Bulutangkismania's Weblog

September 15, 2013

China Masters SS 2013 : Putri Dominan, Putra Masih Kritis

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 9:45 am

China Masters SS 2013Sempat tampil perkasa di babak semi final dan final All England Open SS Premier 2013, duet Liu Xiaolong/Qiu Zihan (4) di prediksi akan menjadi penerus hegemoni duo Fu Haifeng/Cai Yun yang mulai luntur. Namun seperti masalah klasik pasangan dunia lainnya, konsistensi performa akhirnya menjadi isu terbesar yang dipecahkan keduanya setelah kalah beruntun di babak ke-2 Indonesia Open SS Premier 2013 dan BWF World Championships 2013.

 

Sektor ganda putra kembali menjadi polemik pada kubu China setelah pada turnamen BWF World Championships 2013 yang lalu sang negeri tirai bambu juga gagal mengirimkan satupun wakilnya ke babak final. Liu/Qiu yang diharapkan mampu melanjutkan tongkat estafet Fu/Cai ternyata tidak cukup konsisten di beberapa turnamen terakhir. Menantang unggulan teratas asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae, Liu/Qiu sebenarnya sempat mencatat prestasi gemilang dengan dua kemenangan straight game di babak final Sudirman Cup 2013 dan India Open SS 2013.

 

Namun kali ini keduanya kembali bermain di bawah performa terbaik mereka. Bola-bola cepat dan menekan di depan net yang menjadi ciri khas Liu/Qiu justru berbalik menjadi kelemahan mereka. Beberapa kali antisipasi bola yang salah membuat keduanya justru balik tertekan dan tak mampu mengembangkan permainan. Memanfaatkan kondisi ini, Ko/Lee yang terus tampil menekan akhirnya mengantongi kemenangan relatif mudah 21-13, 21-12.

 

Pasangan China lainnya, Chai Biao/Hong Wei sempat membuka peluang di gim pertama saat memetik kemenangan atas unggulan ke-2, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. Paska unggul 21-14 di gim pertama, Chai/Hong mampu tampil konsisten dan terus menyerang di gim kedua. Namun variasi pengembalian bola yang kurang membuat Hiroyuki/Kenichi berbalik unggul di poin-poin kritis sehingga memaksakan rubbe game 21-18. Penempatan bola-bola yang akurat di area tak tersentuh kembali menjadi kunci kemenangan duet Jepang di gim ketiga. Paska jeda interval 11-6, keduanya terus meluncur hingga 18-9 untuk kemudian menutup gim ketiga 21-13.

 

Berbeda dengan sektor putra, para pemain putri China justru tampil dominan atas lawan-lawannya. Setelah berhasil memastikan tiga wakilnya ke babak semi final, gelar di sektor ini akhirnya menjadi milik sang tuan rumah setelah kemenangan yang diraih unggulan ke-2, Ma Jin/Tang Jinhua. Menghadapi wakil Korea Selatan, Jang Ye Na/Kim So Young yang sebelumnya mengehentikan perlawanan duo merah putih, Pia Zebadiah/Rizki Aemelia Pradipta (4), Ma/Tang berhasil memanfaatkan kelemahan Kim So Young di depan net dan pertahanan yang kurang solid. Beberapa kali Ma/Tang juga mampu mengembalikan bola di antara pasangan lawan sehingga sulit diantisipasi.

 

Ma/Tang sempat kesulitan menembus pertahanan Jang/Kim di gim pertama namun setelah mengolah bola dengan sempurna dan terus menggempur dengan smash-smash keras menyilang dan netting di depan net, peluang terbuka untuk Ma Tang merebut kemenangan dua gim langsung, 21-18, 21-13.

 

Duet teratas Wang Xiaoli/Yu Yang akan menjadi penantang Ma/Tang di laga berikutnya untuk memperebutkan podium juara. Wang/Yu berhasil membukukan kemenangan mudah atas junior mereka, Ou Dongni/Tang Yuanting, 21-13, 21-6 hanya dalam tempo 23 menit (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: