Bulutangkismania's Weblog

September 14, 2013

China Masters SS 2013 : Trio Tunggal Tersingkir

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 10:24 am

China Masters SS 2013Tiga wakil merah putih di sektor tunggal tak mampu mempertahankan diri bersaing di turnamen China Masters SS 2013 dan sudah langsung tersingkir di laga babak pertama. Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto tak mampu meladeni perlawanan pemain yang berperingkat jauh di bawah keduanya sedangkan Belaetrix Manuputi harus mengakui ketangguhan unggulan teratas, Li Xuerui.

 

Dionysius Hayom Rumbaka mengawali torehan tak sempurna sektor tunggal Indonesia di turnamen China Masters SS yang berhadiah total 250.000 dolar ini. Menghadapi pemain berperingkat 251 dunia, Zhou Wenlong , Hayom yang tampil ragu-ragu tak mampu meladeni permainan cepatnya sehingga terkejar saat memimpin 19-17 di gim pertama. Hayom akhirnya menyerah setelah Zhou berhasil mengoleksi dua poin beruntun.

 

Meskipun sempat memaksakan rubber game dengan menutup gim kedua 21-19, Hayom kembali tampil di bawah tekanan dan tak mampu mempertahankan ritme permainannya. Peringkat 26 dunia inipun akhirnya takluk 10-21.

 

“Secara keseluruhan Hayom banyak ragu-ragu mau main cepat, sedangkan musuhnya terus bermain cepat dan banyak memberi bola-bola datar,” ungkap sang pelatih, Joko Suprianto mengenai pertandingan Hayom.

 

Saat dikonfirmasi apakah posisi Hayom yang lebih diunggulkan membawa beban tersendiri, Joko berujar, “Walaupun lebih diunggulkan, tapi saya rasa Hayom tidak terbebani. Cuma Hayom memang ragu-ragu karena diajak main dengan bola-bola datar.”

 

Mengikuti langkah Hayom adalah peraih gelar Singapore Open SS 2013, Tommy Sugiarto. Secara mengejutkan, Tommy yang menempati unggulan ke-4 terjungkal saat ditantang peringkat 35 dunia asal Jepang, Kenta Momota. Dalam laga berdurasi 45 menit tersebutm Tommy tak mampu mengimbangi penempatan bola-bola Kenta dan permainan akuratnya di depan net. Sempat tunggul 12-9 di gim kedua setelah menyerah 17-21 di set pertama, Tommy gagal mempertahankan konsistensinya sehingga terlibas 14-21.

 

Selain Tommy, dua unggulan lainnya yang juga ikut tumbang di laga perdana adalah unggulan ke-2, Du Pengyu yang menyerah kepada pemain Jepang Kazuma Sakai, 13-21, 15-21. Sementara itu runner up Singapore Open SS 2013, Boonsak Ponsana (3) di tekuk tunggal Korea Selatan, 11-21, 19-21.

 

Di sektor putri, satu-satunya andalan merah putih Belaetrix Manuputi sudah langsung menemui lawan berat di laga babak pertama. Unggulan teratas perebut medali emas Olimpiade London 2013, Li Xuerui memupuskan harapan Bella untuk melangkah lebih lanjut setelah memetik kemenangan dua gim langsung, 21-18, 21-8.

 

“Bola-bola Bella kalah kuat dan variasinya masih kurang. Lawannya merupakan pemain bagus yang punya permainan alot. Li tadi banyak menekan di bola-bola belakang,” ujar sang pelatih, Liang Chiu Sia.

 

“Dia juga harus belajar balik menekan lawan dengan bola-bola belakang. Selain itu bola-bola depannya juga harus divariasikan lagi,” tambahnya kemudian.

 

Dua pemain unggulan Korea Selatan juga tak bernasib baik saat berhadapan dengan para pemain tuan rumah di babak kedua. Sung Ji Hyun (4) sempat mampu meladeni permainan taktis Han Li dan memaksakan rubber game namun tak cukup mampu bermain konsisten di gim ketiga sehingga menyerah 18-21, 21-14, 14-21. Namun meskipun mampu membuat kejutan, Han Li justru gagal mengembangkan permainannya dan banyak membuat kesalahan sendiri saat menantang wakil Thailand di delapan besar, Porntip Buranaprasertsuk, 19-21, 17-21. Ini merupakan kali kedua Porntip menunjukkan permainan uletnya setelah di babak sebelumnya pemain nomor 2 negeri gajah putih tersebut mampu membuat kejutan atas Minatsu Mitani (7), 16-21, 21-18, 24-22.

 

Bae Yeon Ju (8) juga harus mengakui ketangguhan wakil China lainnya, Liu Xin setelah berhasil melenggang ke 16 besar. Dalam laga berdurasi 50 menit, Bae menyerah 14-21, 17-21.

 

Mundurnya sebagian besar para pemain unggulan wakil tuan rumah di turnamen ini semakin mengurangi greget  ditambah lagi aksi WO yang dilakukan oleh para pemain China saat bertemu dengan kompatriotnya. Wang Yihan (3), Wang Shixian (5) dan Chen Long (1) memutuskan untuk absen tanpa alasan yang jelas setelah mendaftarkan diri di ajang ini. Kejadian yang paling jelas terlihat adalah saat dua pemain China bertemu, khususnya di sektor putri, maka pemain yang lebih diunggulkan akan meraih tiket ke babak selanjutnya tanpa perlu bertanding dan memeras keringat.

 

Sayakah Takahashi mencoba untuk mematahkan sinisme publik saat para pemain non China bertanding dengan wakil tuan rumah. Setelah mendapatkan kemenangan gratis dari Wang Yihan, Sayaka secara beruntun berhasil melumpuhkan dua pemain China secara beruntun, Wang Xin dan Xue Yao untuk memastikan satu tiket semi final (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: