Bulutangkismania's Weblog

Juni 14, 2013

Indonesia Open SS Premier 2013 : Bertumpu Pada Tommy &Hayom

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 1:43 pm

Poster Djarum Indonesia Open SS Premier 2013Setelah pada laga hari pertama kita dikejutkan dengan tumbangnya tiga pemain tunggulan sektor tunggal putra, kali ini giliran Indonesia yang harus menerima nasib tersingkirnya dini Sony Dwi Kuncoro (4) dan Alamasyah Yunus di babak 16 besar. Dengan demikian peluang untuk melangkah lebih jauh akhirnya bertumpu pada Tommy Sugiarto dan Hayom Rumbaka.

 

Tommy Sugiarto yang membuat kejutan di laga babak pertama dengan menghempas peringkat satu China, Chen Long (2) dua gim langsung, 21-11, 21-18, konsistensi kembali dipertahankan oleh Tommy saat menantang andalan Hong Kong, Wong Wing Ki. Wong yang tampil cemerlang dengan jumping smash-nya beberapa kali sempat merepotkan Tommy, namun pengolahan bola dan pertahanan yang lebih baik membuat peringkat 20 dunia ini senantiasa unggul dalam perolehan poin gim pertama sebelum mengantongi kemenangan 21-18. Meskipun sempat berjibaku ketat di gim kedua ketika gagal mengantispasi smash-smash keras Wong, dukungan publik Istora terhadap Tommy akhirnya memastikan kemenangan Tommy, 21-16.

 

“Saya bisa tampil seperti biasanya pada awal pertandingan. Namun di akhir-akhir, lawan bangkit dan mengeluarkan polanya. Pada kedudukan 17-15,  saya bermain lebih agresif supaya tidak buang poin,” urai Tommy tentang pertandingannya seraya mengakui penguasaaan lapangan dan kontrol angin yang cukup berpengaruh.

 

“Kemenangan Hayom tentu membuat saya terpacu untuk bisa menang juga hari ini. Setelah menang dari Chen Long, rasa percaya diri saya meningkat, apalagi dia kan pemain besar,” lanjut Tommy.

 

“Saya berusaha main maksimal, karena ada kesempatan buat ke babak selanjutnya. Waspada setiap babak, kalo terlalu hati-hati juga tidak baik. Fokus babak demi babak. Setidaknya sampai semifinal, kalau bisa jadi juara,” pungkas Tommy kemudian.

 

Tommy akan menghadapi Gurusaidutt RMV di babak delapan besar setelah tunggal India tersebut mengandaskan andalan Jepang yang di babak sebelumnya membuat kejutan atas Jan O Jorgensen (7), Kazuma Sakai, 21-12, 9-21, 21-19.

 

Sebelumnya, Indonesai sudah lebih dulu menempatkan Hayom Rumbaka ke babak delapan besar setelah pemain asal klub PB Djarum tersebut memetik kemenangan atas Takuma Ueda. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, Hayom akhirnya berhasil mengalahkan tunggal Jepang yang dibabak sebelumnya menghempas unggulan asal Hong Kong, Hu Yun (6) tersebut, 18-21, 21-12, 22-20. Bola-bola pendek Takuma di gim pertama terbukti ampuh menyulitkan Hayom. Beruntung sang pelatih mampu mengingatkan Hayom untuk tidak banyak memberikan bola depan.

 

“Saya ingin main yang terbaik di depan publik sendiri. Pada saat saya
ketinggalan, pelatih memberi instruksi supaya saya jangan memberi
bola-bola depan pada Ueda, pokoknya jauhkan dia dari net. Saat itu
pikiran saya mulai terbuka dan bisa membalikkan keadaan,” ujar Hayom.

 

“Pada game ketiga, saya sudah unggul tapi akhirnya harus deuce karena
kepikiran pertandingan-pertandingan sebelumnya, sempat trauma juga karena pernah kalah tahun lalu waktu melawan dia. Tapi akhirnya saya bisa memenangkan pertandingan ini,” lanjutnya.

 

Hayom juga mengakui arah angin berpengaruh besar terhadap permainannya. Dia harus mampu membaca situasi dan beradaptasi dengan lapangan. “Saya sudah bermain hari ini dan kemarin. Jadi memang ada gangguan dari angin tapi itu bisa diatasi. Membuat saya lebih siap untuk pertandingan besok,” papar Hayom.

 

“Bermain satu per satu dulu aja. Tidak ada target untuk turnamen ini. Saya akan memberikan yang terbaik,” pungkas Hayom saat ditanya tentang kesipan dan targetnya di turnamen ini.

 

Langkah Tommy dan Hayom sayangnya tidak diikuti oleh dua wakil lainnya, Alamsyah Yunus dan Sony Dwi Kuncoro (4). Alam yang tampil cemerlang di babak sebelumnya saat mengandaskan wakil Jepang, Kenichi Tago (5) kali ini tergejal saat menghadapi andalan Jerman, Marc Zwiebler, 16-21, 15-21. Andalan lainnya, Sony Dwi Kuncoro ditaklukkan tunggal India, Ajay Jayaram, 20-22, 12-2 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: