Bulutangkismania's Weblog

September 20, 2013

Japan Open SS 2013 : Sektor Tunggal Kembali Kritis

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 7:57 am

yonex-open-japan-2013Para pemain sektor tunggal Indonesia kembali harus menelan kekalahan dini dan tak satupun mampu melaju ke babak 8 besar turnamen Japan Open SS 2013. Tiga harapan di sektor putra secara beruntun sudah lebih dulu kandas di babak pertama sementara itu Lindaweni Fanetri yang menjadi satu-satunya srikandi Indonesia yang berlaga di turnamen ini sempat menang mudah di babak pertama tapi justru takluk dalam tempo setengah jam di laga berikutnya.

 

Peluang nomor tunggal Indonesia di turnamen Japan Open SS 2013 akhirnya harus pupus setelah wakil terakhir, Lindaweni Fanteri tak mampu berbuat banyak saat meladeni permainan tunggal tuan rumah peringkat 17 dunia, Sayaka Takahashi. Setelah sebelumnya Linda memetik kemenangan mudah atas wakil Selandia Baru, Anna Rankin,  21-6, 21-6, kali ini justru tungal teratas Indonesia tersebut yang balik terdominasi oleh Sayaka.

 

Meskipun sebenarnya Linda memiliki kemampuan untuk mengimbangi Sayaka, banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan oleh pemain merah putih tersebut di set pertama membuatnya tertinggal jauh sejak awal gim, 2-8 hingga 6-14. Keuletan Sayaka juga tak memberikan banyak pilihan bagi Linda yang tampil di bawah performa terbaiknya. Sayaka pun mengantongi kemenangan di gim pertama, 21-12,

 

Penampilan Linda di gim kedua ternyata jauh lebih drop saat Sayaka mencoba untuk meningkatkan tempo permainan. Tak hanya mampu menekan, penempatan bola-bola sulit Sayaka juga beberapa kali mampu mengecoh Linda. Sayaka kembali unggul jauh 17-5 dan akhirnya mengunci Linda di angka 21-7.

 

Apabila di turnamen pekan lalu, Wang Yihan dan Wang Shixian yang mengundurkan diri maka kali ini giliran Li Xuerui yang gantian absen dari ajang berhadiah USD 200.000 ini. Sementara itu kejutan sudah langsung terjadi di babak kedua saat PV Sindhu (8) ditaklukkan pemain kualifikasi tuan rumah, runner up World Junior Championship Junior, Akane Yamaguchi, 6-21, 17-21. Runner up China Masters SS 2013 pekan lalu, Porntip Buranaprasertsuk juga ikut menelan pil pahit saat menantang wakil Jepang, Shizuka Uchida. Antiklimaks permainan yang ditampilkannya pada laga final pekan lalu ternyata masih berimbas di turnamen ini. Setelah berjibaku dalam laga reli selama lebih dari 1 jam, Porntip menyerah 21-19, 15-21, 14-21.

 

Sementara itu di sektor putra para pemain Indonesia secara beruntun kembali gagal melangkah ke babak 16 besar. Tommy Sugiarto yang menjadi kampiun Singapore Open SS 2013 pekan lalu takluk dari pemain junior Jepang, Kenta Momota kali ini juga tak mampu meladeni permainan cepat dan menekan Tanongsak Saensomboonsuk. Sempat memimpin 15-11, Tommy tak mampu menjaga konsistensinya sehingga menyerah 28-30 setelah Tanongsak berhasil tampil ngotot dan menunjukkan keuletannya. Antiklimaks permainan Tommy khususnya dalam menekan dan beradu di depan net membuat Tanongsak kembali sukses di set kedua, 21-13. Namun konsistensi Tanongsak ternyata juga tak setangguh yang dibayangkan. Di babak kedua, pemain peringkat 19 dunia ini justru kalah mudah dari pemain muda China, Gao Huan, 13-21, 5-21.

 

Dua harapan lainnya, Sony Dwi Kuncoro dan Hayom Rumbaka juga mengalami nasib serupa meskipun sempat bermain rubber game. Sony yang sampai saat ini masih berjuang kembali menapaki karirinya setelah sebelumnya sempat di perigkat 4 dunia menyerah di tangan Anand Pawar, 17-21, 21-7, 18-21 sementara itu Hayom Rumbaka dijungkalkan Marc Zwiebler, 21-16, 11-21, 12-21.

 

Performa kurang memuaskan sektor tunggal Indonesia di dua turnamen terakhir menjadi sorotan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky. Beberapa faktor seperti fisik dan mental memang harus segera diperbaiki.
“Saya lihat kekalahan ini harus dievaluasi ke pelatih Joko Suprianto sebagai kepala pelatih tunggal putra. Saya harus evaluasi program latihannya,” kata Rexy seperti yang dilansir situs PBSI.
“Kalau saya lihat seperti Hayom masih kendala dalam fisiknya. Seharusnya pelatihnya aware dalam area ini. Sementara Sony memang sudah agak berat, dalam beberapa turnamen selalu kalah di babak pertama. Kalau Tommy saya lihat harus digembleng mentalnya. Sekarang dia menjadi ujung tombak,” ujarnya kemudian.

 

Di babak pertama, kejutan terbesar terjadi saat Chen Long (2) di tundukkan Kazuteru Kozai, 22-24, 16-21 sementara itu cedera yang dialami Boonsak Ponsana (4) memaksanya mundur ketika menantang Yuichi Ikeda saat kedudukan 5-11 di gim pertama. Kampiun turnamen pekan lalu, Wang Zhengming ternyata juga tak sekonsisten para seniornya saat menghadapi unggulan ke-5, Nguyen Tien Minh. Setelah berjibaku 64 menit, Zhengming menyerah 21-14, 11-21, 14-21.

 

Kekalahan Hu Yun (8) di babak 16 besar atas wakil tuan rumah berperingkat 320 dunia, Jun Takemura 18-21, 17-21 kian menambah daftar panjang unggulan yang harus tumbang dini sebelum sempat melenggang ke delapan besar. Sementara itu Kenichi Tago (4) yang tampil buruk di turnamen sebelumnya berhasil menebus kekalahannya pada ajang ini dengan melenggang ke delapan besar usai menumbangkan Chen Yuekun 21-17, 22-20 dan Marc Zwiebler, 21-16, 19-21, 21-14 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: