Bulutangkismania's Weblog

Oktober 20, 2013

Denmark Open SS Premier 2013 : Liliyana, “Tadi Kami Main Bersih, Jarang Mati Sendiri”

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 9:41 am

yonex-denmark-open-20131Duet ganda campuran Tontowi/Liliyana (3) berhasil mengulang prestasi mereka atas kolaborasi China, Xu Chen/Ma Jin (2) dan melenggang ke babak final. Sementara itu harapan tuan rumah, Joachim/Christinna (4) tak mampu meredam perlawanan wakil tirai bambu lainnya, Zhang Nan/Zhao Yunlei (1) dan menyerah dalam laga dua gim.

 

Tampil dengan ketenangan yang luar biasa dan minim kesalahan sendiri membuat duo merah putih Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir (ToLyn) yang menempati unggulan ke-3 berhasil mengontrol pertandingan dan mendominasi perolehan poin atas wakil China, Xu Chen/Ma Jin (2). Pada gim pertama, kedua pasangan lebih banyak saling berduel di depan net. Penampilan ToLyn yang lebih solid dan terus berusaha menekan serta kesalahan beruntun yang dilakukan Xu Chen di depan net semakin menyulitkan ganda China untuk mengembangkan permainan mereka. ToLyn unggul 11-7 sebelum jeda interval gim pertama.

 

Ketenangan ToLyn juga tak hanya berdampak pada serangan yang lebih kompak dan terarah tapi juga pertahanan yang baik saat balik di serang oleh Xu/Ma. Beberapa kali ditekan oleh smash-smash Xu, ToLyn senantiasa mampu mengembalikan bola dengan sempurna untuk kemudian balik menyerang. Paska jeda interval kedua pasangan tidak lagi berkutat dengan permainan cepat di depan net tapi lebih lebih berusaha membuka pertahanan dan beberapa kali beradu serangan smash-smash keras dan penempatan bola. Strategi ini efektif mengantarkan ToLyn memimpin jauh 19-10. Setelah berduel dengan bloking-bloking bola di depan net, penempatan Liliyana dari bola pengembalian defensifnya ke area baseline menutup gim pertama, 21-11.

 

Xu Chen yang didampingi oleh sang pelatih, Liu Yong dan Xie Zhongbo sempat mendapatkan peringatan keras dan suntikan motivasi agar bermain lebih baik dengan ritme mereka dan meminimalisir kesalahan sendiri. Namun memasuki awal gim kedua, Xu Chen masih tak mampu bermain efektif dan kembali melakukan unforced error dengan pengembalian yang terlalu melabar. Sementara itu ToLyn tetap sukses menjaga konsistensi pola permainan mereka seperti pada gim pertama dengan terus solid menyerang dan penempatan di area baseline setelah beberapa kali beradu cepat di area depan. ToLyn menutup jeda interval gim kedua, 11-8.

 

Penampilan gemilang Liliyana di depan net sangat membantu Tontowi untuk menekan Xu/Ma dengan smash-smash kerasnya. Serangan beruntun yang dilancarkan ToLyn kembali membuat mereka unggul 16-13. Bloking ToLyn yang baik serta bermain kompak di area depan net dan baseline membuat mereka terus memimpin hingga 20-14. Namun di titik ini China nyaris mendapatkan peluang ketika sukses mengoleksi 4 poin beruntun dari kesalahan mendasar ToLyn yang tampil kurang tenang.

 

Servis Liliyana yang tidak sampai, pengembalian drive Tontowi yang terburu-buru, smash beruntun Tontowi yang terlalu bernafsu dan akhirnya gagal melewati net serta netting Tontowi yang terlalu lemah menipiskan selisih poin menjadi 20-18. Beruntung ToLyn dapat segera kembali fokus dan akhirnya pengembalian Ma Jin yang terlalu datar dan gagal melewati net memastikan tiket semi final menjadi milik Indonesia, 21-18.

 

Kemenangan ini memperpanjang kedigjayaan ToLyn atas Xu/Ma setelah di dua pertemuan sebelumnya, Sudirman Cup 2013 dan BWF World Championships 2013, keduanya juga memetik kemenangan dalam laga tiga gim.

 

“Mungkin Xu/Ma kurang percaya diri karena dalam dua pertemuan terakhir selalu kalah dari Tontowi/Liliyana, apalagi keduanya adalah pertandingan penting dan skor pertemuan juga selalu diungguli Xu/Ma. Pada pertandingan tadi, Tontowi/Liliyana bermain bagus, rapi dan tidak terburu-buru. Liliyana juga selalu unggul di permainan depan, jadi Tontowi yang dibelakang lebih enak,” komentar sang pelatih, Nova Widianto seperti yang dilansir situs PBSI.

 

“Di gim kedua, Tontowi/Liliyana tidak mau mengadu permainan depan, mereka memperlambat tempo dan mengangkat bola ke belakang. Tontowi/Liliyana juga sabar sekali, tidak buru-buru menyerang. Kunci kemenangan mereka adalah ketenangan di lapangan, padahal biasanya kalau bola agak berat, mereka kewalahan menghadapi pasangan China ini,” lanjut Nova kemudian.

 

Sementara itu Liliyana sendiri menuturkan keyakinan saat memasuki lapangan berimbas besar pada dominasi permainan mereka hari ini. Liliyana juga mengakui lebih menikmati pertandingan hari ini.

 

“Tentunya kami makin percaya diri setelah pertemuan sebelumnya bisa menang dari Xu/Ma. Saat tadi memasuki lapangan, kami sudah merasa yakin dan ini terbawa ke permainan kami. Tadi kami bermain bersih, dan jarang mati-mati sendiri. Dibanding pertemuan sebelumnya, kami merasa bermain lebih enjoy,” papar Liliyana.

 

“Dari awal kami sudah punya strategi dan memegang kendali di lapangan, jadi Xu/Ma masuk dalam irama permainan kami. Selain itu, kemenangan di BWF World Championships 2013 lalu juga membuat kami makin percaya diri,” imbuh Tontowi.

 

Selanjutnya di laga pamungkas ToLyn akan menantang unggulan teratas, Zhang Nan/Zhao Yunlei yang sukses memetik kemenangan atas wakil tuan rumah, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (4). Sebenarnya tandem Denmark berpeluang untuk memenangkan gim pertama ketika mampu mengimbangi permainan duo Z bahkan beberapa kali unggul dalam perolehan poin. Bola-bola unik Joachim terbukti ampuh menyulitkan pasangan China namun sayangnya kesalahan beruntun duet Denmark khususnya di poin-poin kritis menyulitkan mereka untuk konsisten menekan Zhang/Zhao yang memang tampil dominan khususnya di area depan net.

 

Tertinggal 18-21 di gim pertama, Joachim/Christinna kembali bermain di bawah tekanan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Zhang/Zhao untuk memegang kendali permainan termasuk saat menempatkan pengembalian yang sulit dijangkau. Joachim/Christinna kembali menyerah 15-21 dan memupus peluang ke babak final (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: