan unggulan teratas, Xu Chen/Ma Jin di pertandingan terakhir.

 

Koo/Tan Buka Peluang

 

Kekalahan yang di derita unggulan teratas Koo Kien Keat/Tan Boon Heong atas ganda tuan rumah, Fu Haifeng/Cai Yun, sempat menipiskan peluang mereka untuk melenggang ke empat besar. Namun pada laga hari kedua, Koo/Tan berhasil menjungkalkan andalan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dalam laga 3 gim berdurasi 73 menit. Sementara itu di sektor putri, Wang/Yu dan Tian/Zhao sukses memastikan diri ke semifinal setelah sama-sama memetik dua kemenangan.

 

Menghadapi ganda terbaik Eropa, Mathias Boe/Carsten Mogensen, duet negeri jiran Koo Kien Keat/Tan Boon Heong yang bermain ketat sejak awal gim pertama mampu memetik momentum ketika sempat tertinggal 17-19. Kedua pasangan yang tampil imbang membuat pertandingan berlangsung seru dan sulit di tebak. Permainan Koo/Tan yang lebih rapi dan solid membuat mereka mampu mengantongi 4 angka beruntun sehingga berbalik unggul 21-19.

 

Tak mau mengulangi kesalahan yang sama, Mathias/Carsten tampil lebih agresif dan mengambil inisiatif untuk menyerang terlebih dahulu di set kedua. Taktik ini sempat beberapa kali membuat Koo/Tan tertekan. Beberapa bola pengembalian Mathias/Carsten yang tak terduga juga gagal diantisipasi oleh Koo/Tan. Memimpin perolehan poin sejak awal gim, duo Denmark sukses memastikan rubber gim, 21-15.

 

Banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan Mathias/Carsten menjadi kunci kemenangan Koo/Tan di gim ketiga. Tampil lebih solid dan terus menekan, Koo/Tan berhasil mengungguli perolehan poin pasangan Denmark. Meskipun bebrapa kali serangan Mathias/Carsten ampuh untuk merepotkan wakil Malaysia, keduanya hanya mampu membayang-bayangi perolehan angka Koo/Tan sebelum akhirnya menyerah 18-21.

 

Hasil ini justru membuat posisi Mathias/Carsten yang berada di ujung tanduk. Dalam laga pamungkas di hari ketiga, mereka wajib memenangi duel ketika menantang Fu Haifeng/Cai Yun dan menjadi juara grup A jika ingin melenggang ke semifinal. Apabila kandas, maka tiket empat besar akan menjadi milik Koo/Tan untuk mendimpingi Fu/Cai yang menempati posisi teratas grup.

 

Di grup B, dua unggulan teratas sama-sama sudah memastikan diri ke babak semifinal usai memetik kemenangan kedua atas lawan-lawannya. Pada pertandingan terakhir penyisihan grup di hari ketiga,  Kenichi/Hiroyuki (2) dan Hong Wei/Shen Ye (3) hanya akan berjibaku untuk memperebutkan posisi juara dan runner up grup. Kenichi/Hiroyuki berhasil menaklukkan Bodin/Maneepong yang di turnamen ini tidak dalam performa terbaiknya, 21-11, 21-9 sedangkan Hong/Shen menyudahi perlawanan duet Malaysia, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong, 21-17, 21-16.

 

Di sektor putri, andalan tuan rumah Wang Xiaoli/Yu Yang (4) dan Tian Qing/Zhao Yunlei (3) yang berada pada grup berbeda juga sudah mengantongi tike semifinal. Kemenangan kedua yang diukir Wang/Yu atas pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, 21-9, 21-9 membuat mereka memastikan diri sebagai juara grup B. Posisi runner up baru akan diperebutkan di laga terakhir antara Christinna/Kamilla dan Misaki/Ayaka.

 

Kemenangan telak Zhao/Tian (3) atas wakil Hongkong, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet, 21-6, 21-9 serta unggulan teratas, Shizuka Matsuo/Mami Naito atas tandem Thailand, Duanganong/Kunchala setelah berjibaku selama hampir 1,5 jam dalam laga rubber gim, 21-11, 18-21, 21-19 membuat tiket semifinal resmi menjadi milik kedua pasangan tersebut. Laga terakhir di hari ketiga hanya akan menentukan siapa yang berhak menjadi juara grup A. Apabila tuan rumah ingin tetap menjaga peluang final sesama pemain China di partai puncak, Tian/Zhao diharuskan mampu mengalahkan Shizuka/Mami dan menjadi juara grup (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: