Bulutangkismania's Weblog

Oktober 19, 2013

Denmark Open SS Premier 2013 : Joko, “Sony Kalah Cepat, Bola-bolanya Sudah Ketebak”

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 9:07 am

yonex-denmark-open-20131Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor tunggal, Sony Dwi Kuncoro akhirnya harus terhenti langkahnya di babak delapan besar turnamen Denmark Open SS Premier 2013 setelah tak mampu mengimbangi permainan cepat wakil Thailand. Sementara di sektor putri, kejutan berhasil diciptakan wakil Korea Selatan, Sung Ji Hyun (6).

 

Sempat mengimbangi permainan cepat Tanongsak Saensomboonsuk di gim pertama hingga kedudukan 12-12, tunggal Indonesia Sony Dwi Kuncoro tak mampu melanjutkan konsistensinya dan justru banyak berbuat kesalahan sendiri. Meskipun sempat memperkecil selisih angka 16-18, Tanongsak yang sudah mendominasi terlanjur sulit dibendung oleh Sony sehingga kemudian harus menyerah, 21-16.

 

Antiklimaks permainan Sony di gim kedua tak mampu membendung laju serangan demi serangan yang dilancarkan Tanongsak melalui smash-smash keras maupun olahan bola di depan net. Tunggal Thailand berperingkat 19 dunia tersebut langsung meluncur 16-5 dan tak terkejar saat bola-bola agresifnya terus menghujam lapangan Sony yang juga terlihat lebih defensif. Perolehan poin yang terlalu jauh akhirnya memaksa Sony untuk menyerah 11-21.

 

“Di gim pertama saat kedudukan 13-14, Sony banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Sony juga dari awal tampil kurang agresif,” ujar sang pelatih, Joko Suprianto kepada PBSI.

 

“Secara keseluruhan, pada pertandingan ini pergerakan Sony di lapangan kalah cepat dari Tanongsak. Banyak bola-bolanya yang sudah ketebak oleh lawan,” lanjut Joko.

 

Hasil ini sekaligus memupus peluang merah putih di sektor tunggal dan Tanongsak menjadi satu-satunya wakil non unggulan yang sukses melaju hingga empat besar. Lawan tunggal ke-2 Thailand ini berikutnya adalah unggulan ke-2, Chen Long yang berhasil lolos dari hadangan kompatriotnya, Chen Yuekun, 21-18, 21-17.

 

Semi final lainnya akan mempertemukan unggulan teratas, Lee Chong Wei dan pemain China, Du Pengyu (3). Lee harus berjibaku 3 gim selama 49 menit untuk menyingkirkan harapan tuan rumah, Jan O Jorgensen (5), 8-21, 21-18, 21-5. Bahkan di gim kedua Lee sempat tertinggal 3-9 dan 10-16 sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan dengan kualitas dan pengalamannya sebagai peringkat 1 dunia.

 

Ji Hyun Singkirkan Saina, Shixian Menang WO

 

Di sektor tunggal putri kembali terjadi kejutan saat unggulan ke-4, Saina Nehwal masih belum menemukan ritme terbaik permainannya dan kembali harus tersingkir dini. Menghadapi tunggal terbaik Korea Selatan, Sung Ji Hyun (6), Saina sempat menyajikan permainan ketat 3 gim sebelum akhirnya menyerah.

 

Sempat tetringgal di paruh awal gim pertama, Saina Nehwal (4) perlahan mampu menyamakan kedudukan dan akhirnya membalikkan keadaan saat menghadapi wakil Korea Selatan, Sung Ji Hyun. Tak hanya unggul dalam serangan, penempatan bola Saina yang akurat dan menyulitkan Sung membuatnya sukses menutup gim pertama, 21-13.

 

Pertandingan antara kedua pemain kembali berlangsung imbang hingga kedudukan 11-11 di gim kedua. Namun saat Saina tertinggal 12-14, 5 angka berturut-turut yang berhasil dikoleksi Sung menjadi momentum bagi pemain Korea Selatan tersebut untuk memaksakan rubber game. Meskipun Saina sempat memperkecil selisih angka 18-20, Sung tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada dan menematkan gim kedua lebih dulu, 21-18.

 

Kejar-kejaran poin dan saling memimpin dengan selisih 1-3 angka menjadi pertarungan berlangsung kian sengit antara kedua pemain. Reli-reli yang tersaji dengan saling berusaha menekan dan meminimalisir kesalahan sendiri, skor kedua pemain berlangsung imbang hingga 19-19. Sung yang bermain lebih tenang dan sabar akhirnya sukses meraih tiket semi final ketika memetik dua poin secara beruntun, 21-19.

 

“Saya merasakan ada sesuatu di lutut saya dan mulai terasa menyulitkan di sepanjang gim ketiga. Tapi itu tidak menjadi alasan sepenuhnya karena dia tampil lebih baik dari saya hari ini,” tutur Saina yang kekalahan ini merupakan perdana atas Sung.

 

Kemenangan Sung akan mempertemukannya dengan wakil China, Wang Shixian (5) yang mendapatkan kemenangan tanpa tanding atas kompatriotnya, Li Xuerui (1). Sementara itu empat besar lainnya akan mempertemukan tunggal China lainnya, Wang Yihan (5) dan unggulan ke-2, Ratchanok Intanon. Yihan unggul 21-17, 21-19 atas Bae Yeon Ju yang sebelumnya mampu membuat kejutan atas Juliane Schenk (3) sedangkan Intanon harus berpeluh 3 gim selama 68 menit untuk menjinakkan Eriko Hirose dalam laga alot, 24-22, 18-21, 21-12 (FEY).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: