Bulutangkismania's Weblog

Januari 13, 2013

Korea Open SS Premier 2013 : China Pastikan Dua Gelar

Kore Open 2013Hegemoni sang negeri tirai bambu di sektor ganda putri dan campuran kembali tak terbantahkan usai menempatkan para wakilnya di babak final turnamen Korea Open SS Premier 2013. Ma Jin kembali sukses di dua nomor dan membuka peluang untuk mengoleksi dua gelar secara beruntun. Hal ini berbeda kontras dengan sektor putra meskipun Hong/Shen sempat mengimbangi permainan cepat unggulan teratas, Mathias/Carsten.

 

Sektor ganda putri menjadi gelar pertama yang berhasil dipastikan menjadi milik China pada tahun 2013 usai kemenangan yang diraih oleh unggulan teratas, Wang Xiaoli/Yu Yang dan kompatriot mereka, Ma Jing/Tang Jinhua (7). Bertanding pada waktu yang nyaris bersamaan di lapangan berbeda, kedua pasangan ini berhasil memastikan diri ke partai puncak dengan menundukkan lawan masing-masing.

 

Wang/Yu yang tampil dominan dalam serangan tanpa kesulitan menyudahi perlawanan harapan tuan rumah, Jung Kyung Eun/Kim Ha Na (4), 21-16, 21-11 sedangkan Ma/Tang harus menguras keringat lebih lama untuk menundukkan unggulan ke-2, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl dalam laga tiga gim berdurasi 70 menit.

 

Unggul tipis 21-19 di gim pertama setelah bersaing ketat dan saling memimpin dengan selisih 1-3 angka membuat jalan lebih mudah bagi Christinna/Kamilla di set kedua. Tak hanya unggul dari serangan, duo nomor satu Eropa ini juga beberapa kali menyulitkan pasangan China dengan pengembalian-pengembalian uniknya. Dominasi Christinna/Kamilla 6-0 sejak awal gim berlanjut hingga kedudukan 17-12. Namun konsistensi keduanya mulai mumudar saat Ma/Tang membukukan 7 poin secara benruntun dan berbalik unggul 19-17. Meskipun sempat menyamakan kedudukan, Christinna/Kamilla gagal mengkonversi se kedua menjadi kemenangan setelah Ma/Tang menutup gim ini lebih dulu, 21-19.

 

Tampil habis-habisan di dua set sebelumnya membuat ganda Denmark kehabisan stamina di set ketiga. Banyaknya kesalahan sendiri dan pertahanan yang merapuh memudahkan Ma/Tang untuk mendominasi gim ini 14-5. Meskipun Christinna/Kamilla sempat bangkit dan mengumpulkan beberapa poin, duet China tanpa ampun menyudahi perlawanan keduanya, 21-11.

 

Stamina yang menurun usai bertanding lebih dari satu jam membuat Christinna Pedersen juga tak mampu tampil maksimal di sektor campuran bersama Joachim Fischer. Menantang unggulan ke-4 asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Joachim/Christinna (6) yang memiliki catatan dua kemenangan di turnamen BWF Superseries Finals sebelumnya tak mampu berbuat banyak saat meladeni permainan cepat perebut emas Olimpiade London 2012 yang lalu tersebut. Sempat mengimbangi dan tampil fokus di gim pertama, Joachim/Christinna takluk dengan mudah dan banyak melakukan kesalahan sendiri di set kedua. Dalam laga berdurasi 32 menit tersebut, Zhang/Zhao menyudahi perlawanan keduanya, 21-16, 21-3.

 

Pada laga semifinal lainnya, Xu Chen/Ma Jin (1) memastikan gelar sektor campuran menjadi milik China dengan menghentikan perlawanan wakil Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (5). Unggul dari sisi serangan dan pengembalian bola di depan net membuat Xu/Ma mampu mendominasi paruh akhir set pertama dan kedua sebelum akhirnya mengukir kemenangan, 21-12, 21-14.

 

Peluang China untuk menyapu bersih semua gelar sebenarnya sempat terbuka saat Hong Wei/Shen Ye (7) mampu mengimbangi permainan agresif yang disajikan unggulan asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen (1). Tampil rapi dan minim kesalahan sendiri membuat Hong/Shen mampu mengusai paruh akhir gim pertama dan memetik kemenangan 21-19. Meskipun Mathias/Carsten unggul dengan serangan, keduanya juga banyak melakukan kesalahan beruntun sehingga menguntungkan pasangan China.

 

Tampil lebih bersih dan meningkatkan tempo permainan, agresi yang dilancarkan oleh Mathias/Carsten di set kedua menjadi lebih akurat dan tak terbendung. Mereka sukses mencatat kemenangan mudah, 21-10. Sempat tertinggal 9-14 di gim ketiga karena berbalik pada pola lama set pertama dan banyaknya unforced error, momentum berhasil dimiliki kembali oleh Mathias/Carsten dengan mengoleksi 7 angka berturut-turut. Meskipun Hong/Shen sempat berbalik unggul 17-16, Mathias/Carsten yang lebih banyak menurunkan bola dan pengembalian-pengembalian tak terduga sukses menamatkan set ini lebih dulu, 21-18.

 

Final ideal akhirnya tersaji di sektor ganda putra  usai kemenangan yang diraih oleh tandem tuan rumah, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae (6). Ko/Lee membuat kejutan dengan menjungkalkan unggulan ke-2 asal Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, 21-17, 21-11.

 

“Kita sangat senang bisa ke final di kota Seoul ini,” ungkap pasangan Denmark yang tahun lalu ditaklukkan oleh Hong/Shen di babak 16 besar.

 

“Besok kita akan bertanding menghadapi Ko/Lee. Sangat senang bisa menghadapi Yong Dae dan kita benar-benar menanti saat tersebut. Sepertinya dukungan penonton akan lebih banyak untuk mereka dan menentang kita,” lanjut keduanya sambil tersenyum (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: