Bulutangkismania's Weblog

September 21, 2013

Japan Open SS 2013 : Pia, “Kita Akan Berusaha Menikmati Pertandingan”

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:20 am

yonex-open-japan-2013Meskipun harus menelan kekalahan menyakitkan di sektor ganda campuran bersama sang kakak setelah sempat unggul di gim kedua, Pia berhasil mempertahankan peluangnya di nomor putri bersama Rizki untuk melenggang ke semi final. Sementara itu kekalahan Markis/Pia di sektor campuan juga diikuti wakil lainnya, Praveen/Vita saat menantang unggulan asal Denmark.

 

Sektor ganda campuran yang biasanya menjadi ujung tombak dalam suatu turnamen kali ini tanpa dimotori oleh Tontowi/Liliyana masih harus bersabar tanpa wakil di laga semi final. Dua harapan terakhir di sang garuda harus menelan kekalahan atas lawan-lawannya, termasuk sang unggulan Markis Kido/Pia Zebadiah (7) saat menantang peringkat 121 dunia, Liu Cheng/Bao Yixin.

 

Unggul dengan permainan cepat dan menekan di depan net membuat Markis/Pia (MarPi) tak terbendung di gim pertama. Membuka perolehan angka 5-2, MarPi tak terkejar dan terus meluncur hingga 12-7 dan 20-15 untuk kemudian menutup set pertama, 21-17.

 

Gim kedua kembali didominasi oleh MarPi dari angka 6-1 hingga 14-8. Kolaborasi apik Pia di depan net dan Markis di area baseline dengan smash-smash agresifnya membuat kemenangan sebenarnya sudah ada di depan mata pasangan Indonesia. Namun sayangnya mendekati poin-poin kritis, kesolidan dan daya tekan MarPi perlahan memudar sehingga memberikan kesempatan bagi Liu/Bao untuk mengembangkan permainannya. Tandem China berhasil menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 19-18. Meskipun MarPi sempat kembali membuka peluang saat melevelkan kedudukan di angka 19, dua poin beruntun yang dikoleksi Liu/Bao membuat China berhasil memaksakan rubber game, 21-19.

 

Petandingan gim ketiga berlangsung justru berkebalikan dengan skenario set kedua. Liu/Bao tampil lebih agresif dan menekan dengan percaya diri setelah mendapatkan peluang kemenangan gim kedua. Keduanya pun memimpin jauh 11-4 saat jeda interval. Namun dengan kematangan mereka MarPi berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan di angka 19 untuk menciptakan momentum kedua mereka. Sayangnya duet Indonesia justru kurang sabar dan tenang di poin-poin kritis sehingga menguntungkan Liu/Bao untuk memastikan tiket semi final Superseries perdana mereka, 21-19.

 

Hasil ini sekaligus memastikan satu tiket final bagi sang negeri tirai bambu setelah pada laga perempat final lainnya, Zhang Nan/Zhao Yunlei (2) berhasil mengatasi perlawanan wakil tuan rumah, Takuto Inoue/Ayaka Takahashi, 21-15, 22-20.

 

Pada pool yang berbeda, Xu Chen/Ma Jin (1) harus mampu mematahkan perjuangan wakil Denmark, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (3) untuk memastikan gelar jatuh ke tangan China. Xu/Ma tanpa kesulitan menyudahi perlawanan komaptriot mereka, Chai Biao/Tang Jinhua, 21-8, 21-14 sedangkan Joachim/Christinna menaklukkan harapan Indonesia lainnya, Praveen Jordan/Vita Marissa, 21-10, 19-21, 21-10.

 

Meskipun kandas di sektor campuran, peluang Pia Zebadiah masih terbuka bersama Rizki Amelia di nomor putri. Menghadapi wakil Taiwan yang di babak sebelumnya menghentikan perlawanan Greysia/Nitya, Cheng Wen Hsing/Hsieh Pei Chen, Pia/Rizki (PiRiz) yang menempati unggulan ke-4 memanfaatkan kesalahan sendiri yang banyak dilakukan oleh Cheng/Hsieh di gim pertama serta penempatan bola-bola sulit dan permainan menekan di depan net untuk membukukan kemenangan 21-12, 22-20.

 

Namun lawan berat akan menjadi ujian PiRiz selanjutnya untuk memperebutkan tiket laga pamungkas. Unggulan teratas, Ma Jin/Tang Jinhua yang sukses menyingkirkan junior mereka, Bao Yixin/Zhong Qianxin (5) harus mampu dilewati PiRiz agar tetap mempertahankan peluangnya. Kemenangan PiRiz atas Ma/Tang pada pertemuan terakhir mereka di turnamen Singapore Open SS 2013 yang lalu tentunya bisa menambah rasa percaya diri PiRiz untuk tampil dengan performa terbaik mereka.

 

“Kita akan menghadapi ganda yang sangat kuat besok, sehingga kita tidak punya target apapun. Kita akan bermain lepas menikmati pertandingan dan tanpa beban, itu saja,” komentar Pia tentang calon lawannya.

 

Sementara itu sang juara bertahan, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet (8) menambah daftar mantan juara yang terhenti dini usai menelan kekalahan atas duet tuan rumah, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (2). Dalam laga dua gim, duo Hong Kong tersebut akhirnya menyerah, 17-21, 15-21. Misaki/Ayaka akan ditantang tandem Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (3) yang berhasil menekuk ganda muda China yang saat ini sedang ‘naik daun’, Ou Dongni/Tang Yuanting dengan permainan menekan melalui smash-smash keras mereka, 21-19, 23-21 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: