Bulutangkismania's Weblog

Oktober 17, 2013

Denmark Open SS Premier 2013 : Tommy Sukses ‘Balas Dendam’

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:13 am

yonex-denmark-open-20131Peringkat satu tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto (7) berhasil membalas kekalahan tak terduga yang dialaminya atas pemain muda Jepang, Kenta Momota di babak pertama China Masters SS 2013 yang lalu. Namun jadwal duel pertemuannya dengan Hayom Rumbaka di turnamen kelas Superseries harus tertunda paska kekalahan Hayom atas wakil China, Chen Yuekuen usai berjibaku selama lebih dari satu jam.

 

Tommy Sugiarto (7) berhasil meraih tiket babak kedua turnamen Denmark Open SS Premier usai memetik kemenangan atas pemain muda Jepang, Kenta Momota. Tommy yang dilaga sebelumnya kandas dua gim langsung, kali ini tampi lebih sabar dan taktis sehingga mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Permainan netting dan smash-smash-nya berhasil membuat Tommy unggul di gim pertama 21-18. Sementara itu Kenta yang tampil garang di set pertama justru meredup dan takluk di bawah dominasi Tommy yang kemudian memetik kemenangan telak 21-8.

 

“Tommy belajar dari pertemuan sebelumnya dengan Momota. Kali ini Tommy bisa bermain lebih sabar. Begitu ada kesempatan, ia lantas balik menyerang,” ujar sang pelatih, Joko Suprianto, seperti yang dilansir situs PBSI.

 

Langkah Tommy sayangnya tidak diikuti oleh Dionysius Hayom Rumbaka yang dijadwalkan bertemu Tommy di babak kedua. Menantang wakil China, Chen Yuekun, Hayom justru tampil kurang sabar dan terburu-buru ingin mematikan bola. Sempat bermain tiga gim, Hayom akhirnya menyerah, 14-21, 21-17, 17-21.

 

“Hayom terlalu terburu-buru ingin mematikan lawan, tetapi pertahanannya malah kurang siap. Besok, Tommy akan berhadapan dengan Chen. Ia harus bisa bermain lebih sabar lagi dan tidak boleh terlalu cepat ingin mematikan bola,” papar Joko.

 

Tak hanya Tommy, Indonesia juga meloloskan satu wakil lainnya, Sony Dwi Kuncoro yang sukses menjegal tunggal Estonia, Raul Must, 21-13, 21-12.

 

Kejutan di babak pertama sudah harus dialami oleh dua unggulan asal Thailand dan Vietnam. Boonsak Ponsana (8) gagal melewati hadangan Ajay Jayaram dan menyerah mudah 11-21, 14-21 sedangkan Nguyen Tien Minh (6) dihempaskan wakil negeri jiran, Chong Wei Feng, dalam laga tiga gim 21-19, 18-21, 7-21.

 

China Pastikan Satu Semifinalis

 

Berkumpulnya empat pemain China di pool atas setelah masing-masing berhasil mengantongi kemenangan atas lawan-lawannya, sang negeri tirai bambu pun memastikan satu tempat di babak semi final turnamen yang berhadiah total USD 400.000 ini. Satu-satunya wakil Indonesia, Lindaweni Fanetri gagal mengulang kesuksesannya atas Wang Yihan seperti pada turnamen All England Open SS Premier 2013 yang lalu.

 

Li Xuerui (1), Yu Sun, WangShixian (7) dan Wang Xin masing-masing berhasil melenggang ke babak enam belas besar dan memastikan satu semi finalis bagi sang negeri jiran. Ke empat pemain tersebut yang sama-sama menempati pool teratas akan saling berjibaku sehingga hanya akan ada satu yang tersisa ke 4 besar. Xuerui menundukkan tunggal India, Arundhati Pantawane, 21-17, 21-15 sedangkan Yu Sun menyingkirkan Tsenia Polikarpova, 21-13, 21-9.

 

Dua pemain satu generasi yang sama-sama kembali mencoba mendaki puncak kesuksesan yang sempat mereka raih pada tahun-tahun sebelumnya juga akan saling berperang untuk ke delapan besar. Wang Shixian (7) mendapatkan kemenangan dari Yip Pui Yin 21-15, 11-5 yang di gim kedua tidak dapat melanjutkan pertandingannya sedangkan Wang Xin yang merangkak dari babak kualifikasi lolos dari hadangan Porntip Buranaprasertsuk, 21-10, 13-21, 21-17.

 

Selain keempat pemain tersebut, China juga masih menyimpan kartu trufnya pada pool yang berbeda, Wang Yihan (5). Yihan berhasil mengantongi kemenangan atas satu-satunya wakil Indonesia sektor tunggal putri di turnamen ini, Lindaweni Fanetri. Banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan oleh Linda serta konsistensi serangan yang dilancarkan oleh Yihan membuat wakil China tersebut meraih kemenangan mudah 21-13, 21-11.

 

Langkah 5 pemain putri China sayangnya tidak diikuti oleh Han Li yang gagal melewatu hadangan unggulan ke-3 asal Jerman, Juliane Schenk. Meskipun sempat menyajikan pertarungan ketat dan nyaris membuat kejutan, Han akhirnya menyerah 21-17, 17-21, 19-21 dalam laga berdurasi lebih dari satu jam.

 

“Pertandingan tadi seperti babak semi final karena kualitas Han Li yang sebenarnya. Pertandingan mental yang sangat ketat,” ungkap Schenk usai pertandingan.

 

“Saya sempat menghadapi dia di Liga China. Saya berusaha untuk merasakan kembali pengalaman tersebut dan  mencoba mengulanginya kembali disini. Saya juga dapat merasakan dukungan para penonton di sepanjang pertandingan dan hal tersebut sangat baik,” lanjutnya kemudian.

 

Gu Juan juga berhasil melanjutkan konsistensi permainannya setelah menjadi runner rup pekan lalu di Belanda dengan kali ini membuat kejutan atas unggulan ke-8, Tai Tzu Ying dua gim langsung, 23-21, 21-11. Sementara itu Pusarla Venkata Sindhu tampaknya masih kesulitan untuk bangkit dan kembali tersingkir dini di turnamen ini. Menantang Eriko Hirose, Sindhu menyerah 19-21, 20-22 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: