Bulutangkismania's Weblog

Oktober 27, 2013

French Open SS 2013 : Kalah Permainan Depan, Greysia/Nitya Tersingkir

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 1:21 pm

French Open 2013Tak seperti pada laga sebelumnya dimana duo merah putih mengandalkan pertahanan rapat dan counter attack lob-lob serang, kali ini pasangan Indonesia lebih terbawa pada ritme cepat pasangan China yang memang lebih efektif dalam menekan di bola-bola depan. Sempat balik menyerang dan beberapa kali membuka peluang dengan menyamakan kedudukan, Greysia/Nitya akhirnya harus menelan pil pahit kalah menyesakkan dalam laga rubber game.

 

Sukses membuat kejutan terbesar dengan menumbangkan ganda nomor satu dunia, Wang Xiaoli/YU Yang (1) di laga sebelumnya, duo srikandi Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari kembali menjajal wakil China lainnya, Bao Yixin/Tang Jinhua. Tidak seperti pada strategi di laga sebelumnya dimana Greysia/Nitya berani mengadu lob-lob serang dalam laga reli sambil menunggu momentum yang tepat, kali ini keduanya lebih sering mengandalkan permainan cepat dan menekan di area depan dengan sesekali melakukan reli-reli panjang.

 

Kesalahan beruntun ganda Indonesia membuka keunggulan China di gim pertama 4-0. Reli-reli khas Greysia/Nitya baru tersaji kemudian yang ditutup dengan pengembalian Tang Jinhua yang membentur net. Greysia/Nitya terus berusaha menguntit perolehan angka Bao/Tang hingga 9-7 dengan memanfaatkan kesalahan sendiri Tang dan permainan cegatan di depan net. Cara ini meskipun berhasil namun belum mampu mengungguli perolehan angka Bao/Tang karena sergapan China yang juga baik di depan net serta kesalahan sendiri bola-bola tanggung pasangan Indonesia.

 

Tertinggal jauh 13-7 hingga 16-12 dari kesalahan sendiri Greysia/Nitya dan bola tanggung di atas net hingga smash Bao yang gagal diantisipasi ganda Indonesia, momentum untuk memenangkan gim pertama terbuka saat Greysia/Nitya meraih 6 angka beruntun dari penempatan tak terdug Greysia di area baseline, netting Nitya yang akurat, cegatan Greysia depan net, penempatan Nitya dan Greysia di sudut tak terjangkau serta cegatan Nitya setelah beradu drive di depan net.

 

Pertahan Greysia yang kurang sempurna saat meengantisipasi smash pasangan China membuat kedudukan kembali imbang di angka 18. Serobotan Tang yang gagal melewati net yang dibalas dengan pengembalian Nitya yang terlalu melebar kian mendebarkan kedua pasangan, 19-19. Dua pengembalian yang melebar Tang Jinhua dari smash beruntun Greysia serta lob serang pasangan Indonesia memastikan gim pertama menjadi miliki Greysia/Nitya, 21-19.

 

Entah karena faktor stamina paska bermain agresif dengan jumping smash dan serangan keras beruntun atau memang ingin berkonsentrasi di gim ketiga, Greysia/Nitya terlihat sengaja melepas set kedua dengan banyaknya kesalahan sendiri yang begitu mudah baik di depan net maupun pengembalian yang melebar. Kesempatan emas ini tak disia-siakan oleh Bao/Tang yang terus berusaha menekan di area depan. Unggul jauh 9-2 hingga meluncur 14-7 yang diantaranya juga diraih dari beberapa bola tanggung Greysia, Bao/Tang akhirnya mengunci pasangan Indonesia 21-10 dengan 7 angka beruntun yang lagi-lagi diraih Bao/Tang dari pengembalian tak sempurna Greysia.

 

Paska kedudukan 7-7 di gim ketiga, Greysia/Nitya mulai kembali kesulitan meraih poin demi poin seperti pada awal gim pertama. Bao/Tang menutup jeda interval gim ketiga 11-8 dari duel cepat China di depan net serta beberapa kesalahan Nitya di depan net. Duet Bao/Tang mampu terus konsisten menjaga keunggulan mereka hingga 18-13 yang sebagian besar diraih dari tekanan-tekanan cepat China di depan net serta pengembalian tak sempurna Greysia.

 

Pengembalian tak terduga Greysia, antisipasi Bao yang melebar, smash beruntun Nitya, serta pertahanan Tang yang kurang solid saat balik diserang kembali membuka peluang bagi Indonesia saat berhasil menyamakan kedudukan di angka 19. Namun sayangnya skenario tidak berjalan sama seperti pada gim pertama. Pengembalian tanggung Greysia dari smash Tang serta antisipasi spekulatif Nitya dengan pukulan bakchand drop shotnya yang gagal melewati net memastikan tiket final menjadi milik Bao/Tang, 21-19.

 

China akhirnya memastikan gelar sektor ganda putri menjadi miliki mereka setalah pada pertandingan lainnya, perebut emas Olimpiade London 2012, Tian Qing/Zhao Yunlei (5) berhasil mematahkan perlawanan ganda Korea Selatan, Jang Ye Na/Kim So Young. Melalui pertarungan rubber game berdursi 1 jam, Tian/Zhao unggul 16-21, 21-17. 21-10 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: