Bulutangkismania's Weblog

April 28, 2013

India Open SS 2013 : Aprilia, “Permainan Saya Terlalu Monoton”

ImageAprilia Yuswandari akhirnya harus rela mengubur impiannya untuk melangkah ke babak final turnamen India Open SS 2013 yang berlangsung di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi. Tempat yang direncanakan akan menjadi perhelatan Piala Thomas Uber 2014 ini akhirnya mempertemukan Schenk dan Intanon di sektor putri serta Chong Wei dan Tago di nomor putra.

 

Secara tehnik dan permainan Aprilia sebenarnya mampu mengimbangi kekuatan dan kecepatan bola-bola pengembalian Juliane Schenk (2). Bahkan beberapa kali pengembalian Aprilia ampuh mempersulit dan merusak posisi Schenk. Namun dengan pola bertahan dan mencari momentum yang tepat untuk balik menyerang, Aprilia sayangnya terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri seperti gagal menyebrangkan bola di depan net serta tidak mampu mengantisipasi drop shot yang dilancarkan Schenk. Unggul dari serangan namun kurang ‘safe’ dalam permainan membuat Aprilia hanya mampu membayang-bayangi perolehan poin Schenk. Meskipun sempat mendekat di poin-poin kritis 18-20, April akhirnya menyerah 18-21 di gim pertama.

 

Set kedua April tampil lebih ulet dan menyulitkan bagi Schenk. April pun mampu menjaga ritmenya dengan selisih 1-2 angka bahkan menyamakan kedudukan di angka 13 dan 14. Meskipun harus pontang panting meladeni bola-bola sulit April, Schenk mampu menunjukkan pertahanannya yang kokoh. Sebaliknya April justru terkesan terlalu mudah untuk untuk melakukan kesalahan sendiri meskipun mampu mengimbangi permainan Schenk. Usai kedudukan 17-18, runner up Korea Open GP Gold 2013 ini yang banyak melakukan kesalahan sendiri memudahkan Schenk untuk kembali unggul dan memastikan kemenangan 21-18.

 

“Sebetulnya masih penasaran sekali, kok belum bisa juga mengalahkan Schenk. Akan tetapi dibanding pertemuan terakhir di All England 2013 lalu, kali ini saya bisa bermain lebih enjoy,” ujar Aprilia seperti yang ditulis situs http://www.badmintonindonesia.org.

 

“Permainan depan saya kurang bervariasi, terlalu monoton. Sementara Schenk punya permainan depan yang cepat, jadi saya sering terbawa buru-buru mau mematikan bola,” lanjut pemain rangking 25 dunia ini.

 

“Saya banyak menunggu bola di tengah lapangan untuk mengantisipasi bola-bola dari jumping smash nya. Tapi dia sering tiba-tiba menurunkan bola di depan net yang sulit saya jangkau,” tambahnya.

 

“Saya akui tadi pertahanan Schenk memang luar biasa sekali, padahal saya sengaja memberi bola-bola yang sulit dikembalikan, tapi ternyata bisa dikembalikannya,” ungkap Aprilia.

 

Dengan kemenangan ini Schenk berhak untuk melangkah ke laga puncak dan menantang pemain muda Thailand, Ratchanok Intanon. Unggulan ke-3 tersebut menundukkan satu-satunya harapan tuan rumah yang tersisa, Sindhu P.V (8) dua gim langsung, 21-12, 21-6.

 

“Saya sempat unggul 3 poin di awal-awal gim pertama namun berhasil di samakan oleh Intanon. Setelah interval di angka 11, saya membuat terlalu banyak kesalahan sendiri dan pengembalian yang keluar,” ungkap Sindhu dengan menyesal.

 

“Set kedua selisih poinnya terlalu jauh. Dia bahkan mampu meraih 11 poin secara beruntun. Saya mencoba bangkit dan meraih satu-dua poin namun selisihnya terlalu jauh dan akhirnya saya kalah,” lanjut pemain masa depan India yang baru berusia 17 tahun ini.

 

Di sektor putra, Lee Chong Wei harus berjibaku tiga gim untuk menghempas wakil Thailand, Boonsak Ponsana (7), 21-11, 18-21, 21-8. Selanjutnya Lee akan menghadapi pemain Jepang, Kenichi Tago (6) yang selama pertandingan di turnamen ini menyingkirkan 4 pemain tuan rumah. Anand Pawar yang didukung penuh oleh publik setempat gagal meredam permainan agresif yang diperagakan Tago, 16-21, 11-21.

 

“Dia bermain cerdas. Semua strategi yang saya lancarkan ternyata tidak berhasil. Sempat berencana untuk mengambil gim pertama, menyimpan energi di set kedua dan berjuang keras di gim penentu.  Namun hal tersebut ternyata tidak terjadi,” sahut Pawar (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: