Bulutangkismania's Weblog

April 29, 2013

India Open SS 2013 : Ratchanok Intanon, Sejarah Gelar Perdana & Pemain Termuda

India Open Superseries 2013Setelah pada turnamen bersejarah All England Open SS Premier 2013 yang lalu Ratchanok Intanon (3) harus puas mengantongi posisi runner up kali ini pemain berusia 18 tahun tersebut akhirnya mampu naik podium tertinggi dengan mengandaskan Juliane Schenk (2). Sementara itu di sektor putra, Kenichi Tago (6) sempat memaksa Lee Chong Wei untuk bermain rubber sebelum akhirnya menyerah dan mengukir kekalahan yang ke 10 kalinya dalam riwayat pertemuan mereka.

 

Pada awal gim pertama, Intanon banyak membuat kesalahan sendiri dengan pengembalian yang gagal melewati net. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Schenk untuk terus memimpin dari kedudukan 7-3 hingga 11-7. Namun paska jeda interval, pemain nomor satu Asia Tenggara tersebut mampu tampil lebih ‘safe’ dan berbalik menekan dengan permainan reli di depan net dan pengembalian silangnya. Usai memetik 8 angka beruntun, Intanon terus unggul hingga menyentuh match point 20-13 dari pengembalian Schenk yang tidak sempurna dan seringkali melebar.

 

India Open 2013 ScehnkNamun Juliane Schenk tidak mau menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan dengan meladeni bola-bola sulit Intanon yang akhirnya dikembalikan eror. Dua poin yang diraih Intanon dari kesalahan sendiri Schenk di depan net membuat gim ini berhasil direbut pemain Thailand, 22-20.

 

Pada awal set kedua kedua pemain saling berbagi poin dari kesalahan sendiri yang dilakukan oleh masing-masing hingga kedudukan 9-9. Intanon kembali unggul 12-9 dan 14-10 namun Schenk tak menyerah mudah dan berhasil mengantongi dua angka untuk memperkecil selisih poin. Empat angka berturut-turut yang dibukukan Intanon dari permainan reli dan pengembalian Juliane yang terlalu melebar membuat Intanon kembali berada di atas angin, 18-12 sebelum akhirnya memastikan gelar Superseries perdananya, 21-14.

 

India Open 2013 Intanon“Saya sangat senang. Di gim pertama sempat unggul 20-13 namun terburu-buru untuk menyelesaikan pertandingan sehingga memberikan 7 poin secara beruntun kepada lawan saya,” ungkap pemain yang 13 hari lebih muda dibandingkan Tai Tzu Ying saat merebut gelar Japan Open SS 2012 meskipun sama-sama berusia 18 tahun.

 

Hasil ini tidak hanya memberikan Intanon ‘prestige’ dengan gelar Superseries perdana dalam karir bulu tangkisnya namun juga mencatatkan sejarah sebagai pemain tunggal putri termuda yang berhasil mengantongi mahkota Superseries.

 

 

 

India Open 2013 LCW_TagoSementara itu di sektor putra Lee Chong Wei masih terlalu tangguh bagi Kenichi Tago asal Jepang. Meskipun sempat meraih kemenangan 21-18 di gim pertama setelah tertinggal 15-21, Tago tidak mampu melanjutkan kesuksesannya di set ketiga meskipun Chong Wei sempat melakukan beberapa kesalahan sendiri di paruh akhir gim. Dengan kematangannya Chong Wei berhasil membukukan kemenangan sekaligus rekor 10 kali tanding tanpa kalah atas Kenichi Tago, 21-17 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: