Bulutangkismania's Weblog

Oktober 18, 2013

Denmark Open SS Premier 2013 : Kembali Bertumpu Pada Ahsan/Hendra dan Tontowi/Liliyana

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 11:04 am

yonex-denmark-open-20131Turnamen Denmark Open SS Premier 2013 baru saja akan memasuki babak delapan besar namun sebagian besar para pemain ganda Indonesia sudah bertumbangan, bahkan sejak babak pertama hari selasa lalu di mulai. Untuk kesekian kalinya, merah putih kembali menggantungkan dua harapan yang tersisa di sektor ganda putra dan campuran, Ahsan/Hendra dan Tontowi/Liliyana.

 

Kejutan demi kejutan masih terus terjadi hingga babak kedua turnamen Denmark Open Superseries Premier 2013. Tak hanya tersungkurnya sebagian besar para pemain Indonesia, namun juga tersaji saat para unggulan China takluk atau ‘nyaris’ terjungkal atas lawan yang tak diduga sebelumnya. Kondisi ini kian menunjukkan bahwa peta kekuatan perbulu tangkisan dunia saat ini ketika setiap negara tampil dengan kekuatan terbaiknya, tidak hanya dimonopoli oleh satu atau dua negara saja.

 

Duel antara sesama pasangan Indonesia yang terjadi d sektor ganda putra akhirnya mampu dimenangkan oleh sang unggulan teratas, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Meskipun Markus Fernaldi Gideon/Markis Kido mampu mengimbangi permainan cepat dan menekan yang coba diperagakan oleh Ahsan/Hendra bahkan sempat unggul 6-0 di awal set, namun ‘critical point’ saat titik-titik akhir gim pertama dan kedua yang didominasi oleh Ahsan/Hendra berhasil membuat mereka mampu memenangkan pertandingan. Dalam laga berdurasi 25 menit tersebut, Ahsan/Hendra unggul 21-17, 21-18.

 

“Kami kurang mengantisipasi di awal-awal permainan, sementara lawan langsung menerapkan pola permainan menyerang. Namun, setelah itu kami terus mencoba untuk mengantisipasi permainan lawan. Setelah itu baru kami bisa balik menyerang pertahanan mereka,” tutur Hendra seperti yang ditulis situs PBSI.

 

Dengan hasil ini, Ahsan/Hendra akan menantang wakil Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata yang secara dramatis mampu menundukkan unggulan ke-7 asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Shin Baek Choel. Dalam laga tiga gim ketat selama hampir satu jam tersebut, duo Jepang unggul 21-12, 17-21, 21-19.

 

“Pasangan Jepang ini banyak bermain dengan bola-bola panjang ke belakang, kami akan berusaha memaksimalkan permainan di depan net untuk mengungguli mereka,” lanjut Hendra.

 

Kejutan lainnya justru terjadi saat duel antara sesama pasangan China yang menampilkan atraksi serangan cepat dan menekan di depan net serta pertahanan yang luar biasa solid. Cai Yun/Chai Biao yang untuk pertama kalinya disandingkan dalam turnamen Superseries berhasil menundukkan kompatriot mereka yang juga merupakan kampiun All England Open SS Premier 2013, Liu Xiaolong/Qiu Zihan (5). Sempat bermain ketat dan nyaris kalah di gim pertama, dominasi Cai/Chai akhirnya tak terbendung untuk merebut kemenangan 22-20, 21-14.

 

Selain di sektor ganda putra, Indonesia juga masih menyisakan satu wakilnya di nomor campuran usai kemenangan yang dibukukan duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (3) atas jagoan Inggris, Chris Langridge/Heather Olver. Sempat menang mudah 21-11 di gim pertama, Tontowi/Liliyana mulai tersendat saat Chris/Heather mampu mengimbangi permainan depan yang diperagakan oleh kampiun All England tersebut pada set kedua. Beruntung di saat-saat kritis, Tontowi/Liliyana tidak terpancing dan tetap bermain dengan polanya sehingga kembali unggul 21-18.

 

Di laga selanjutnya, mereka akan menantang kolaborasi tuan rumah, Anders Kristiansen/Juli Houmann yang sempat membuat kejutan di babak pertama atas wakil sang garuda, Muhammad Rijal/Debby Susanto (6). Dengan dukungan penuh dari publik Odense Sports Park, Anders/Julie berhasil meraih tiket delapan besar setelah berhasil menumbangkan duet senior Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda, 9-21, 21-18, 21-18.

 

Langkah Tontowi/Liliyana sayangnya tidak diikuti oleh wakil lainnya, Markis Kido/Pia Zebadiah (7). Menghadapi duet Inggris yang baru saja melangsungkan pernikahannya, Chris Adcock/Gabrielle White, Markis/Pia harus mengalami nasib yang sama seperti Praveen/Vita yang sudah lebih dulu tumbang di babak pertama atas tandem Inggris ini. Sempat memimpin 21-16 di gim pertama, Markis/Pia gagal mengimbangi permainan menekan dan olahan bola Chris/Gabby di dua gim berikutnya. Meskipun sempat mencoba bangkit dan mengimbangi di set ketiga, konsistensi pasangan Inggris yang lebih solid hingga akhir set membuat mereka mampu mengantongi kemenangan 21-10, 21-18.

 

Unggulan lainnya yang juga ikut tersungkur adalah ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (5). Menghadapi pasangan muda Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim So Young, Chan/Goh terlihat kurang tenang dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri saat terburu-buru mengembalikan bola. Meskipun sempat mengamankan gim kedua dengan menguatkan mental, Chan/Goh akhirnya menyerah usai berjibaku selama lebih dari 1 jam, 15-21, 22-20, 18-21.

 

Kemenangan tak terduga duo Kim juga nyaris diikuti oleh wakil Korea Selatan lainnya, Lee Yong Dae/Shin Seung Chan. Solidnya pertahan dan serangan yang disajikan Lee/Shin membuat mereka unggul 21-19 atas unggulan ke-2, Xu Chen/Ma Jin. Meskipun menghadapi nama besar Xu/Ma, Shin yang merupakan juara dunia junior tahun 2012 ini terlihat berani mengadu netting di depan net serta bloking-bloking cepat atas pengembalian bola pasangan China. Sayangnya beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan Lee/Shin di titik nadir gim kedua serta antiklimaks permainan mereka di set ketiga membuat tandem masa depan Korea Selatan ini harus menyerah 18-21, 8-21 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: