Bulutangkismania's Weblog

November 15, 2013

China Open SS Premier 2013 : Hoon/Tan, Harapan Baru Publik Malaysia

Filed under: Turnamen — bulutangkismania @ 8:48 am

VICTOR China Open_110101Setelah beberapa tahun terakhir hanya bertumpu kepada duet senior, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (5), sang negeri jiran bisa sedikit berlega hati karena naiknya pamor pasangan muda Hoon Thien How/Tan We Kiong yang kembali membuat kejutan atas pasangan tangguh Korea. Indonesia sendiri akhirnya harus berlapang dada usai kekalahan sang wakil terakhir, kampiun French Open SS 2013, Markis Kido/Markus Fernaldi Gideon.

 

Duo Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Shin Baek Choel menjadi pasangan papan atas dunia ketiga yang berhasil ditaklukkan ganda Malaysia, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong dalam dua turnamen beruntun. Setelah sebelumnya mereka mempermalukan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong di babak perempat final French Open SS 2013 dengan dua gim langsung, selanjutnya giliran Mathias Boe/Carsten Morgensen (2) yang juga langsung mereka kandaskan dengan dua set pada laga turnamen ini di babak sebelumnya.

 

Kali ini meskipun harus berjibaku sedikit keras, konsistensi permainan Hoon/Tan membuat mereka kembali sanggup mengukir kejutan atas pasangan Korea Selatan lainnya, Ko Sung Hyun/Shin Baek Choel. Masih dengan pola yang sama seperti sebelumnya, pengembalian bola-bola tipis dan cepat di depan net untuk kemudian dieksekusi dengan smash-smash keras, Hoon/Tan langsung memimpin 9-4 dengan 7 poin beruntun di gim pertama. Momentum ini terus sukses dipelihara oleh jangoan Malaysia hingga penghujung set pertama dan mengunci Ko/Shin di angka 21-17.

 

Sempat lengah dan tampil kurang menekan di paruh akhir gim kedua, Hoon/Tan harus rela memberikan kemenangan kepada Ko/Shin 21-17. Namun di paruh akhir set ketiga, wakil Malaysia kembali konsisten memaksakan ritme permainan mereka dan kali ini lebih bervariatif dengan diselingi penempatan-penempatan bola di area tak terjangkau. Empat poin beruntun yang membuat mereka berbalik unggul 18-16 menjadi momentum kedua bagi Hoon/Tan untuk merebut kemenangan 21-18 dan memastikan diri ke babak delapan besar.

 

Langkah Hoon/Tan sayangnya tidak diikuti oleh senior mereka, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (5). Koo/Tan yang dijadwalkan akan bertemu dengan Hoon/Tan tak berhasil melewati hadangan tandem Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov yang berpostur tinggi besar. Meskipun Koo/Tan lebih diunggulkan, permainan yang kurang greget di poin-poin krusial gim pertama serta agresivitas yang menurun drastis di set kedua meskipun mahir dalam mengolah bola di depan net membuat ganda Malaysia harus rela mengubur impiannya untuk memastikan 1 tempat di semi final bagi negaranya.

 

Markis/Markus Tersisih

 

Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak 16 besar sektor ganda putra, Markis Kido/Markus Fernaldi Gideon tak mampu mempertahankan hegemoni mereka atas kampiun All England Open SS Premier 2013, Liu Xiaolong/Qiu Zihan (4). Tidak seperti pada pertemuan sebelumnya dimana duo M tampil dominan dengan serangan dan bola-bola cepat di depan net, kali ini permainan Markis/Markus terlihat lebih sulit berkembang.

 

Liu/Qiu nampaknya mampu belajar banyak dari kekalahan mereka sebelumnya. Untuk membendung agresivitas duo M, pasangan China terus berusaha untuk memutar balik posisi Markis dan Markus sehingga Kido lebih banyak berada di depan sedangkan Gideon di dorong dengan penempatan bola ke belakang. Strategi ini ternyata cukup efektif dan beberapa kali membuahkan poin bagi Liu/Qiu khususnya di angka-angka kritis.

 

Perolehan poin Markis/Markus yang unggul di sebagian besar gim pertama dan kedua, justru berbalik dipatahkan oleh Liu/Qiu ketika kesalahan beruntun di poin-poin krusial. Bahkan di gim kedua, duet China secara dramatis mampu memetik 7 poin secara berturut-turut. Tak mampu berbuat banyak dan larut dalam ritme permainan Liu/Qiu, sang garuda akhirnya menyerah 18-21, 17-21.

 

Sementara itu duel antara kolaborasi baru China dari dua tandem yang di ceraikan dan dipasangkan dengan partner yang berbeda akhirnya dimenangkan oleh Cai Yun/Chai Biao dalam laga dua gim kurang dari 30 menit. Fu Haifeng/Hong Wei yang biasanya tampil dominan dengan smash-smash keras mereka, tak mampu mengimbangi permainan cepat Cai/Chai di depan net dan beberapa kali gagal mengembalikan bola dengan sempurna. Tiket delapan besar untuk menantang Liu/Qiu diraih oleh Cai/Chai 21-12, 21-12 (FI).

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: