Bulutangkismania's Weblog

Juni 20, 2013

Singapore Open SS 2013 : Tiga Tunggal Ke Enam Belas Besar

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 11:28 am

li-ning-singapore-openMudurnya Sony, Simon dan Hayom membuat Tommy Sugiarto menjadi ‘single fighter’ wakil Indonesia di babak pertama. Sementara itu di sektor putri, Lindaweni dan Belaetrix menjadi dua wakil yang tersisa paska kekalahan dua pemain lainnya, Aprilia dan Firda. Kedua srikandi merah putih tersebut masing-masing menyerah dalam laga tiga gim atas pebulu tangkis Taiwan dan Jepang.

 

Mundurnya tiga wakil Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Hayom Rumbaka membuat sang garuda hanya bisa menggantungkan harapan di pundak Tommy Sugiarto. Semi finalis turnamen Indonesia Open SS Premier 2013 ini berhasil melewati hadangan pertamanya, Lee Dong Keun. Tunggal Korea Selatan yang merangkak dari babak kualifikasi tersebut sempat memberikan perlawanan dan mengimbangi permainan Tommy. Bahkan di gim pertama Lee mampu unggul 16-13 hingga 20-18 dengan tampil menekan. Beruntung Tommy tidak terpancing dan mampu tampil lebih tenang sehingga berbalik unggul 22-20.

 

Tommy kembali tertinggal 6-10 di paruh awal gim kedua. Namun 6 poin beruntun yang dikoleksi Tommy membuatnya mampu membalikkan keadaan dan terus memimpin hingga menutup set kedua, 21-16.

 

“Walau saya ketinggalan di game pertama dan kedua, tapi saya bermain lebih tenang dan fokus raih satu demi satu poin,” papar Tommy seperti yang di tulis situs PBSI.

 

“Saya tidak terbebani walaupun jadi satu-satunya wakil di tunggal putra, yang penting buat saya adalah bisa bermain dengan mengeluarkan kemampuan terbaik saya,” lanjutnya kemudian.

 

Lawan Tommy di babak selanjutnya tunggal China, Wang Zhengming. Unggulan ke-8 ini berhasil mengalahkan peraih gelar French Open SS 2012, Daren Liew, 21-15, 21-18.

 

Sementara itu babak pertama turnamen Singapore Open SS 2013 sudah ‘menelan korban’ dua pemain unggulan yang harus tersingkir dini. Sai Praneeth yang pekan sebelumnya mengalahkan sang legandaris Indonesia, Taufik Hidayat, kali ini kembali menjaga konsistensinya dengan membuat kejutan atas unggulan ke-2, Hu Yun. Tak butuh waktu lama bagi Praneeth, hanya dalam tempo setengah jam tunggal India tersebut menundukkan Hu Yun dengan skor telak, 21-9, 21-10.

 

Kashyap Parupalli (7) sebenarnya berpeluang menang atas Takuma Ueda saat unggul 21-18 di gim pertama dan menyamakan kedudukan di angka 20 pada gim kedua. Namun keberuntungan yang lebih memihak pada Ueda membuat Kashyap harus menelan kekalahan 20-22. Antiklimaks permainan Kashyap di set ketiga mengantarkan Ueda pada kemenangan 21-15 untuk memastikan tiket babak kedua.

 

Jika Lee Chun Hei berjaya di sektor campuran, sang pasangan yang beralih ke nomor tunggal, Ng Ka Long juga tak kalah. Menghadapi tunggal Jepang, Sho Sasaki, Ng berhasil memetik kemenangan 21-14, 21-15 untuk meraih tiket babak kedua. Sedangkan Marc Zwiebler yang menjadi runner up pekan lalu membukukan rekor pertandingan terlama di babak pertama dalam laga tiga gim untuk menundukkan tunggal China, Chen Yuekuen, 19-21, 22-20, 21-17.

 

Linda, Bella Melenggang

 

Di nomor tunggal putri,  Lindaweni Fanetri membutuhkan laga tiga gim selama lebih dari 1 jam untuk menundukkan tunggal kualifikasi asal India, Thulasi P. C. Kalah gigih di gim pertama sempat membuat Linda beberapa kali tertinggal dari Thulasi. Meskipun mampu menyamakan kedudukan pada poin kritis, Linda akhirnya dipaksa menyerah 21-23. Namun dominasi Linda dengan kematangan pengalamannya tak terbantahkan di dua gim berikutnya. Meskipun sempat kalah di paruh awal, Linda mampu mengambil inisiatif untuk memegang kendali permainan di paruh akhir gim kedua dan ketiga dengan kemenangan 21-16, 21-16.

 

Belaetrix Manuputi mengikuti jejak Linda ke babak kedua setelah berhasil mengalahkan wakil Thailand, Nichaon Jindapon, 21-19, 21-14. Kekalahan juga dialami wakil Thailand lainnya, Busanan Ongbumrungpan atas Wang Yihan (4), 21-16, 12-21, 19-21. Tanpa kehadiran Ratchanok Intanon yang masih berkutat dengan cederanya, Sapsiree Taerattanachai menjadi satu-satunya tunggal putri yang bertahan setelah menundukkan semi finalis Indonesia Open SS Premier 2013, Yip Pui Yin, 21-9, 18-21. 21-10.

 

Langkah Linda dan Bella sayangnya tidak diikuti oleh dua wakil lainnya. Meskipun melalui perjuangan rubber game, Aprilia Yuswandari tak mampu konsisten di gim ketiga sehingga harus menyerah 11-21, 21-7, 8-21. Sementara itu Adrianti Firdasari tampil lebih baik dari performa pekan lalu dengan bermain tiga set saat menantang Minatsu Mitani (3). Firda yang unggul 21-17 di set pertama mamapu memanfaatkan kesalahan sendiri yang dilakukan oleh Mitani. Namun di dua gim berikutnya, Mitani yang tampil taktis dengan permainan reli dan menyerang memastikan kemenangannya, 21-15, 21-18 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: